Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hadiri Peringatan Hari Jadi Nelayan Wana Segara Kertih Kedonganan,Wabup Suiasa Apresiasi Komitmen Nelayan Menjaga Lingkungan

Bali Tribune/ MANGROVE - Wabup Suiasa saat hadiri hari jadi kelompok nelayan Wana Segara Kertih Kedonganan di pelataran hutan mangrove pantai timur Kedonganan Kuta, Jumat (18/6).


balitribune.co.id | Mangupura  - Wakil Bupati Badung I Ketut Suiasa hadiri hari jadi ke-1 Kelompok Nelayan Wana Segara Kertih Kedonganan yang dilaksanakan di pelataran hutan mangrove pantai timur Kedonganan Kuta, Jumat (18/6). 
 
Turut hadir Anggota DPR RI IGN Alit Kesuma Kelakan, Camat Kuta Nyoman Rudiarta, Lurah Kedonganan Kadek Laksana, perwakilan dari Dinas Kehutanan Provinsi Bali, perwakilan dari DLHK Badung, dari Dinas Perikanan Badung, para anggota nelayan Wana Segara Kertih Kedonganan Kuta serta para nelayan setempat.
 
Wabup Suiasa mengucapkan selamat ulang tahun ke pertama untuk Kelompok Nelayan Wana Segara Kertih Kedonganan Kuta dengan melaksanakan berbagai kegiatan baik di bidang kehidupan bernelayan, penangkapan ikan laut dan bakti sosial dengan mengajak masyarakat setempat. 
 
Pemkab Badung akan selalu mendukung kegiatan krama pesisir dalam hal ini kelompok nelayan dalam ikut menghidupkan ekonomi kerakyatan untuk masyarakat nelayan sekitarnya. 
 
“Kami Pemerintah Kabupaten Badung sangat mengapresiasi dengan apa yang dilakukan kelompok nelayan di Kedonganan dalam menyikapi hidup di masa pandemi ini dengan terus bergerak mencari-celah memberikan edukasi untuk bergulirnya perekonomian hari ini dan untuk tahun ke depan. Tidak hanya memikirkan dari sisi ekonomi saja, namun para nelayan dengan kelompoknya serta masyarakat di sini juga memiliki komitmen yang kuat dan mulia dalam menjaga lingkungan, ini harus kita kawal dan jaga,” ujarnya.
 
Dalam pengembangan suatu wilayah, Wabup Suiasa juga mengajak peran serta dengan menggandeng semua pihak untuk menghidupkan kawasan pantai timur Kedonganan untuk menjadi kawasan destinasi wisata nelayan dan kehidupan mangrove. 
 
“Apa yang dilakukan kelompok nelayan Segara Kertih ini turut menjadi tonggak bagi bangkitnya ekonomi kerakyatan di tengah masyarakat pesisir di Kedongan ini,” jelasnya.
 
Pada kesempatan tersebut Wabup Suiasa memberikan dana motivasi sebesar Rp 5 juta kepada kelompok nelayan Wana Segara Kertih yang diterima langsung oleh Ketua Panitia. 
 
Ketua Panitia I Kadek Indra Wijaya melaporkan, kegiatan HUT yang mengambil tema "Meningkatkan Ekonomi Mikro di Tengah Pandemi Covid-19" ini bertujuan untuk mematik semangat dan memotivasi para nelayan serta masyarakat terus bergerak dan menjadikan kehidupan nelayan menjadi bagian penting dalam kehidupan bersama masyarakat. 
 
Dikatakan kelompok nelayan ini berdiri baru setahun sejak masuknya pandemi Covid-19, jika diibaratkan seperti bayi baru lahir dan masih perlu banyak belajar untuk pengembangannya. 
 
“Semua alat alat penangkapan ikan seperti perahu jaring dan kebutuhan kelompok nelayan di sini merupakan swadaya anggota kelompok nelayan Wana Segara Kertih. Kelompok ini anggotanya berlatar belakang orang-orang yang bergerak pada pariwisata, ekonomi, seniman dan masih banyak lagi. Keharmonisan anggota kelompok ini terlihat dari keanggotaannya, dilihat dari anak-anak, kaum muda dan para sepuh. Kita yang memang nelayan asli Kedonganan bercampur baur dalam bertukar pikiran dan saling belajar untuk kemajuan kelompok ini, maka anak-anak muda yang masuk dalam kelompok nelayan disini ingin menjaga warisan budaya nelayan dan menjaga keharmonisan ekosistem alam mangrove di timur Kedonganan,” jelasnya.
Dikatakan kelompok nelayan Wana Segara Kertih juga melaksanakan gotong royong bersih sampah plastik di areal mangrove dan pengembangan ekonomi mikro nelayan timur Kedonganan khususnya. 
 
“Selain itu untuk program kerja jangka panjang, kami berkeinginan menginvestasikan alam untuk anak cucu kita agar selalu bisa menjaga dan merawat warisan budaya nelayan yang bijak dengan tidak merusak alam dan menjaga alam lingkungannya, sampai akhirnya dikenal menjadi destinasi baru di wilayah timur Kedonganan, destinasi edukasi menjaga keharmonisan alam,” imbuhnya.   
wartawan
ANA
Category

OJK: SMPN 9 Denpasar Raih Penghargaan Sekolah Implementasi KEJAR Terbaik Nasional

balitribune.co.id | Denpasar - Menorehkan prestasi terbaik, SMP Negeri 9 Denpasar meraih penghargaan sebagai Sekolah Implementasi Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) Terbaik Nasional. Prestasi tersebut mendapat apresiasi dari Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Bali, Parjiman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kelelawar Bersarang di DPRD Gianyar, Sekretariat Undang Pawang

balitribune.co.id I Gianyar - Beragam upaya sudah dilakukan pihak sekretariat DPRD Gianyar untuk mengusir  ribuan kelelawar yang selama bertahun-tahun bersarang di Gedung DPRD.  Penyemprotan dan upacara kandas, kali   pawang kelelawar asal Banyuwangi,  Aan Sirojudi alias Abah Aan diundang khusus untuk mengusir kelelawar tanpa harus memusnahkannya.

Baca Selengkapnya icon click

Paceklik Air Bersih, Warga Gelumpang Sukawati Antre Air Tangki PAMTS Gianyar

balitribune.co.id I Gianyar - Musim kemarau diperparah dengan gangguan distribusi air bersih, melengkapi kesulitan warga di Banjar Gelumpang, Desa Sukawati, dalam beberapa hari terakhir. Pihak Perumda Air Minum Tirta Sanjiwani (PAMTS) Gianyar  mengakui ada gangguan karena pipa induk terkena keruk proyek jalan dan draenase. Untuk sementara, mobil tanki disiapkan dan wargapun terpaksa antre.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Begal di Jalur Denpasar-Gilimanuk, Polsek Seltim Intensifkan Patroli Malam

balitribune.co.id I Tabanan – Personel Polsek Selemadeg Timur (Seltim) sejak beberapa hari terakhir ini mengintensifkan patroli malam untuk mengantisipasi aksi begal dan kejahatan jalanan di sepanjang jalur nasional Denpasar-Gilimanuk.

Upaya pencegahan ini dilakukan untuk memastikan keselamatan para pengendara pribadi atau umum yang melintasi kawasan sepi tersebut pada dini hari.

Baca Selengkapnya icon click

Volume Sampah ke TPA Peh Turun Hingga 30 Ton Perhari

balitribune.co.id I Negara - Langkah tegas Pemerintah Kabupaten Jembrana dalam membatasi sampah organik ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh menunjukkan hasil signifikan. Volume sampah yang masuk ke TPA Peh mengalami penurunan drastis berkat peran aktif masyarakat dalam melakukan pemilahan sampah dari sumbernya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.