Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hampir Rampung, Pemkab Buleleng Gelar Upacara Melaspas RTH Taman Bung Karno

Bali Tribune / Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno hampir rampung dan di pelaspas, Sabtu (18/12)

balitribune.co.id | Singaraja - Setelah pengerjaan selama 7 Bulan, Pembangunan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Taman Bung Karno hampir mencapai rampung. Hanya ada beberapa pekerjaan kecil yang belum selesai. Untuk memperlancar pembangunan RTH Taman Bung Karno, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelar upacara melaspas RTH Taman Bung Karno yang terletak di Kelurahan Sukasada, Kecamatan Sukasada yang bertepatan pada hari raya agama hindu Purnama Kapitu, Sabtu (18/12).

Berbagai acara juga memeriahkan acara melaspas tersebut diantaranya pementasan tari rejang renteng, tari barong, dan juga tari bondres. Selain itu, pada kesempatan yang sama, Pemkab Buleleng memberikan piagam penghargaan kepada I Wayan Winten,S.Pd pemahat patung Singa Ambara Raja di RTH Taman Bung Karno. Dalam kesempatan itu, hadir Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana,ST didampingi Wakil Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra,Sp.OG dan Ketua DPRD Buleleng Gede Supriatna,SH serta dihadiri pula oleh Pimpinan SKPD lingkup Pemkab Buleleng. Dalam upacara melaspas ini dipuput oleh Ida Pandita Mpu Nabe Buda Natha Samyoga dari Gria Agung Santhi Karma Pancoran Panji Anom.

Lihat foto: Pementasan tari rejang rentang dalam upacara pemelaspasan RTH Bung Karno di Sukasada, Singaraja

Ditemui usai mengikuti persembahyangan, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST mengatakan, upacara melaspas ini merupakan salah satu kepercayaan agama hindu yang harus dilakukan sebelum RTH Taman Bung Karno beroperasi.

"Ini baru upacara melaspas saja, peresmiannya mungkin nanti kalau musim hujan sudah reda atau dekat dengan Hari Ulang Tahun Kota Singaraja, nanti kita akan undang Gubernur Bali, mungkin juga akan mengundang Ibu Megawati atau Ibu Puan Maharani," tuturnya.

Dirinya berpesan agar masyarakat Buleleng mau bekerjasama dengan Pemkab Buleleng dalam menjaga kelestarian RTH Taman Bung Karno.

Lihat foto: Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana, ST (kiri) di acara pemelaspasan RTH Bung Karno, Sabtu (18/12)

"Harapan saya semua elemen masyarakat ikut menjaga jangan sampai RTH Taman Bung Karno cepat rusak," harapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Gede Melandrat,SP mengatakan, ini dalah salah satu destinasi wisata nasional karena membawa nama Bung Karno. Dirinya menjelaskan, nama RTH Taman Bung Karno diambil karena Buleleng merupakan sejaraha dari Bung Karno. Dirinya menjelaskan, setelah upacara melaspas selesai, RTH Taman Bung Karno sudah bisa dinikmati oleh masyarakat.

"Ini memang belum diresmikan, namun secara adat budaya dan niskala kami sudah jalani sehingga masyarakat sudah bisa berkunjung kalau hanya sekedar jalan-jalan," ujarnya.

Masih kata Kadis Melandrat, selama belum ada regulasi, masyarakat yang berkunjung ke RTH Taman Bung Karno belum dikenai biaya apapun. Namun dirinya mengungkapkan, saat ini Pemkab Buleleng sedang mengkaji dan dan menyusun regulasi terkait biaya yang akan diterapkan di RTH Taman Bung Karno.

"Untuk sementara masih gratis, namun Pemkab Buleleng sudah menyusun regulasinya, dan juga melakukan penilaian terhadap seluruhnya termasuk parkir, stage, kios. Sehingga nanti saat Perda muncul tahun depan kita sudah siap," Pungkasnya.

wartawan
CHA
Category

Pariwisata Bali Sedang Hadapi Jeda Alami Tahunan Jelang Libur Nataru

balitribune.co.id | Mangupura - Dewan Pembina Indonesian Hotel General Manager Association (IHGMA) DPD Bali, Gede Ricky Sukarta menerangkan gambaran umum okupansi atau tingkat hunian kamar hotel di Bali menjelang libur akhir tahun. "Secara umum memang benar, menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru) ini kami melihat daily pick-up (angka pemesanan kamar yang masuk setiap hari) yang relatif lambat dibanding ekspektasi.

Baca Selengkapnya icon click

Mahakarya Bertema Alam Menggunakan Bahan Bekas Dipamerkan di Sudakara ArtSpace

balitribune.co.id | Denpasar - Seniman Bali asal Tejakula Kabupaten Buleleng, Nyoman Handi Yasa menghadirkan mahakarya seni yang unik dengan memanfaatkan bahan-bahan bekas pakai. Seni lukis yang menggunakan media dari kayu bekas dan ranting bekas salah satu upaya sang seniman menjaga lingkungan alam Bali ini tetap bersih. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Praktisi dan Akademisi Buleleng Bedah KUHAP Baru

balitribune.co.id | Singaraja – Sejumlah praktisi hukum dan akademisi membedah pemberlakuan  Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan KUHAP Nasional yang akan berlaku mulai 2 Januari 2026. Dalam acara yang dikemas diskusi panel bertajuk Menilik KUHP dan KUHAP Baru digelar di Aula Kampus Universitas Panji Sakti (Unipas) Singaraja, Jumat (19/12).

Baca Selengkapnya icon click

Kolaborasi Pansus TRAP dan Pemkab Tabanan Tegakkan Aturan, Fokus Sejahterakan Petani

balitribune.co.id | Denpasar - Panitia Khusus (Pansus) Tata Ruang, Perizinan, dan Aset (TRAP) DPRD Provinsi Bali menegaskan komitmennya menjaga kelestarian Kawasan Warisan Budaya Dunia (WBD) Subak Jatiluwih, Kabupaten Tabanan, dari berbagai pelanggaran tata ruang dan aktivitas yang berpotensi merusak lingkungan serta sistem irigasi tradisional Subak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

PERJAKA Bajra Shandi Ajak Lansia Hidup Sehat dan Bahagia

balitribune.co.id | Denpasar - Sebuah komunitas sosial bernama Perkumpulan Jalan Kaki (PERJAKA) Bajra Shandi, resmi berdiri pada 25 Juli 2025. Komunitas ini hadir sebagai ruang kebersamaan bagi warga senior, khususnya mereka yang berusia 55 tahun ke atas, untuk menjalani masa lanjut usia secara sehat, bahagia, dan harmonis.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.