Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hanya 40 Negara Sumbang Kontribusi Kunjungan

visa
Anak Agung Gede Yuniartha Putra

BALI TRIBUNE - Meski kebijakan bebas visa yang diberikan oleh Pemerintah Republik Indonesia membawa dampak signifikan terhadap kenaikan kunjungan wisatawan ke Pulau Dewata namun Kepala Dinas Pariwisata Daerah Bali, Anak Agung Gede Yuniartha Putra mengatakan jika free visa untuk wisatawan mancanegara (wisman) ini perlu untuk dievaluasi.

Menurutnya evaluasi tersebut untuk negara-negara yang tidak memberikan kontribusi peningkatan kedatangan wisman ke Bali dan Indonesia umumnya. Dia menceritakan saat bertemu dengan tim Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) di kantor GIPI Bali telah adanya pembicaraan agar bebas visa tersebut dievaluasi.

Pasalnya, banyak negara yang menikmati kebijakan bebas visa ini yang tidak memberikan kontribusinya kepada Indonesia. “Ada beberapa negara yang tercantum diberikan fasilitas bebas visa berwisata ke Tanah Air tetapi tidak berkontribusi,” beber Yuniartha, Kamis (4/1). Khusus Bali, kata dia, hanya ada sekitar 40 negara memberikan kontribusi kedatangan wisman.

Bebas visa ini memicu kenaikan yang cukup drastis terhadap kedatangan wisman pada tahun 2017 di antaranya Tiongkok hingga 50 persen lebih, India 48 persen, Korea Selatan 23 persen, Jerman 17 persen, Amerika Serikat 16 persen, Inggris 12 persen, Jepang 9 persen, Perancis 8,6 persen dan negara lainnya.

“Daftar negara yang masuk bebas visa kadang-kadang ada setahun cuma 1, 2, ada 5 warga negaranya yang ke Indonesia dan dilaporkan oleh imigrasi kepada Wantimpres. Lebih baik yang seperti itu di visakan saja. Jangan diberikan free yang seperti itu. Yang banyak masuk ke Indonesia itu layak diberi bebas visa,” papar Yuniartha.

Ditambahkannya, karena bebas visa tersebut ada beberapa warga negara asing (WNA) di Bali yang memanfaatkan ke hal-hal tidak semestinya seperti menjadi pengemis, pengamen dan tindakan negatif lainnya. Pihaknya berharap imigrasi memiliki data-data WNA yang akan masuk ke Indonesia.

“Jangan sembarangan orang dikasi masuk. Tim skrining sebelum masuk harus tahu orangnya yang akan masuk misalnya seperti fedofilia,” katanya. Dilanjutkan Yuniartha untuk menarik lebih banyak kunjungan wisman ke Bali dengan target 6,5 hingga 7 juta wisman pada 2018 ini, Kementerian Pariwisata RI akan memberikan dukungan dana promosi pariwisata senilai Rp 100 miliar.

“Uang itu tetap kementerian yang pegang. Cuma apa yang akan kita lakukan di sini sudah kita koordinasikan dengan industri pariwisata kita. Bisa untuk promosi keluar juga dengan tempatnya, dan ada promosi dalam negeri. Festival apapun yang dibuat akan dibiayai,” jelasnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Ketua WHDI Karangasem Ny. Anggreni Pandu Lagosa Hadiri Sosialisasi Peran Strategis di Bidang Publik

balitribune.co.id | Amlapuira - Ketua Wanita Hindu Dharma Indonesia (WHDI) Kabupaten Karangasem, Ny. Anggreni Pandu Lagosa, mengajak ibu-ibu di Karangasem untuk meningkatkan perannya. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri kegiatan sosialisasi yang digelar di Gedung MPP Karangasem pada Senin (10/11/2025) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hingga Oktober 2025 Bank BPD Bali Catat Kinerja Cemerlang

balitribune.co.id | Denpasar - Bank BPD Bali hingga Bulan Oktober 2025 kembali mencatatkan kinerja cemerlang di seluruh indikator utama, sebuah bukti efektivitas strategi bisnis yang diterapkan dengan pencapaian asset  Rp42,4 triliun, melampaui target yang dipatok sebesar Rp41,10 triliun  atau mencapai 103,13% dan mencatatkan pertumbuhan tahunan (YoY) sebesar 6,60% dibandingkan Oktober 2024 sebesar Rp39,76 triliun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Pelaku Perusakan Hutan Ditangkap Polsek Kintamani

balitribune.co.id | Bangli - Jajaran Polsek Kintamani  berhasil mengungkap kasus perusakan hutan di kawasan Banjar Dinas Pengejaran, Desa Pengejaran, Kecamatan Kintamani. Dalam kasus ini petugas  mengamankan tiga pelaku masing-masing berinisial KS (62), NL (54), dan WSW (33), semuanya warga setempat

Baca Selengkapnya icon click

Sudah Tiga Bulan Ditangkap Imigrasi Malaysia, Nasib PMI Asal Bangli Belum Jelas

balitribune.co.id | Bangli - Seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ni Luh Tina Yanti (37) asal Banjar/Kelurahan Kawan, Bangli diberitakan ditangkap pihak otoritas Malaysia. Pascaditangkap, pihak keluarga tidak bisa menghubungi Ni Luh Tina Yanti sejak tiga bulan terakhir. Diketahui jika Ni Luh Tina Yanti sampai bekerja ke Negeri Jiran ini atas ajakan rekannya berinisial S, yang sudah bertahun-tahun kerja di Malaysia.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.