Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hanya 7 Dokter Bersertifikat WIP di Indonesia

nyeri
Dr Ketut Ngurah Gunapriya Sp An, KIC, FIPP, CIPS

BALI TRIBUNE - Di Indonesia hanya terdapat tujuh dokter ahli di bidang manajemen nyeri yang mengantongi sertifikat dari World Institute of Pain (WIP). Ketujuh dokter tersebut, lima berpraktik di Jakarta, dan masing-masing satu dokter membuka praktik di Semarang dan Bandung.

Salah seorang dokter ahli nyeri putra Bali, yang berpraktik di Jakarta, Dr Ketut Ngurah Gunapriya Sp An, KIC, FIPP, CIPS, mengakui dibanding Negara lain di Asia Tenggara (ASEAN), jumlah dokter ahli nyeri ahli nyeri bersertifikat WIP di Indonesia tergolong sedikit.

“Indonesia itu sangat luas, hanya ada tujuh dokter ahli nyeri, sementara di Malaysia ada delapan dan di Singapura yang negaranya tak seluas Indonesia sudah punya enam dokter ahli nyeri bersertifikasi dari WIP,” ujar Dr Ketut Ngurah Gunapriya di sela-sela pembukaan Klinik Nyeri (Pain Clinic)  BIMC Siloam Nusa Dua, Rabu (22/11).

Dia berharap ke depan akan banyak lagi dokter-dokter di Indonesia yang mengantongi sertifikat WIP sehingga memiliki kompetensi terhadap penyakit nyeri. Ia menambahkan, penanganan penyakit nyeri saat ini ditangani oleh kolegium dokter ahli bedah saraf, dan anastesi.

Klinik nyeri BIMC merupakan fasilitas penanganan nyeri yang komprehensif yang ada di wilayah selatan Bali. Untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat Bali terhadap pelayanan kesehatan khususnya terapi nyeri, BIMC siloam melengkapi fasilitas ini dengan peralatan penunjang diagnostil yang modern dan tidak ketinggalan dukungan dari spesialisasi.

Kedatangan Dr Ketut Ngurah Gunapriya, Sp An, KIC, FIPP, CIPS ke BIMC Siloam sebagai pain consultant terapi intervensi nyeri. Ia didampingi dr. Cindy Henrietta Nasrani, M.Biomed, SpAn, spesialis anestesi dan nyeri BIMC Siloam Nusa Dua.

Tentang Pin Clinic BIMC Siloam Nusa Dua, Ngurah Gunapriya mengatakan itu merupakan pusat pelayanan yang dapat membantu penanganan berbagai jenis problema rasa nyeri baik akut maupun kronis dengan metoda pain management yang komprehensif atau menyeluruh.

“Beberapa kondisi yang dapat ditangani oleh tim spesialis nyeri di BlMC Pain Clinic antara lain adalah nyeri pinggang, nyeri lutut, arthritis, nyeri kepala kronis, nyeri leher, i sciatica, nyeri saraf dan CRPS,” jelasnya.

Sementara dr. Cindy menambahkan metoda yang digunakan dalam penanganan terhadap nyeri pada pasien meliputi diagnosis penyebab nyeri meliputi pemeriksaan fisik, pemeriksaan penunjang, diskusi dengan pasien mengenai keuntungan dan kerugian pilihan terapi, koordinasi perawatan multiprofesi melibatkan lebih dari satu orang dokter, tindakan intervensi dan terakhir monitoring perawatan lanjutan pasien.

“Metoda pain management dikoordinir oleh spesialis nyeri dan pada kondisi tertentu bisa mencakup pendekatan multidisiplin dari berbagai spesialisasi, misalnya spesialis bedah tulang, spesialis anestsi dan nyeri, spesialis neurologi dan spesialis rehabilitasi medis,” jelas dr Cindy.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Tips #Cari_Aman Berbelok di Persimpangan untuk Pengendara Sepeda Motor

balitribune.co.id | Denpasar – Berkendara dengan aman di persimpangan menjadi salah satu kunci utama dalam mengurangi risiko kecelakaan di jalan raya. Persimpangan merupakan titik pertemuan berbagai arus kendaraan sehingga membutuhkan kewaspadaan, teknik, serta kesiapan pengendara yang optimal.

Baca Selengkapnya icon click

United Indobali Tebar Hadiah, Menangkan 1 Unit Suzuki Fronx Hanya dengan Test Drive

balitribune.co.id | Denpasar - Main dealer Suzuki R4 wilayah Bali, PT United Indobali (UIB) terus mengelontorkan  program  memanjakan konsumen Bali. Terbaru UIB menghadirkan program test drive Suzuki Fronx berhadiah I unit Fronx  selama  periode 1 April- 30 Juni 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sinergi Berkelanjutan, BPJS Kesehatan dan Kejari Tabanan Perkuat Pengawalan Program JKN

balitribune.co.id I Tabanan - BPJS Kesehatan secara resmi memperbarui sinergi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Tabanan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Penanganan Masalah Hukum Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) pada Senin(13/4). Hal ini merupakan komitmen bersama dalam upaya meningkatkan kepatuhan peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) pada segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) Badan Usaha di Wilayah Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.