Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hanya Miliki Lima Konsultan, PLUT Ditarget Lahirkan Seribu Wirausaha Baru

Bali Tribune/ PLUT - Gedung PLUT Jembrana yang baru terbentuk sekitar lima bulan.
balitribune.co.id | Negara - Setelah terbentuk pada 2019 ini, Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) Jembrana dituntut mendorong tumbuhnya wirausaha baru serta pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) agar lebih berkembang. Dengan hanya lima konsultan pendamping, ditargetkan melahirkan 1000 wirausaha serta UMKM baru pada tahun 2020 mendatang. 
 
Kepala Dinas Koperasi Koperasi dan Usaha Kecil Menengah Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Jembrana I Komang Agus Adinata mengatakan setelah mulai beroprasi hampir lima bulan, PLUT Jembrana yang terletak di Jalan Ngurah Rai, Kelurahan Dauhwaru, Kecamatan Jembrana baru memiliki lima ornag konsultan pendamping. “Saat ini PLUT memiliki 5 konsultan pendamping, yaitu bidang Kelembagaan, SDM, Produksi, Pembiayaan dan Pemasaran,” ungkapnya.
 
Dengan mengandalkan lima konsultan aktif yang dimiliki saat ini, upaya menumbuhkan wirausaha baru aktif dilakukan melalui program start up, workshop dan pelatihan. Beberapa upaya diantaranya PLUT Jembrana dengan mengadakan program pendampingan di desa dan kelurahan, program lomba startup kewirausahaan serta workshop, konsultan PLUT aktif memberi pelatihan sesuai bidangnya masing masing,” ujarnya. 
 
Dukungan kepada wirausaha atau UMKM yang dilakukan oleh PLUT bentuknya kolaborasi. Selain itu juga sinergitas baik pengusaha besar dengan wirausaha baru (mikro). Kurun waktu lima bulan sejak aktif terbentuk, PLUT Jembrana sudah menyusun program baik jangka pendek maupun menengah. Program tersebut menurutnya juga untuk mengidentifikasi berbagai permasalahan yang dihadapi UMKM. Salah satunya pihaknya mengaku menyadari persoalan akses permodalan yang seringkali menjadi momok bagi wirausaha pemula untuk memulai sebuah usaha. “Program jangka pendek kita rutin melakukan pendampingan terhadap permasalahan yang dihadapi UKM. PLUT Jembrana juga telah memfasilitasi usaha mikro melalui perijinan baru melalui sistem OSS (Online single submisiion). Sedangkan jangka panjangnya kita targetkan UKM (mikro) Jembrana bisa berkembang dan naik kelas,” paparnya. 
 
Sementara Kepala Bidang Koperasi dan Usaha Kecil Menengah I Putu Eka Arta menyatakan PLUT ini sejak awal memang  tidak menyediakan modal bantuan. Menurutnya, terkait permodalan, PLUT hanya memberikan akses bagi wirausaha UMKM untuk mendapatkan modal dari lembaga keuangan. Begitupula dalam menciptakan wirausaha baru, diakuinya PLUT ini tidak bisa bekerja sendiri dan memerlukan dukungan lintas OPD maupun peran swasta. “Ke depan kita akan lakukan penjajakan dengan perbankan serta BUMN lainnya, sehingga lebih banyak pihak yang terlibat untuk mencetak seribu wirausaha serta UMKM baru,” tandasnya. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Wabup Tjok Surya Minta Petugas Jaga Kebersihan Pasar Rakyat

balitribune.co.id I Semarapura - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gede Surya Putra memberikan arahan sekaligus motivasi kepada para petugas pengelola Pasar Semarapura, Pasar Galiran, dan Pasar Kusamba untuk meningkatkan kedisiplinan dan integritas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat di ruang rapat Kantor Inspektorat Kabupaten Klungkung, Selasa (8/9/2026).   

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Payung Hukum Galian C Buleleng Makin Tegas, Tidak Ada Lagi Celah Penyalahgunaan Tata Ruang

balitribune.co.id I Singaraja - Aktivitas Galian C di Kabupaten Buleleng kini memiliki pijakan tata ruang yang lebih jelas. Setelah lama kerap dipersepsikan berada di wilayah abu-abu, sejumlah kawasan yang memiliki potensi pertambangan batuan telah ditetapkan melalui Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Buleleng Nomor 4 Tahun 2024 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Buleleng Tahun 2024–2044.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tiga Desa di Denpasar Rencanakan Gelar Pasar Murah LPG 3 Kg

balitribune.co.id I Denpasar - Sepekan terakhir  eceran LPG 3 kilogram di Denpasar sempat mengalami kelangkaan. Mengantisipasi hal tersebut terulang kembali, sejumlah desa di Denpasar menggelar pasar murah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Denpasar mencatat sudah ada 3 desa yang megajukan pelaksanaan pasar murah dengan mengglontorkan 100 tabung per harinya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.