Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hanya Satu Dusun Dapat Bantuan Stimulus Perumahan

Bali Tribune/ I Wayan Suastika.
Balitribune.co.id | Bangli - Dari sepuluh dusun di Desa Sulahan Kecamatan, Susut hanya dusun Sulahan saja yang mendapat bantuan stimulus perumahan swadaya (BSPS). Sementara untuk kabupaten Bangli mendapat kuota BSPS yang anggrannya dari APBN sebanyak 350 unit.
 
 Kepala Desa Sulahan I Gusti Made Dwi Adnayan Putra saat dikonfirmasi mengatakan untuk desa Sulahan mendapat bantuan BSPS sebanyak 25 unit.  Sementara Desa Sulahan terbagi menjadi sepuluh dusun/banjar meliputi Tanggahan Peken Tanggahan Gunung, Jalan Bau, Lumbuhan, Kikian, Kebon, Alis Bintang, Cekeng dan Bungkuan. “Untuk bantuan stimulus perumahan swadaya hanya menyasar dusun Sulahan saja sementara dusun lain tidak kebagian tahun ini,” ungkapnya, Senin (13/7).
 
Pihaknya  mengaku tidak tahu kenapa bantuan stimulus perumahan swdaya hanya turun di satu banjar. Tim verifikasi dari Dinas Pekerjaan Umum langsung membawa daftar penerima bantuan, kami tidak tahu kapan dan siapa yang mengajukan,” kelit  Gusti Made Dwi Adnyana Putra. Kata Gusti Dwi Adnyana Putra untuk proses masih tahap verifikasi dan untuk hasil verifikasi belum dikonfirmasikan ke desa.  
 
Kepala Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang Perumahan dan Kawasan Pemukiman I Wayan Suastika mengatakan untuk program BSPS merupakan program pusat lewat kementerian perumahan. Untuk tahun ini Bangli mendapat jatah 350 unit yang tersebar untuk empat kecamatan. Untuk Kecamatan Bangli peruntukanya bagi Desa Pengotan, Bunutin, Tamanbali dan Kelurahan Cempaga. Sedangkan Kecamatan Tembuku untuk Desa Bangbang, Jehem, dan Tembuku. Sementara Kecamatan Kintamani peruntukannya bagi Catur, Abuan, Bantang dan Sukawana dan untuk kecamatan Susut menyasar desa Selat, Sulahan dan Susut “Masing- masing desa mendapat jatah BSPS sebanyak 25 unit,” ungkap kadis asal Desa Bangbang, Tembuku ini.
 
Disinggung terkait calon penerima bantuan, pihaknya mengacu usulan yang datang dari masing-masing desa yang merupakan hasil dari validasi kepala Dusun. “Yang mengetahui kondisi masyarakatnya adalah Kadus dan mereka yang mengusulkan ke desa dan selanjutnya pihak desa menyampaikan ke dinas PU untuk selanjutnya dimasukkan ke dalam data base,” kata  Wayan Suastika.
 
Program BSPS menyasar masyarakat berpenghasilan rendah. Besaran bantuan BPSP yakni 17,5 juta yang peruntukanya 15 juta untuk bahan /material  dan 2,5 juta untuk ongkos. ”Program ini  hanya untuk rehab makanya dalam persyaratan  ada ketentuan tentang kesanggupan pemilik untuk berswadaya,” jelas Wayan Suastika. 
wartawan
Agung Samudra
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.