Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harapkan 2021 Bali Zona Hijau, Asita 1971 Bali Swab Pekerja BPW

Bali Tribune/PELANTIKAN - Konferensi pers usai pelantikan pengurus DPD Asita 1971 Bali periode 2020-2024
Balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Terpilih DPD Asosiasi Biro Perjalanan Wisata (Asita) 1971 Bali periode 2020-2024, I Putu Winastra mengakui ada beberapa program mendesak yang harus dikerjakan demi kepariwisataan di Bali pascapandemi Covid-19. Selain membenahi keanggotaan Asita 1971 Bali ia pun akan mengupdate legalitas DPD Asita 1971 Bali kepada pihak Kesbanglinmas dan instansi terkait. 
 
Begitu pula melakukan sosialisasi keabsahan organisasi pariwisata di bidang usaha perjalanan wisata ini kepada stakeholder kepariwisataan di Bali, dan meningkatkan kualitas koordinasi dan kolaborasi dengan instansi pemerintah, lembaga perwakilan negara asing, lembaga swasta/pelaku usaha di Bali.
 
Usai dilantik pada Selasa (29/12) ia mengatakan, akan memacu upaya sertifikasi biro perjalanan wisata (BPW) bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Usaha, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dalam melakukan verifikasi Clean, Healthy, Safety, Environment (CHSE).
 
Disamping mendorong kinerjabidang pemasaran, untuk membangkitkan semangat anggota maupun kinerjakepariwisataan Bali. Sedangkan yang darurat saat ini harus dilakukan adalah melakukan swab test untuk mendeteksi Covid-19 kepada pegawai BPW yang sudah buka dan siap melayani wisatawan dengan target 300 orang sekali swab test. 
 
"Didahulukan bagi travel atau biro perjalanan wisata yang sudah buka melayani wisatawan. Begitu nantinya Bali dibuka untuk border internasional, Bali aman dari virus. Awal tahun 2021 diharapkan Bali menjadi zona hijau untuk menumbuhkan kepercayaan calon wisatawan," ucap Winastra. 
 
Diungkapkannya, pada saat ini program darurat lainnya adalah melakukan verifikasi bagi ratusan travel agent di Bali untuk mendapatkan sertifikasi CHSE. Dimana hingga sekarang tercatat baru 78 anggota Asita yang terverifikasi CHSE. "Masih ada 300 lebih anggota yang perlu kita sertifikasi," sebutnya. 
 
Lanjut Winastra menjelaskan, di bidang pemasaran baik sektor inbound, outbound dan domestik berkolaborasidengan stakeholders kepariwisataan merancang program table top, roadshow, dan famtrips. Melakukan promosi bersama baik di dalam maupun di luar negeri ke negara-negara pemasok wisatawan asing dan atau kota - kota besar di Indonesia. Sebagai upaya meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan baik secara langsung dan virtual.
 
Tidak hanya itu, ia pun akan melakukan roadshow baik di dalam negeri (kota - kota besar di Indonesia) sebagaipemasok wisatawan Nusantara ke Bali maupun ke negara-negara pemasok wisman bekerja samadengan Pemda dan Kemenparekraf.
 
Dalam situasi sulit sebagai dampak ikutan pandemi Covid-19, Asita sebagai wadah himpunan perusahaan perjalanan Indonesia harus tetap melakukan pengembangan pasar, bersinergi dan berkolaborasi dengan program pemerintah serta stakeholder lainnya. 
 
"Kami tetap berkomitmen mempromosikan desa wisata berbasis masyarakat berdasarkan potensi obyek wisata, dan kesiapan masyarakatnya dan melakukan pendampingan terhadap desa wisata binaan baru Asita," katanya. 
 
Lanjut ia menyatakan, kepengurusan DPD Asita 1971 Bali berkomitmen tetap menyelenggarakan event Baliand Beyond Travel Fair (BBTF) baik secara virtual mau pun langsung. Dimana tahun ini yang merupakan tahun ke-7 BBTF tidak dapat diselenggarakan karena adanyapenerapan protokol kesehatan Covid-19. Keputusan penundaan penyelenggaraan acara diinformasikan kepada seller dan buyer yang telah mendaftar serta diumumkan pada website, media sosial BBTF pada tanggal 1 April 2020.
 
Buyer/pembeli yang telah mendaftar 205 perusahaan berasal dari 42 negara dari target yang ditetapkan sebelumnya 330 perusahaan (50 negara). Sedangkan untuk seller/penjual yang telah mendaftar 72 perusahaaan dari target yang ditetapkan 260 perusahaan. PenyelenggaraanBBTF pada tahun 2021 akan diselenggarakan offline dan online dengan penyesuaian target peserta untuk buyer 260 perusahaan dan seller 182 perusahaan.
 
Pihaknya pun mendukung asosiasimerancang event berskala nasional dan international untuk sport, festival, weddingexpo dan atau event tematik lainnya guna meningkatkan kunjungan wisatawan paskapandemi. 
 
Ketua DEPETA DPD Asita 1971 Bali, I Ketut Jaman mengatakan Pemprov Bali gencar membuat jalan agar pariwisata bisa bangkit dan sedang disiapkan penguatan di berbagai bidang. Sehingga pariwisata  budaya Bali kuat, maka diperlukan asosiasi yang kuat pula salah satunya Asosisi Biro Perjalanan Wisata, PHRI dan pengelola daya tarik wisata. "Ini yang menjadi motornya sehingga harus solid dan kompak," ujarnya.
 
Disamping itu menurut Jaman diperlukan penguatan di bidang lingkungan, pelestarian sumber daya alam, budaya proteksi di bidang seni budaya berupa Perda dan Pergub sudah disiapkan terkait hal ini. "Akan disosialisasikan dengan Asita supaya sejalan dengan bisnis di biro perjalanan wisata supaya tidak menyimpang. Kami sudah memberikan kontribusi yang besar," katanya.
wartawan
Ayu Eka Agustini

KPK Dorong PAKSI Bali Perkuat Pendidikan Antikorupsi Berbasis Masyarakat

balitribune.co.id | Denpasar - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mendorong Forum Penyuluh Antikorupsi Provinsi Bali (PAKSI Bali) untuk terus memperkuat peran masyarakat dalam membangun budaya antikorupsi. Hal tersebut disampaikan dalam Sarasehan PAKSI Bali yang membahas capaian kegiatan, pengembangan forum, serta penguatan kolaborasi pendidikan antikorupsi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jalan Kakaktua-Pattimura Dikebut, Pemkab Buleleng Kucurkan Rp2 Miliar

balitribune.co.id | Singaraja - Keluhan warga soal jalan rusak dan banjir di kawasan padat Kota Singaraja mulai mendapat penanganan serius. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menggelontorkan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk merevitalisasi Jalan Kakaktua dan Jalan Pattimura, Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Optimis Target Pajak Tercapai, Bupati Badung Sampaikan Jawaban Pemerintah Atas Pandangan Fraksi DPRD

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menyampaikan Jawaban Pemerintah terhadap Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD mengenai Raperda Perubahan APBD Kabupaten Badung Tahun Anggaran 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

DPRD Badung Minta Pembahasan APBD Perubahan 2026 Utamakan Asas Manfaat untuk Rakyat

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, menegaskan bahwa seluruh proses pembahasan Ranperda APBD Perubahan Tahun 2026 telah berjalan sesuai dengan mekanisme dan tata tertib yang berlaku di DPRD Kabupaten Badung.

Baca Selengkapnya icon click

Kemarau Panjang, Produksi Padi Buleleng Diprediksi Anjlok hingga 30 Persen

balitribune.co.id | Singaraja - Kemarau panjang mulai menggerus sektor pertanian Kabupaten Buleleng. Debit air yang terus menurun, ditambah kondisi saluran irigasi tersier yang belum memadai, membuat target Indeks Pertanaman (IP) 3 atau tiga kali tanam dalam setahun terancam tidak tercapai.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.