Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Beras Melambung Tak Terbendung, Pemerintah Pusat Dinilai Gagal

Bali Tribune /GABAH - Harga beras melambung, Pemerintah Pusat diharapkan segera ambil langkah.


Balitribune.co.id | Gianyar - Jeritan masyarakat lantaran harga beras terus melambung dan hingga kini tidak terbendung, seakan terabaikan. Kondisi ini membuat kalangan dewa ikut geram lantaran kerap menjadi bulan-bulanan masyarakat saat menemui konstituennya.Ketua Komisi IIII DPRD Gianyar I Putu Gede Febriantara bahkan dengan tegas menyebutkan jika Pemerintah Pusat telah gagal namun justru pemerintah daerah kena getahnya. Ditemui, Senin (29/1/2024), politisi asal Peninjauan, Batuan, Gianyar ini mengakui jika keluhan masyarakat terhadap melambungnya harga beras kini sudah mencapai klimaknya.

Karena dalam beberapa tahun terakhir, harga beras terus merangkak naik dna seakan tidak ada upaya pemerintah untuk mengwndalikannya. "Ini domainnya di pemerinah pusat. Kita di daerah hanya bisa melakukan kontroling terhadap kelancaran disitribusi dan memastikan tidak ada pihak-pihak yang melakukan penimbunan atau yang lainnya," ungkap Febriantara.

Pihaknya sangat menyayangkan sikap abai dari pemerintah pusat. Padahal implikasi dari melambungnya harga beras ini akan merembet ke sektor lainnya. Belum lagi inflasi rupiah yang secara langsung akan mempengaruhi daya beli masyarakat. "Ini jelas ada salah kebijakan dari pemerintah pusat. Pemerintah harus segera mengambil tindakan ketika harga bahan pangan pokok dan strategis mengalami kenaikan. Hal itu perlu dilakukan agar masyarakat tidak semakin terbebani," keluhnya.

Diakuinya, di Bali khusunya di Gianyar, semua jenis beras kini mengalami kenaikan harga diatas rata-rata nasional. Adapun harga beras premium, kata dia, saat ini sudah menyentuh angka Rp 16 ribu per kilogram (Kg) untuk eceran. Sementara untuk berat 5 Kg, dijual seharga Rp 75 ribu. Sebelum harganya menyentuh Rp 16 ribu per Kg, beras premium ini dijual Rp 15 ribu per Kg.


Kenaikannya terus menerus di angka Rp 1.000 tidak terjadi pada beras premium saja, tapi beras lokal juga naik. Bahkan beras lokal kini menyentuh harga Rp 15 ribu untuk eceran satu kilogram.

Namun, disaat lonjakan harga beras ini, produksi beras di Kabupaten Gianyar tetap surflus, bahkan angkanya mencapai 30 ribu ton lebih. Kepala Dinas Ketahanan Pangan Gianyar Dewi Hariyani mengatakan, kenaikan harga beras tidak berdampak pada ketahanan pangan di Kabupaten Gianyar. Sebab Gianyar justru surflus beras di tahun 2023. "Beras kita surflus, untuk berapa data surflusnya, itu di Dinas Pertanian," ujarnya.

Mengenai harga beras saat ini sudah menyentuh angka Rp 15 ribu untuk beras lokal dan Rp 16 ribu untuk beras premium. Sementara HET hanya Rp 13.900. Dalihnya, Beras itu kan pasar bebas. "Mungkin ini karena pengaruh di tempat lain," ujarnya.

Jafung Produksi Pertanian Dinas Pertanian Gianyar Gusti Ayu Sugitarina Oka membenarkan bahwa produksi beras di Kabupaten Gianyar pada 2023 surflus 30 ribu ton. Terkait lonjakan harga beras di tengah kelebihan beras ini, ia mengatakan hal tersebut dikarenakan pengaruh pengepul luar Bali. Bahkan pengepul asal luar Bali ini disebutkan berani membeli gabah petani Gianyar dengan harga tinggi. Dimana HET nasional gabah sebesar Rp 6.300 per Kg, mereka berani membeli seharga Rp 7.400 per Kg.

wartawan
ATA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Monsun Asia Aktif Picu Angin Kencang dan Peningkatan Tinggi Gelombang, Pelaku Wisata Bahari Diimbau Waspada

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) dalam akun resminya, bmkgbali pada Rabu (21/1) mengimbau masyarakat Bali untuk tetap waspada potensi cuaca ekstrem tanggal 21-27 Januari 2026. Pada periode tersebut sebagian besar wilayah Bali sudah memasuki puncak musim hujan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dewan Bali: Raperda Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada BPD Bali Dapat Ditetapkan Menjadi Perda

balitribune.co.id | Denpasar - Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Bali menggelar Rapat Paripurna ke-26 Masa Persidangan II Tahun Sidang 2025-2026 dengan agenda Laporan Dewan terhadap Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Provinsi Bali Tentang Penambahan Penyertaan Modal Daerah Kepada Perseroan Terbatas Bank Pembangunan Daerah (BPD) Bali dan Sikap/Keputusan Dewan yang berlangsung di Ruang Rapat Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bal

Baca Selengkapnya icon click

Sinergi Bawaslu dan Diskominfosan Bangli Perketat Pengawasan di Ruang Siber

balitribune.co.id | Bangli - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Bangli resmi menjalin sinergi strategis dengan Dinas Komunikasi Informatika dan Persandian (Diskominfosan) Kabupaten Bangli. Kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) terkait Publikasi Pengawasan Partisipatif dalam Pemilu dan Pemilihan yang bertempat di Ruang Rapat Bawaslu Bangli, Rabu (21/1).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.