Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Cabai Meroket, Petani di Sukawati Justru Merugi

cabai
Tanaman cabai di Sukawati yang tiba-tiba layu dan mati

BALI TRIBUNE - Di saat harga cabai merangkak naik, petani cabai rawit  di Sukawati Gianyar justru merugi bahkan terancam gagal panen. Tanaman cabai rawit yang mereka harapkan memberikan berkah, malah diserang penyakit patek dan busuk batang. Kondisi ini diduga lantaran curah hujan dan kondisi cuaca yang tidak stabil dalam dua pekan terakhir.   Di lahan seluas 2.000 meter persegi, sebagian tanaman cabai milik Ni Made Sadri di  Subak Buluh, Desa  Guwang, Sukawati sekilas tampak segar dari kejauhan.  Namun kenyataan, Minggu (22/7), Made Sadri sibuk mencabuti tanaman cabai yang layu dan mengering kecokelat-cokelatan. Ketika disentuh, buah cabai langsung keropos, menyusut tak berisi. "Kalau pohon yang layu ini tidak segera dicabut, bisa menular ke pohon lain. Bisa sampai habis semuanya. Habis dicabut, pohonnya  nanti saya bakar supaya hamanya mati," ungkapnya. Berbagai macam cara sudah dilakukannya untuk menanggulangi tanaman cabainya ini,  namun hasilnya sia-sia. Disebutkan, hanya selang tiga hari kondisi tanaman yang awalnya sehat kini berubah layu dan membusuk. Akibatnya, hasil panen turun drastis dan tak sesuai harapan. “kebanyakan tanaman  cabai yang  berusia 4,5 bulan yang diserang. Padahal sudah mulai berbuah.  Kami harap ada solusi dari pemerintah agar penyakit layu ini tidak menular ke tanaman lainnya,” harapnya. Pekaseh Subak Buluh, Desa Guwang Sukawati, I Made Diarta, mengatakan luas lahan pertanian yang  ditanami cabai di wilayahnya mencapai 12 hektare dengan pola tanam sistem monokultur, tumpangsari dengan komoditas sayuran lainnya. Saat musim tertentu ditumpangsarikan dengan komoditas perkebunan tembakau. Kini, saat giliran tanaman cabai   justru diserang penyakit layu dan  mati. “Jika tidak tumpangsari, kami akan rugi banyak. Syukurnya  kami masih bisa mendapatkan hasil  drai panen  panen komuditas lainnya,“ imbuhnya. Anggota DPRD Bali asal desa setempat, I Nyoman Parta pun menyatkan keprihatinannya terhadap  musibah yang dialami petani cabai tersebut.  Saat dirinya mengecek langsung ke lahan cabai, jumlah tanaman yang layu cukup signifikan. “Akarnya busuk dan mengelupas saat saya cabut tanaman yang layu itu.  Saya tak tau pasti apakah karena jamur, bakteri atau virus. Petani bilang terserang patek,“ tambahnya. Parta sangat prihatin karena petani setempat sangat berharap dari hasil panen  cabai ini, karena saat musim ngaben sekarang harganya sangat menjanjikan. Namun karena sudah berbuah walaupun masih hijau, petani terpaksa memanen lebih  awal untuk  menghindari kerugian lebih besar. “Dinas Pertanian Gianyar, kami harap  segera mencarikan solusi terbaik sehingga petani tak dirugikan.  Kalau perlu, para ahlinya mengecek langsung ke lokasi agar penyebabnya diketahui,” harapnya.     Dihubungi terpisah, Kadis Pertanian Gianyar Made Raka mengatakan pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi untuk melakukan pengecekan. “Tim masih di lapangan untuk melakukan pengecekan. Saya belum menerima laporan hasilnya,” terangnya singkat.

wartawan
redaksi
Category

Lantik Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS Periode 2026–2031, Bupati Badung: Perumda MGS Harus Jadi Penopang Produksi dan Kesejahteraan Petani

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) mengambil sumpah jabatan dan melantik Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana (MGS) Kabupaten Badung periode 2026-2031, bertempat di Ruang Kriya Gosana, Puspem Badung, Selasa (27/1).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua Komisi III DPRD Badung Hadiri Pelantikan Direksi Perumda Pasar dan Pangan MGS

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua Komisi III DPRD Badung, Ir. I Made Ponda Wirawan, ST., menghadiri acara Pelantikan Direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Pasar dan Pangan Mangu Giri Sedana untuk masa jabatan 2026-2031. Kompiang Gede Pasek Wedha dipercaya sebagai Direktur Utama, sedangkan I Made Anjol Wiguna ditetapkan menjabat Direktur Umum Perumda Pasar dan Pangan MGS Badung.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel One, Solusi Terpadu Untuk Gaya Hidup Digital Masa Kini

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan pengalaman digital terbaik bagi pelanggan melalui Telkomsel One, layanan konvergensi yang mengintegrasikan konektivitas unggulan jaringan internet rumah IndiHome dan layanan mobile Telkomsel dalam satu layanan terpadu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampak Perencanaan Tak Matang, Proyek Tol Bali Barat Jalan di Tempat, Hak Ekonomi Warga Terhambat

balitribune.co.id | Negara - Keluhan masyarakat mengenai dampak belum matangnya perencanaan Proyek Strategis Nasional (PSN) Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi (Tol Jagat Kerthi) di wilayah Bali Barat segera menemui titik terang. 

Ribuan bidang tanah warga yang selama hampir tiga tahun terkunci dalam Penetapan Lokasi (Penlok) berpotensi dibuka blokirnya pada bulan depan.

Baca Selengkapnya icon click

TNI AL Tangkap Anggota Komcad Penjual Senpi dan Amunisi

balitribune.co.id | Denpasar - Untuk menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban wilayah dari ancaman peredaran senjata api (senpi) ilegal, Tim Gabungan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral)- V dan Pangkalan TNI AL (Lanal) Bali berhasil meringkus sekaligus mengamankan ASR, pria kelahiran Bandar Lampung, 6 Mei 1992, yang mengaku anggota Komponen Cadangan (Komcad).saat hendak menjual senpi yang ditawarkan seharga Rp35 juta.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.