Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Daging Ayam Melambung, Pedagang Mengeluh Sepi Pembeli

Bali Tribune / PEMBELI - Pedagang daging ayam di pasar Amlapura Timur, Karangasem mengeluh sepi pembeli

balitribune.co.id | Amlapura - Selama dua pekan terakhir ini, harga daging ayam ras di pasaran terus mengalami peningkatan yang cukup signifikan, bahkan sejumlah pedagang yang ditemui Bali Tribune di Pasar Amlapura Timur, Karangasem, Kamis (27/1) mengaku jika harga jual daging ayam tertinggi di Bali. Saat ini harga daging ayam ras atau broiler sudah mencap[ai Rp. 45.000 perkilonya.

“Naiknya bertahap pak, seribu, dua ribu, dan dari awalnya harganya Rp. 38.000 perkilo sekarang sudah sampai Rp. 45.000 perkilonya,” ujar Mariani, salah satu pedagang daging ayam di Pasar Amlapura. Dan kenaikan harga daging ayam ini menurutnya sangat keras dampaknya terhadap pedagang, dimana sejak harga daging ayam melambung tinggi, dia dan pedagang daging ayam lainnya jadi sepi pembeli lantaran banyak pelanggan mengurangi membeli daging ayam.

“Sebenarnya naiknya sudah terjadi sejak beberapa bulan lalu, tapi memang kan karena naiknya bertahap jadi baru terasa dampaknya sekarang. Pembelinya tambah sepi. Biasanya saya motong 100 ekor sehari sekarang paling banyak 40 ekor,” kesahnya.

Kenaikan harga daging ayam ini tidak terlepas dari kenaikan harga ayam pedaging atau ayam broiler hidup. Dimana sejak beberapa bulan lalu, harga ayam broiler hidup perekornya ditingkat distributor atau pemasok terus mengalami peningkatan. Sehingga mau tidak mau saudagar ayam istilah pedagang ayam terpaksa menaikkan harga jual daging ayam di pasar.

Hal senanda juga dikatakan pedagang daging ayam lainnya, Eka Yuliawati. Dia dan pedagang lainnya mengaku tidak mengerti kenapa harga ayam broiler hidup ditingkat distributor terus meningkat, padahal pasokan ayam relatif lancar dan cukup banyak. “Sama pak kami juga mengurangi motong ayam, ya karena sepi pembeli. Banyak pelanggan kami yang memang mengurangi beli daging ayam karena harganya mahal,” ungkapnya.

Dia dan pedagang lainnya berharap harga ayam broiler atau ayam pedaging hidup bisa segera turun, sehingga harga daging ayam dipasaran bisa segera stabil.

wartawan
AGS
Category

Kasus Gigitan Hewan Penular Rabies di Karangasem Meningkat Dua Kali Lipat

balitribune.co.id I Amlapura - Kasus gigitan Hewan Penular Rabies (HPR) di Kabupaten Karangasem mengalami peningkatan dua kali lipat dari tahun sebelumnya. 

Dinas Kesehatan Kabupaten Karangasem mencatat total kasus gigitan HPR utamanya anjing liar yang ditangani seluruh Posko Rabies Centre (PRC) yang ada di seluruh Puskesmas dan Rumah Sakit di Karangasem dari Bulan Januari hingga April 2026 mencapai 3.379 kasus gigitan.

Baca Selengkapnya icon click

Curi Bokor Perak, Wanita Asal Desa Sakti Nusa Penida Diciduk Polisi

balitribune.co.id I Semarapura - Tim Jalak Nusa Unit Reskrim Polsek Nusa Penida berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian barang-barang sakral berupa bokor, dulang, dan kapar yang terjadi di wilayah Desa Sakti, Kecamatan Nusa Penida, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Polres Klungkung Bubarkan Aksi Balap Liar di Pesinggahan

balitribune.co.id I Semarapura - Personel Polres Klungkung bersinergi dengan Polsek Dawan membubarkan aktivitas balap liar di Jalan Raya Pesinggahan, Kecamatan Dawan, Kabupaten Klungkung, Minggu (17/5/2026). Pembubaran dilakukan mengingat aktivitas balap liar tersebut telah membahayakan dan meresahkanmasyarakat. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Gus Par Tinjau Pasar Barat dan Timur Amlapura, Tegaskan Pentingnya Kebersihan dan Ketertiban Parkir

balitribune.co.id | Amlapura - Usai mengikuti kegiatan Car Free Day, Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata (Gus Par) turun langsung meninjau kondisi Pasar Barat dan Pasar Timur Amlapura, Minggu (17/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Kresna Budi Sebut Pansus TRAP Kebablasan

balitribune.co.id | Singaraja - Wakil Ketua DPRD Provinsi Bali, IGK Kresna Budi, melontarkan kritik tajam terhadap arah kerja Panitia Khusus Tata Ruang, Aset Daerah, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Aksi Pansus yang belakangan gencar menutup sejumlah unit usaha karena dinilai melanggar tata ruang, dianggapnya keliru karena belum menyentuh persoalan yang mendesak bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.