Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Daging Babi Melambung Hingga Rp. 100.000 Perkilo, Konsumsi Dikhawatirkan Turun

Bali Tribune / PETERNAK - Nampak salah satu peternak babi rumahan di Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Hari raya Galungan memang masih sekitar tiga bulan lagi yakni pada 14 April 2021 mendatang, hanya saja sejak beberapa pekan terakhir ini harga babi dan daging babi melambung tinggi. Dimana berdasarkan pantauan Bali Tribune di sejumlah pasar tradisional Karangasem termasuk Pasar Amlapura Timur, harga daging babi berkisar antara Rp. 85.000 hingga Rp. 100.000 perkilo.

 

Kenaikan harga daging babi di pasaran ini tidak hanya dikeluhkan oleh para pembeli, namun para pedagang Babi juga mulai was-was lantaran sejak harga daging babi melambung tinggi, permintaan daging babi dari konsumen atau pembeli malah mengalami penurunan yang cukup drastis.

Ni Wayan Putu, salah satu pengepul daging asal Dusun Abang Kelod, Desa Abang, Karangasem, Rabu (27/1/2021) menyampaikan jika harga daging babi mengalami kenaikan cukup signifikan sejak sepekan terakhir ini. “beberapa hari lalu harga perkilonya Rp. 70.000 terus sehari kemudian naik jadi Rp. 80.000 perkilo, nah sekarang informasinya sudah malah sampai Rp. 100.000 perkilonya,” sebutnya.

Namun untuk di pasaran disekitaran Kecamatan Abang, harga perkilonya dikisaran Rp. 80.000-85.000. "Harga memang melonjak, tapi penjualan kami tidak stabil. Kalau biasanya saya potong Babi yang berat 80 kilo sampai 200 kilo itu tiga hari sudah habis terjual, tapi sekarang jumlah pesanannya menurun drastis, bayangkan untuk yang berat 80 kilo saja dalam waktu dua hingga tiga hari ini juga belum habis terjual,” kesahnya.

Dipihak lain, seorang peternak babi asal desa setempat yakni I Nengah Adi juga membenarkan terkait lonjakan harga daging babi di pasaran, termasuk harga babi hidup siap potong. Dikatakannya, ada kemungkinan kenaikan harga daging babi dan babi hidup siap potong tersebut terjadi akibat berkurangnya jumlah populaasi babi di Bali, khususnya di Karangasem akibat serangan Virus ASF yang pernah terjadi beberapa bulan lalu.

Sejak merebaknya virus ASF pada babi, banyak Babi yang mati diseluruh penjuru wilayah Bali, khususnya di Karangasem. Dimana saat itu banyak babi dan indukan babi yang mati karena virus. Selain itu konsumen cendrung membeli daging Ayam.

"Sekarang bibit Babi harganya mencapai Rp. 1.200.000-1.300.000 perekor yang umurnya tiga bulan dan pastinya sudah lepas dari indukan," lontarnya, sembari menambahkan sejak terjadinya kelangkaan babi potong, banyak peternak yang kesulitan mencari bibit Babi karena peternak-peternak besar saat ini tidak banyak memiliki stok.

“Kalau mau cari, memang ya masih ada tapi harus mencari ke peternak rumahan saja, itupun paling hanya punya satu sampai dua ekor saja. Mereka yang pelihara indukan dirumahan itu sebenarnya salah satu bentuk upaya ketahanan ekonomi keluarga dimana istilahnya di bali "Ngubuh Bangkung angon sambilan" (Piara Babi indukan untuk sambilan) yang sewaktu-waktu bisa dijual untuk menutupi kebutuhan keluarga,” tutupnya.

wartawan
Husaen SS.
Category

Urgensi Armada Damkar di Kintamani untuk Pangkas Waktu Tanggap Kebakaran

balitribune.co.id | Bangli - Wacana penempatan armada mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) di Kecamatan Kintamani telah berembus sejak sepuluh tahun terakhir. Meski demikian, hingga saat ini penempatan armada tersebut belum juga terealisasi.

Padahal, potensi terjadinya kebakaran di wilayah Kintamani tergolong cukup tinggi. Berdasarkan data setempat, tercatat sebanyak empat kasus kebakaran terjadi sejak Agustus hingga pertengahan September.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Cabut Izin Usaha BPR Pasarraya Kuta, LPS Siapkan Proses Likuidasi

balitribune.co.id | Mangupura - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi mencabut izin usaha PT Bank Perekonomian Rakyat (BPR) Pasarraya Kuta setelah bank tersebut dinilai tidak mampu mengatasi persoalan permodalan dan likuiditas. Hal ini diungkapkan OJK melalui siaran persnya, Jumat (18/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Membuat Surat Palsu, Polisi Tahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan Kementerian ATR I Made Daging 

balitribune.co.id | Denpasar - Tidak lama berselang setelah KPK menahan Dirjen Lampri Kementerian ATR/BPN RI dan Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor, giliran penyidik Ditreskrimsus Polda Bali menahan Direktur Penanganan Sengketa Pertanahan di Kementerian ATR/BPN RI,  I Made Daging A.Ptnh., M.H. 

Baca Selengkapnya icon click

Overload Kasus Narkoba, Rutan Negara Digeledah

balitribune.co.id | Negara - Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Negara mengalami kelebihan kapasitas (overload) hingga hampir tiga kali lipat. Di tengah kondisi tersebut, petugas gabungan dari unsur Rutan, TNI, dan Polri menggelar penggeledahan mendadak di 14 kamar hunian warga binaan pemasyarakatan (WBP), Kamis (17/9/2026) pagi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Satu Keluarga di Jembrana Diteror Rabies

balitribune.co.id | Negara - Kasus gigitan anjing yang diduga terpapar rabies kembali meneror Kabupaten Jembrana. Kali ini, satu keluarga yang terdiri dari ibu dan dua anaknya di Lingkungan Anyar Sari, Kelurahan Baler Bale Agung, Kecamatan Negara, menjadi korban gigitan beruntun dari anak anjing peliharaan mereka sendiri.

Baca Selengkapnya icon click

Soal Usulan UMK Badung Rp5 Juta, Bupati Minta Jangan Grasa-Grusu

balitribune.co.id | Mangupura - Usulan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Badung dinaikkan menjadi Rp5 juta mulai mendapat perhatian serius Pemerintah Kabupaten Badung. Namun, angka tersebut belum serta-merta disetujui. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa menegaskan, usulan kenaikan upah harus diuji melalui kajian dan perhitungan yang matang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.