Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Kebutuhan Pokok Dikeluhkan, Dikoperindag Bilang Masih Wajar

Bali Tribune/ MELONJAK - Menjelang hari raya Galungan, harga sejumlah komoditas kebutuhan dapur kembali mengalami lonjakan.



balitribune.co.id | Negara - Di tengah lonjakan sejumlah harga komoditas kebutuhan pokok menjelang Galungan yang dikeluhkan warga, dinas terkait di Jembrana justru menilai kenaikan harga tersebut masih wajar. Masyarakat diminta tidak terlalu banyak membeli komoditas kebutuhan pokok.

Sedangkan pedagang berharap harga bisa distabilkan dari rantai distribusi, tidak sekadar menggelar pasar murah. Sebab, harga sejumlah kebutuhan pokok dipasaran kini kembali mengalami peningkatan yang signifikan. Bahkan terjadi lonjakang yang drastis dalam kurun waktu hanya sepekan. Tidak hanya dikeluhkan oleh konsumen, kondisi harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok ini juga menyulitkan pedagang eceran di pasar.

Seperti yang diungkapkan pedagang kelontong di sejumlah pasar di Jembrana, Minggu (29/5/2022). Salah seorang pedagang di Pasar Desa Adat Lelateng, Putu Eka Suadnyana (28) asal Lingkungan Menega, Kelurahan Dauhwaru Jembrana mengatakan lonjakan harga terjadi pada berbagai kebutuhan dapur sejak sepekan terakhir. “Cabai kecil awalnya Rp 25 ribu per kg dari dua hari lalu sudah jadi Rp 55 ribu. Cabe rawit dari Rp 30 ribu dari tiga hari jadi Rp 45 ribu. Lombok merah seminggu lalu Rp 38 ribu sekarang jadi Rp 50 ribu. Bawang seminggu lalu Rp 30 ribu sekrang Rp 36 ribu. Susah jualan karena pembeli sebagian besar eceran,” ungkapnya.

Ia mengaku harga tersebut dari distributor. Dari Jawa pasokan terganggu karena cuaca hujan, harga mengikuti harga di Jakarta. Produksi lokal Bali tidak mencukupi kebutuhan pasar. Begitupula minyak goreng, ia mengaku hanya menjual minyak goreng kemasan. “Jarang sekali dapat minyak curah, seminggu belum tentu dapat,” imbuhnya. Ia kini mengurangi stok dagangannya, “Sangat sulit jualan, pembeli menurun. Harga gonjang ganjing tidak berani stok banyak-banyak, paling banyak 5 kg apalagi bumbu cepat busuk,” tandasnya.

Pedagang di Pasar Impres Negara, Wayan Muliada (49) asal Melaya Pasar mengatakan harga telur mengalami lonjakan harga. “Selain lombok dan bawang, dari seminggu lalu harga telur naik. Dari Rp 1.300 sekarang Rp 1.700 per butir. Di Negara sebagian besar di pasok dari Tabanan. Sekarang kami susah jualan ngecer. Stok juga kami kurangi,” jelasnya. Ia juga mengaku jarang mendapatkan pasokan minyak gorang curah. “Yang curah sulit cari dan terbatas. Kalau yang kemasan stoknya aman tapi harganya lebih mahal,” tandasnya.

Begitupula yang diungkapkan Nengah sueni (56) asal Tuwed, Melaya. Pedagang bumbu di Pasar Umum Negara ini mengaku harga tomat sejak seminggu  dari Rp 5 ribu per kg kini jadi Rp 14 ribu per kg seminggu. “Permintaan merosot. Stok kami kurangi. Dari Jawa mahal karena belum pernah dapat pasokan dari local,” tegasnya.

Sementara Ni Made warni (70) Pedagang asal Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem berharap harga dari distributor distabilkan. “Jangan hanya pasar murah, tapi harga dari distributor yang harus diatur biar stabil,” tandasnya.

Kendati dikeluhkan masyarakat, namun Kepala Dinas Koperasi Perindustiran dan Perdagangan (Koperindag) Kabupaten Jembrana I Komang Agus Adinata justru mengatakan lonjakan harga tersebut masih dalam batas kewajaran dan meminta masyarakat membeli sesuai kebutuhan. “Kalaupun ada kenaikan beberapa komoditi, masih dalam batas kewajaran. Hari raya permintaan meningkat, masyarakat pasti mengeluh. Makanya kami sarankan jangan beli banyak-banyak, secukupnya saja karena kita (Jembrana) bukan produsen barang penting itu,” tandasnya.

wartawan
PAM
Category

Perkawinan Membawa Petaka, Istri Melahirkan, Suami Malah Laporkan ke Polisi

balitribune.co.id I Denpasar - Malang benar nasib seorang istri berinisial berinisial KC. Setelah hamil dan melahirkan anak, ia malah dilaporkan oleh suaminya berinisial RSL ke Polresta Denpasar dengan tuduhan tindak pidana penggelapan asal usul orang. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Klungkung Buka Kejurprov Catur Bali 2026, Tekankan Pembentukan Karakter Atlet

balitribune.co.id I Semarapura - Bupati Klungkung I Made Satria, resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Catur Bali Tahun 2026 di Gedung Balai Pesamuan Kerti Widya Mandala SMA Pariwisata Saraswati, Semarapura Tengah, Minggu (21/6/2026). Turnamen yang berlangsung selama tiga hari hingga 23 Juni mendatang ini diikuti oleh 281 atlet muda dari berbagai daerah di Bali.

Baca Selengkapnya icon click

Duta Gianyar Suguhkan Harmoni Tradisi dan Keanggunan Warisan Leluhur

balitribune.co.id I Gianyar - Langkah para model mulai menapaki panggung Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar, Minggu (21/6/2026) malam. Tepuk tangan penonton pun mengiringi kemunculan Duta Kabupaten Gianyar yang mendapat kehormatan sebagai penampil pertama dalam Parade Busana Adat Bali pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026. Duta Kabupaten Gianyar tampil mempersembahkan identitas budaya Kabupaten Gianyar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Temuan Warga Meninggal di Pantai Segara Wilis, Polisi Pastikan Tidak Ada Unsur Kekerasan

balitribune.co.id I Gianyar - Teka teki penyebab meninggalnya IPFG (43) di Pantai Segara Wilis, Desa Pering, Blahbatuh, akhirnya terungkap. Dari hasil pemeriksaan medis dan hasil olah TKP, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan kejanggalan lainnya atas meninggalnya Warga Banjar Palak, Keramas, Blahbatuh, Minggu (21/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.