Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harga Sembako di Jembrana Belum Stabil, Bumbu Dapur Melonjak

Bali Tribune/ BUMBU DAPUR - Komoditas kebutuhan pokok seperti bumbu dapur kini kembali mengalami lonjakan harga.
balitribune.co.id | Negara - Hingga kini harga sejumlah komoditas kebutuhan pokok di sejumlah pasar di Kabupaten Jembrana belum stabil. Bahkan beberapa pekan menjelang hari raya Galungan, harga sejumlah komoditas kembali melonjak. Seperti yang terjadi pada harga cabai dan bumbu dapur lainnya. Kondisi melonjaknya harga kebutuhan dapur ini juga dikeluhkan warga.
 
Harga cabai dan bumbu dapur lainnya di sejumlah pasar di Kabupaten Jembrana kembali mengalami kenaikan. Kenaikan harga cabai dan bumbu dapur lainnya kembali terjadi sejak beberapa minggu belakangan. Seperti harga cabai kecil hingga Senin (3/2) sudah mencapai Rp 85 ribu perkilogramnya. Lonjakan harga cabai ini terjadi secara bertahap dalam seminggu terakhir. Seminggu lalu harga cabai merah kecil bertengger di kisaran Rp 70 ribu per kilogram, lalu melonjak menjadi Rp 75 ribu per kilogram, dan Senin kemarin kembali melonjak menjadi Rp 85 ribu per kilogram.
 
Begitupula cabai merah besar Senin kemarin dijual di kisaran harga Rp 65 ribu rupiah perkilogram. Kenaikan harga juga terjadi pada komoditas kebutuhan pokok lainnya. Seperti bawang merah yang kini harga jualnya sudah menyentuh Rp 28 ribu per kilogramnya. Kenaikan harga yang paling mencolok terjadi pada harga jual bawang putih. Hingga Senin kemarin, harga bawang putih sudah mencapai Rp 50 ribu perkilogram. Harga bawang putih tersebut mengalami lonjakan hingga Rp 20 ribu dari harga sebelumnya yang hanya Rp 30 ribu perkilogram.
 
Menurut sejumlah pedagang sembako di Pasar Umum Negara, belum stabilnya harga sembako seperti kebutuhan dapur tersebut penyebabnya masih sama, yakni terbatasnya pasokan dari sejumlah wilayah di luar Bali, salah satunya dampak dari cuaca penghujan yang ektrem sehingga menyebabkan terganggunya produksi maupun distribusi ke pasar di Jembrana. Dengan harga yang belum stabil dan melonjak, kini pedagang mengaku tidak berani untuk menyetok komoditas bumbu dapur tersebut dalam jumlah yang banyak sehingga pasokan di tingkat pedagang di pasar saat ini terbatas.
 
Dengan harga yang melonjak hingga lebih dari 10 ribu tersebut, permintaan juga menurun. Sehingga pedagang tidak mau rugi akibat barang dagangan mereka tidak laku dan membusuk, sehingga pedagang kini juga membatasi persediaan. “Kalau lomboknya sekarang Rp 85 ribu yang biasanya hanya Rp 75. Bawang putih naik sekarang Rp 50 ribu dari sebelumnya Rp 30 ribu. Pembeli kalau biasanya beli sekilo sekarang setengah, kalau dulu setengah jadi seperempat. Kami juga harus mengurangi. Ini karena pasokan dari Jawa seret,” ujar Komang Suardana, pedagang di Pasar Umum Negara.
 
Melonjaknya harga kebutuhan dapur tersebut juga dikeluhkan oleh pembeli. Para konsumen di tingkat rumah tangga maupun usaha mengaku terpaksa mengurangi jumlah pembelian bumbu dapur. Salah satu alasan mereka adalah menghemat pengeluaran. Kini warga berharap harga sembako yang belum stabil ini disikapi oleh pemerintah terlebih akan memasuki hari raya Galungan. “Harganya mahal. Jadi mengurangi pembelian. Berharap biar turun harganya. Apabil menjelang Galungan banyak rahinan (hari raya rangkaian Galungan) sehingga kebutuhan pasti meningkat,” ujar Kadek Ayu. 
wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Sidang Kasus Dugaan Kekerasan Seksual terhadap Anak di Bawah Umur, Tim Kuasa Hukum Memohon Majelis Hakim Bebaskan Terdakwa

balitribune.co.id I Semarapura - Sidang dengan agenda pledoi atau pembelaan terdakwa dilaksanakan di Pengadilan Negeri Semarapura, Rabu (20/5/2026). Tim kuasa hukum terdakwa memohon majelis hakim membebaskan terdakwa dalam perkara tersebut. Mereka menilai banyak kejanggalan dalam perkara tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Langgar Parkir, Puluhan Kendaraan Kena Tilang Elektronik di Ubud

balitribune.co.id I Gianyar - Selain memberikan  teguran, kali ini tilang elektronik diberlakukan kepada pelanggar parkir di wilayah Ubud. Tindakan ini diambil Jajaran Polsek Ubud bersama tim gabungan dalam  upaya penertiban parkir untuk mengurai kemacetan lalu lintas di kawasan wisata Ubud, Kamis (21/5/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem Cek Langsung Ruas Jalan Penginyahan-Munti Desa dan Bantas-Br. Dukuh

balitribune.co.id I Amlapura - Keseriusan Pemerintah Kabupaten Karangasem dalam membangun infrastruktur yang berkualitas kembali ditunjukkan secara nyata. Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata turun langsung ke lapangan melakukan monitoring dan evaluasi (monev) pembangunan jalan, Rabu (20/5/2026), guna memastikan setiap pekerjaan berjalan sesuai rencana serta memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.