Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hari Ini, Pendaftaran Lomba Ogoh-Ogoh Ditutup

Bali Tribune/ Pengrupukan - Salah satu sekaa truna di Denpasar saat mengarak ogoh-ogoh saat malam pengrupukan hari suci Nyepi beberapa waktu lalu.

balitribune.co.id | Denpasar - Pendaftaran  lomba  Ogoh-ogoh Kota Denpasar dalam rangka menyemarakan Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1942,  dijadwalkan akan ditutup pada Kamis 5 Maret, hari ini. 
 
Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar IGN Bagus Mataram saat ditemui, Rabu (4/3), mengatakan jumlah peserta lomba yang telah masuk sebanyak 124 dari 4 kecamatan se -Kota Denpasar." Jumlah pendaftaran per hari Rabu 4 Maret 2020, sebanyak 124 Ogoh-ogoh, dan kemungkinan akan bertambah," kata Mataram. 
 
Mataram menyebutkan, ogoh-ogoh yang telah terdaftar  masing -masing Denpasar Selatan  26 peserta, Denpasar Timur  36 peserta, Denpasar Selatan  32 peserta dan Denpasar Barat 30 peserta. " Untuk hadiah, lomba ogoh-ogoh akan menetapkan dua nominasi di masing- masing kecamatan dan  berhak atas hadiah uang senilai Rp. 25 juta," tegas Mataram.
 
Sementara itu tahun ini, Sekaa Teruna secara langsung akan menerima bantuan   Rp 3,5 juta, dalam bentuk  kegiatan. Sebanyak 260 sekaa truna dibawah kelurahan dianggarkan melalui Dinas Kebudayaan Kota Denpasar sementara sebanyak 157 sekaa truna di bawah naungan Desa Dinas dianggarkan melalui dana desa. 
 
"Total sekaa Teruna di Kota Denpasar sebanyak  417 sekaa dan masing masing akan menerima bantuan Rp 3,5 juta. Baik yang dianggarkan melalui Dinas Kebudayaan maupun Dana Desa nilainya sama," ungkapnya. 
 
Dijelaskan, untuk seleksi penilaian akan mulai pad 16 hingga 19 Maret 2020 dilakukan oleh tim seleksi  Disbud Kota Dempasar dengan mengamati dan menilai masing- masing kecamatan mulai pukul 09.00. 
 
Mataram menegaskan bahwa Dinas kebudayaan Kota Denpasar komitmen melarang penggunaan Sound System dijadikan iringan mengarak ogoh- ogoh tahun ini.   Terkhusus di Denpasar, pawai ogoh- ogoh menjadi pusat perhatian masyarakat luas. 

 Pelarangan tersebut dilakukan untuk tetap melestarikan seni dan budaya di Kota Denpasar yang selama ini dalam pelaksanaannya menggunakan gamelan khas Bali.
 
"Kami di Denpasar sudah dari tahun-tahun sebelumnya sudah menyepakati terkait larangan menggunakan sound dan masyarakat setuju. Bahkan, hingga saat ini, walaupun ada pernyataan untuk bisa menggunakan sound system, namun Disbud Denpasar menyatakan tetap akan melarang sebagai bentuk kesepakatan bersama," katanya.

wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.