Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Harik Bawa Pulang Emas dari Kejuaraan Dunia

Komang Harik Adi Putra

BALI TRIBUNE - Pesilat putra andalan Indonesia asal Kota Denpasar, Komang Harik Adi Putra sukses memberikan emas bagi Indonesia di kejuaraan dunia yang berlangsung di Singapura belum lama ini. Peraih emas Asian Games 2018 ini mengalahkan pesilat asal Thailand di partai final hanya dalam waktu 20 detik. Sekum Pengprov Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Bali, Nyoman Yamadhiputra saat dihubungi Rabu (19/12) mengatakan, apa yang diraih Komang Harik ini tentu membuat bangsa ini bangga, terlebih secara khusus Bali sebagai asal Komang Harik. Dijelaskan Yamadhiputra, Komang Harik Adi Putra turun di kelas laga spesialisnya di kelas F. Sebelum ke final, di babak empat besar, Komang Harik mengalahkan pesilat asal Malaysia yang menjadi musuh bebuyutannya yakni Aldjufrie. Tapi, sebenarnya, sebelum melangkah ke semifinal, Komang Harik disebutkan sudah mendapat lawan kuat yakni pesilat tuan rumah yang statusnya merupakan juara dunia. "Jadi ini pertemuan yang kesekian kalinya Komang dengan lawan-lawannya di kelas F putra ini, terutama Aldjufrie dari Malaysia itu. Tapi, saya dari awal memang optimis Komang bisa mengatasi lawan-lawannya dan meraih emas," sebut Yama. Sambung pria yang juga Binpres KONI Bali ini, IPSI Bali tentu bangga memiliki pesilat tangguh seperti Komang Harik. Harapan pihaknya, mudah-mudahan Komang tetap menjaga performanya dalam dunia persilatan, sehingga dapat memberikan sumbangsih yang lebih banyak lagi bagi bangsa dan negara serta khususnya Bagi. Sebenarnya ada satu lagi pesilat asal Bali yang tampil di Singapura lalu. Dia adalah Komang Wahyu Rihartana asal Tabanan yang turun di kelas G putra. Sayangnya, Wahyu tak bisa mengikuti jejak Komang Harik karena kalah di babak penyisihan kedua.  "Tapi kami tetap mengapresiasi Komang dan Wahyu berkat perjuangan kepada negara. Wahyu baru pertama kali turun di kancah internasional. Dia hanya perlu lebih banyak pengalaman saja. Kalau teknik dan fisik, saya rasa tidak kalah dari lawannya," tandas Yamadhiputra.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Gemarikan Digencarkan, Stunting di Badung Masih Jadi PR

balitribune.co.id I Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menggencarkan program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) sebagai upaya menekan angka stunting. Kali ini, sebanyak 200 paket olahan ikan dibagikan kepada ibu hamil, balita, dan anak-anak berisiko stunting di Kelurahan Kuta, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Layanan Keliling PBB-P2 Permudah Warga Bayar Pajak

balitribune.co.id I Denpasar - Jelang Batas Akhir 31 Agustus, warga mulai sibuk mendaftarkan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2). Program layanan 'Jemput Bola' yang dilancarkan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Denpasar dinilai efektif dalam mempermudah masyarakat sekaligus mendukung optimalisasi penerimaan pajak daerah menjelang batas akhir pembayaran PBB-P2.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Imigrasi Singaraja Perketat Pengawasan WNA

balitribune.co.id I Singaraja - Kantor Imigrasi Kelas II TPI Singaraja terus meningkatkan pengawasan terhadap keberadaan dan kegiatan Warga Negara Asing (WNA) di wilayah kerjanya yang meliputi Kabupaten Buleleng, Jembrana, dan Karangasem. Langkah ini dilakukan melalui optimalisasi teknologi serta patroli lapangan secara intensif. 

Baca Selengkapnya icon click

Polisi Rekonstruksi Pembunuhan Mang Colik, Pelaku ANPP Tusuk Korban Sambil Mandi Bareng

balitribune.co.id I Semarapura - Polres Klungkung terus bergerak tuntaskan kasus pembunuhan Nyoman Cita alias Mang Colik yang sempat viral dan mengebohkan jagat maya Bali. Satreskrim Polres Klungkung bersama Kejaksaan Negeri Klungkung menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan berencana dengan tersangka berinisial ANPP, Selasa (21/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ribuan Kasus Gigitan HPR Terjadi di Gianyar, Pemkab Intensifkan Layanan Rabies Center

balitribune.co.id I Gianyar - Trend kasus gigitan hewan penular rabies (HPR) di Kabupaten Gianyar masih cukup tinggi. Dari data Dinas Kesehatan Kabupaten Gianyar yang diterima, Selasa (21/7/2026), selama Januari hingga Juni 2026 telah tercatat 4.545 kasus gigitan HPR yang terjadi di kabupaten dengan julukan gumi seni ini. Itu artinya, rata-rata kasus gigitan HPR di Gianyar mencapai 756 kasus per bulan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.