Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hasil Buruan dalam Seminggu, Polres Badung 214 Butir Ekstasi, Polresta 975 Pil Koplo

1). AKP Djoko Hariadi meperlihatkan barang bukti dan
2). AKBP Ruddi Setiawan saat memperlihatkan barang bukti

 BALI TRIBUNE -  Polres Badung dan Polresta Denpasar seakan berlomba dalam mengungkap narkoba. Dalam sepekan, Polres Badung menangkap 5 orang pelaku narkoba dengan barang bukti 214 butir ekstasi dan 36, 94 gram sabu.  Paling menarik, penangkapan terhadap dua residivis pengedar ekstasi, yakni tersangka Abdul Maman (23) dan Ketut Sosiawan (41) di Jalan Sidakarya Gang Dewata, Banjar Tengah, Sidakarya, Denpasar Selatan, Senin (18/11). Padahal mereka baru sebulan bebas dari Lapas Kerobokan. Dari tangan Maman, polisi mengamankan barang bukti 200 butir ekstasi dan 31, 37 gram sabhu. Sedangkan dari tangan Ketut polisi menyita 14 butir ekstasi dan 2,61 gram sabhu.  “Mereka ditangkap dalam kasus peredaran narkoba. Keduanya pengedar kelas kakap yang dikendalikan oleh salah satu napi di dalam Lapas” ungkap Kasat Narkoba Polres Badung AKP Djoko Hariadi, SH siang kemarin.  Penangkapan kedua tersangka berdasarkan laporan dari masyarakat, tentang peredaran ekstasi. Setelah dilakukan penyelidikan, akhirnya kedua tersangka digerebek di kosnya, Senin (18/11) pukul 20.00.  “Kalau diamati, pembungkus ekstasi itu sangat rapi seperti produk pabrik. Warnanya merah tua kecoklatan ada logo Omega berisi tulisan 50 e’ Omega,” terangnya. Kedua tersangka memiliki peran masing-masing. Tersangka Abdul Maman yang bekerja di salah satu Bar di Denpasar, bertugas mengambil paket ekstasi dan sabu-sabu (SS) dari bandarnya yang ada di LP. Sementara tersangka Ketut Sosiawan yang bekerja sebagai supir truk bertugas menempel di sejumlah tempat.  “Satu bungkus permen, berisi 50 butir ekstasi warna merah bercap Omega. Satu butir ektasi seharga Rp 500 ribu,” tuturnya. Tidak hanya itu saja. Anggota Resnarkoba Polres Badung juga menangkap tiga pengedar narkoba lainnya. Yakni Erwan Kurniawan (36), dibekuk di Perum Dalung Permai, Kerobokan Kaja, Badung, Rabu (14/11). Selamet Hutagaol (38), dibekuk di wilayah Kuta Utara, Badung, Rabu (14/11). Dan terakhir, Made Edi Susanto (29), ditangkap di Jalan Nangka Utara, Denpasar Utara, Kamis (15/11). “Seperti perintah Bapak Kapolda Bali, kami akan terus basmi dan perangi narkoba,” pungkasnya.  Polresta Denpasar  Sementara Sat Res Narkoba meringkus 11 orang pelaku narkoba dengan barang bukti sabu sebanyak 19.15 gram dan 975 butir pil koplo. Kapolresta Denpasar AKBP Ruddi Setiawan menyampaikan bahwa tersangka ini merupakan kurir di wilayah Denpasar dan Badung. Yang mengakui mendapatkan barangnya dari Lapas Kerobokan.  "Mereka ini adalah kurir dan masih kami lakukan pengembangan. Dari 9 kasus yang berbeda jaringan," ungkapnya. Para pelaku diantarannya tiga orang pengedar pil koplo Feby (23), David (28) dan Hendra (18) diringkus di Jalan Tukad Buaji Denpasar Selatan. Barang bukti tersebut didapatkan dari Banyuwangi dan dijual Rp 35 ribu per 10 butirnya. "Mereka kerja proyek dan sudah setahun mengedarkan," terang Ruddi. Tersangka kurir sabu yang lainnya diantaranya Anton (27) ditangkap di Jalan Raya Sesetan, Dana (49) di Jalan Suwung, Ismail (28) di Jalan Pura Demak, Zulfikar (23) di Jalan Pura Demak, Zuhadi (34) di Jalan Cargo, Aris Syaifulloh (25) di Jalan Pulau Ayu, Dodi (25) di Jalan Pulau Sita dan Hari Wisnu (30) di Jalan Raya Kunti.  Dari hasil introgasi, modus yang digunakan tersangka adalah dengan menempelkan paketan sabu. Modus ini diungkapkan memang umum dilakukan dalam transaksi narkoba. Usai dihadirkan di depan awak media, para tersangka ini diminta tidak mengulangi perbuatannya.  "Kami jerat pasal 112 ayat (1) UU nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika dengan hukuman paling lama 12 tahun penjara. Dan Pasal 197 UU nomor 36 tahun 2009 tentang kesehatan dengan hukuman paking lama 15 tahun penjara," pungkasnya.  

wartawan
redaksi
Category

Sensasi Berkendara Malam, Astra Motor Bali Gelar Vario EVO Night Ride

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali memperkuat kedekatan dengan komunitas Honda melalui kegiatan Vario EVO Night Ride, yang mengajak sebanyak 75 anggota komunitas Viber Bali dan Vario Matic House Bali merasakan langsung pengalaman berkendara bersama New Honda Vario EVO 160 di malam hari.

Baca Selengkapnya icon click

Kuasa Hukum Prajuru Pura Tangkas Koriagung Tunggu Itikad Baik Bendesa Adat Tangkas

balitribune.co.i | Semarapura - Polemik sanksi yang dijatuhkan Desa Adat Tangkas pada prajuru Pura Tangkas Koriagung, Diduga Penuhi Unsur Tindak Pemaksaan dengan menjatuhkan sanksi kesepekang. Di hadapan media, Kuasa Hukum Wayan Sumardika CS menyatakan siap tempuh jalur hukum terkait  pemberian sanksi adat terhadap lima prajuru Pura Pusat Kawitan Tangkas Kori Agung memasuki babak baru. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Zurich Entrepreneurship Program Bekali Keterampilan Wirausaha Masa Depan bagi 6 Ribuan Pelajar

balitribune.co.id | Jakarta - Di tengah meningkatnya kebutuhan akan keterampilan kewirausahaan hingga pemanfaatan teknologi digital, Zurich Indonesia, Z Zurich Foundation, dan Prestasi Junior Indonesia memperkuat dampak Zurich Entrepreneurship Program (ZEP) dengan membekali 6.125 siswa SMA dan SMK di sepuluh kota pada tahun ajaran 2026–2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tangani Inflasi, Pemkot Depasar Fokus Stabilkan Harga Pangan

balitribune.co.id | Denpasar - Wakil Wali Kota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa memimpin Rapat Teknis Penanganan Inflasi Kota Denpasar di Kantor Wali Kota Denpasar, Selasa (22/9/2026). Rapat tersebut digelar sebagai langkah konkret Pemerintah Kota Denpasar dalam menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi di daerah.

Baca Selengkapnya icon click

OJK Buka Jalan Demutualisasi Bursa Efek, Kepemilikan Saham Dibatasi 5 Persen

balitribune.co.id | Jakarta - Struktur kepemilikan Bursa Efek di Indonesia memasuki babak baru. Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menerbitkan Peraturan OJK Nomor 13 Tahun 2026 tentang Pemegang Saham Bursa Efek (POJK 13 Tahun 2026), yang menjadi dasar hukum pelaksanaan demutualisasi Bursa Efek.

Regulasi tersebut berlaku sejak diundangkan pada 17 September 2026. OJK menjelaskan penerbitan aturan itu melalui siaran pers, Senin (21/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.