Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hasilkan Komoditas Berkualitas Ekspor, Petani Kakau Jembrana Diminta Kembangkan Agrowisata

ekspor
DIMINTA - Petani kakau Jembrana yang telah menghasilkan produk berkualitas ekspor diminta mengembangkan potensi agro wisata.

BALI TRIBUNE - Selain diminta mempertahanakan kualitas dan meningkatkan kuantitas hasil panen, setelah masuk sebagai penghasil kakau berkualitas internasional, kini para patani coklat di Jembrana diminta mengembangkan kreatifitas untuk potensi wisata agro.

Wakil Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan saat Workshop ToC (Theory of Change) dalam rangka pelaksanaan Kegiatan Implementasi Program UTZ/Kakao Lestari di Kabupaten Jembrana bertempat di Hotel Jimbarwana, Kamis (7/12), menyatakan prestasi nasional dan Internasional yang diraih Kakao Jembrana ini merupakan perjalanan yang sangat panjang dari tahun 2011.

Wabup Kembang yang didampingi Anggota DPRD Kabupaten Jembrana, Ketut Suastika dan Putu Suegardana Cita dihadapan para petani coklat se-Jembrana mengatakan perjalanan panjang atas prestasi kakau Jembrana ini merupakan kolaborasi yang terjalin dengan baik antara Pemkab Jembrana bersama Yayasan Kalimajari dan Koperasi Kerta Samaya Samaniya. Bahkan orang nomor dua di Bumi Makepung Jembrana ini mengapresiasi salah satu sample petani coklat Made Sugandi berhasil meraih menyisihkan 166 sample dari 44 negara di Event Cocoa Excelence beberapa waktu lalu di Perancis.

Para petani kakau di Jembrana diharapkan agar tetap menjaga kualitas hasil panen dan selalu berusaha untuk meningkatkan kuantitas produksinya. Pada tahun ini petani coklat Jembrana telah berhasil mengirim 55 ton biji fermentasi dan harapannya jumlah ekspornya pada tahun depan harus bisa lebih ditingkatkan lagi. Selain itu pihaknya mengatakan negara lainnya akan ikut masuk menyusul buyer (pembeli) Internasional yang selama ini dari Perancis dan Jepang.

Wabup Kembang menyarankan agar para petani kebun ini mulai mengemas kebun coklatnya menjadi wisata agro. Sesuai pengalaman yang diperolehnya saat berkunjung ke negara lain yang selalu melihat pengolahan coklat yang berasal dari biji hingga produk turunannya. Sangat jarang ada yang mengkemas mulai dari pembibitan, menanam, hingga proses fermentasinya.

Kembang berharap dengan Workshop ToC (Theory of Change) semua komponen yang ada di Jembrana baik itu Pemkab, Yayasan Kalimajari, Koperasi Kerta Samaya Samaniya serta perbankan memiliki kesamaan mimpi yaitu untuk melestarikan kakao Jembrana.

Direktur Yayasan Kalimajari, Agung Widi didampingi Ketua Koperasi Kerta Samaya Samaniya Wiadnyana berharap semakin banyak subak abian di Jembrana yang mengikuti program kakao lestari. Dari 138 subak abian yang ada di Jembrana, program Kakau Lestari baru diikuti oleh 38 subak abian. Selain fokus pada volume hasil panen, menurutnya dengan program Kakau Lesatari kualitas kakaonya juga menjadi perhatian serius. Kakao Jembrana dikatakan memang berbeda dan berkualitas terbukti dengan diraihnya sejumlah penghargaan seperti sertifikat UTZ, Organic EU dari USDA.

Bahkan raihan prestasi kakau Jembrana yang mengagumkan dengan memperoleh penghargaan pada event Cocoa Excelence 2017 di Perancis beberapa waktu lalu. Pihaknya berharap masyarakat semakin bangga dengan keberadaan komoditas perkebunan berupa coklat Jembrana yang berkualitas ekspor. Pihaknya meminta para petani kakau tidak hanya memproduksi biji namun juga bisa menghasilkan produk turunannya.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Kejari Tabanan Geledah Kantor Diskes Terkait Dugaan Korupsi Minyak

balitribune.co.id I Tabanan - Tim penyidik dari Seksi Pidana Khusus (Pidsus) Kejari Tabanan melakukan penggeledahan di Kantor Dinas Kesehatan (Diskes) setempat pada Senin (10/8/2026). 

Penggeledahan ini dilakukan terkait adanya dugaan korupsi dalam pengelolaan anggaran belanja bahan bakar minyak (BBM), pelumas, serta makan minum tahun anggaran 2023-2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Terkait Aturan Belanja Pegawai Maksimal 30 Persen, Pemkab Tabanan Minta Kelonggaran

balitribune.co.id I Tabanan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan telah resmi mengajukan permohonan perpanjangan masa transisi terkait aturan batas maksimal belanja pegawai sebesar 30 persen kepada Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri).

Upaya ini dilakukan melalui surat resmi serta kajian teknis yang dikirimkan kepada Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah (Binakuda) untuk mengantisipasi dampak fiskal pada APBD 2027.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kabel Optik Semrawut, Kominfosanti Tegur Pemilik Jaringan

balitribune.co.id I Singaraja - Para  pemilik jaringan kabel optik atau internet di Buleleng kembali mendapat sorotan. Ini setelah beberapa kasus mencuat akibat keberadaan kabel yang terpasang sembarangan. Bahkan nyaris membuat celaka setelah pengendara sepeda motor terjatuh akibat lehernya terlilit kabel yang melintang di salah satu ruas jalan di Kota Singaraja.

Baca Selengkapnya icon click

Dua Website Pemkab Badung Diretas, Sempat Muncul Iklan Obat Aborsi dan Judi Online

balitribune.co.id I Mangupura - Dua website yang menggunakan subdomain resmi Pemerintah Kabupaten Badung mengalami serangan deface. Tampilan situs yang semestinya digunakan untuk menyajikan informasi pemerintahan justru diubah menjadi iklan obat aborsi dan judi online.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.