Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hendak Disembelih, Sapi Masuk Jurang

Proses evakuasi daging sapi yang disembelih di dasar jurang dilakukan secara estafet libatkan puluhan orang

BALI TRIBUNE - Di balik perayaan  Hari Raya Idul Adha di Masjid Agung Bangli, ada cerita menarik saat proses menyembelihan hewan kurban. Seekor sapi yang rencananya akan disembelih di arela masjid tersebut, saat akan dipindahkan dari kandang  menuju Masjid Agung  tiba-tiba sapi terlepas dan akhirnya terperosok ke jurang sedalam 60 meter. Setelah melalui berbagai pertimbangan, akhirnya sapi kurban tersebut disembelih di dasar jurang. I Nengah Widana (39) yang ditugaskan mengangkut sapi kurban, menyampaikan bila sapi milik I Gusti Giri itu ditempatkan di kadang yang ada di Lingkungan/Kelurahan Bebabang, Kecamatan Bangli. Sapi rencana dibawa menggunakan mobil pick up, kemudian saat akan dinaikkan mobil, sapi beringas. “Sapi diikat dengan tali saat dipapah sapi sempat terperosok ke parit namun berhasil diangkat, sedangkan saat mau dinaikkan ke mobil di pinggir jalan, sapi jadi beringas karena saat itu ada mobil lain yang kebetulan melintas,” ungkapnya Rabu (22/8). Karena tidak terkendali, sapi lari dan masuk areal persawahan  warga.  Selanjutnya Nengah Widana menghubungi pemilik sapi Gusti Giri. Setelah dicek kembali, sapi seberat hampir 350 kg tersebut tidak ada. Kemudian dibantu beberapa orang lainnya mencoba melakukan pencarian, jejak sapi berakhir di pinggir jurang. “Batas jejak di pinggir jurang, maka pencarian kami lakukan ke dasar jurang yang lokasinya di Dusun Gancan, Kelurahan Bebalang,” ujarnya. Setelah mengetahui posisi pasti sapi, puluhan orang dari jemaah Masjid Agung melakukan evakuasi. Lokasi yang cukup ekstrem dengan kedalaman 60 meter, proses evakuasi sulit dilakukan sehingga diputuskan sapi tersebut disembelih di dasar jurang.    Ketua Panitia Hari Besar Islam  di Bangli, Haji  Ahmad Yani mengatakan serangkaian  Hari  Raya Idul Adha  hewan kurban yang dipotong  yakni   8 ekor sapi  dan 23 ekor kambing. “Satu ekor sapi  adalah sumbangan dari Pemerinah Kabuapten Bangli,” ujarnya.  Terkait satu ekor sapi kurban harus dipotong di dasar jurang, Haji Ahmad Yani mengatakan proses penyembelihan terpaksa dilakukan di dasar jurang karena pertimbangan lokasi  jatuhnya hewan kurban  yang  tidak memungkinkan lagi mengangkat sapi berbobot 350 kg  dari dasar jurang. “Ini sifatnya darurat, kondisi sapi seharga Rp 15 juta masih sehat dan layak untuk hewan kurban,” ungkapnya. Pantauan di lokasi, sedikitnya ada 30 orang yang ikut melakukan evakuasi sapi kurban yang terjebak di dasar jurang. Sapi disembelih kemudian dadingnya dipotong-potong dan langsung dimasukkan dalam karung. Selanjutnya daging dalam karung dinaikkan dengan cara estafet. Medan yang terjal, jalan setapak yang kecil dan licin tidak mengurangi semangat jemaah dan panitia untuk melakukan evakuasi.

wartawan
Agung Samudra
Category

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menu Sate MBG Basi, Siswa di Dua SDN Karangasem Ogah Makan

balitribune.co.id | Amlapura - Nasi belum tanak serta lauk berupa sate basi membuat para siswa di dua Sekolah Dasar (SD) penerima manfaat MBG di Karangasem ogah memakannya pada Rabu (4/2) pagi. Dua SD yang menerima makanan basi tersebut masing-masing SD Negeri 5 Karangasem dan SD Negeri 1 Karangasem.

Baca Selengkapnya icon click

PT Sarana Buana Handara Tegaskan Taat Hukum dan Siap Lengkapi Dokumen yang Diminta DPRD Bali

balitribune.co.id | Denpasar - PT Sarana Buana Handara menegaskan komitmennya untuk taat hukum dan terbuka terhadap proses klarifikasi yang dilakukan Panitia Khusus Tata Ruang dan Alih Fungsi Lahan (Pansus TRAP) DPRD Bali. Hal itu disampaikan Direktur Utama PT Sarana Buana Handara, Aliza Salviandra, usai rapat dengar pendapat bersama Pansus TRAP DPRD Bali, Rabu (4/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.