Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hilang Semalaman, Rame Ditemukan Meninggal di Beji

Bali Tribune/ PENCARIAN – Warga lakauakan pencarian korbanI Ketut Rame pada Selasa malam (5/11/2024).

balitribune.co.id | Gianyar - Semalaman proses pencarian I Ketut Rame (70) akhirnya menuai hasil. Namun sayang, warga Banjar Bayad Kedisan, Tegallalang ini ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. Korban yang menghilang sejak sore sebelumnya saat menuju tegalan, didiuga tergelincir dan jatuh di areal Pura Beji setempat, Selasa (5/11/2024) malam.

Dari informasi yang diterima, Rabu (6/11/2024), Ketut Rame yangnkondisinyabsehat itu memang rutin pergi ke tegalan. Selasa sore, korban pergi dari rumah sekitar Pukul 14.00 wita. Namun hingga Pukul 18.00 wita korban belum pulang. Pihak keluarga pun mencari korban ke tegalan namun tidak ditemukan. Dengan bantuan petunjuk dari orang pintar, malam itu juga dilakukan pencarian bersama warga.

Hingga akhirnya, korban ditemukan diareal pura Beji Pesiraman Pura Penataran Gegelang Bayad. Saat ditemukan, korban sudah tidak bernyawa dengan sejumlah luka di tubuhnya. Oleh warga mayat korban malam itu juga dievakuasi ke runah korban.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gianyar I Gusti Ngurah Dibya Presasta, memrbnarkan telah menerima laporan hilangnya warga di Banjar bayad tersebut. Namun saat dilakukan koordinasi, pihaknya sudah menerima informasi jika korban sudah ditemukan. Dari keterangan yang diterima, korban diduga kuat tergelincir dari tebing diatas pura Beji. Kepala korban terbentur batu di pelataran pura. ata

wartawan
ATA
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.