Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hujan Beberapa Hari, Jembrana Tergenang Banjir

BANJIR - Sejumlah kawasan permukiman warga di Jembrana hingga Jumat (30/11), masih tergenang banjir

BALI TRIBUNE - Sejumlah lokasi di Jembrana hingga Jumat (30/11) masih tergenang banjir. Data yang diperoleh pada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jembrana, tercatat sedikitnya empat titik wilayah terendam banjir setelah hujan deras yang terjadi mulai Kamis (29/11) sore hingga Jumat dini hari.

Wilayah yang tergenang tersebut merupakan kawasan permukiman warga. Wilayah yang masih tergenang banjir sejak Selasa (27/11) malam yakni di sekitar Lingkungan Kelampuak, Kelurahan Tegal Cangkring, Mendoyo, wilayah Kampung Tinggi, Lingkungan Satria, Kelurahan Pendem, Jembrana, serta Dusun Munduk dan Dusun Kelapa Balian, Desa Pengambengan, Negara.

Genangan banjir yang paling parah terjadi di dua wilayah dusun, Desa Pengambangan. Puluhan rumah warga hingga Jumat kemarin masih tergenang air hingga setinggi paha orang dewasa, tergenang terjadi sejak hujan deras pada Selasa sore.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Jembrana I Ketut Eko Susila Artha Permana dikonfirmasi, Jumat kemarin, mengatakan pihaknya telah melakukan penanganan awal, dengan membersihkan sumbatan sampah maupun sedimentasi pada saluran drainase. Diakuinya air masih menggenangi di dua dusun, Desa Pengambengan kendati sudah saluran drainase dibersihkan dan dibuatkan saluran pembuangan ke pantai.

Pihaknya bersama dari Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Pemukiman (PUPRPKP) Jembrana setelah berkordinasi dengan pihak desa setempat, akhirnya pihak desa mendatangkan alat berat untuk membuat saluran pembuangan yang lebih lebar sehingga genangan banjir dipermukiman tersebut perlahan surut.

“Yang di Pengambengan memang agak sulit, karena di sana kawasan pesisir, saluran drainase banyak tertutup pasir. Saluran pembuangnya juga kecil. Jadi, untuk penangannya, dari desa menyewa alat berat untuk membuatkan saluran pembuangan yang lebih besar,” ungkap I Ketut Eko Susila Artha.

Dokatakannya, selain banjir, hujan seharian pada Kamis lalu juga menyebabkan sejumlah kejadian pohon tumbang. Bahkan, menurutnya, beberapa pohon tumbang di Jalur Nasional Denpasar-Gilimanuk sehingga sempat mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Ia menyebut ada tiga pohon tumbang di jalur lintas Jawa-Bali itu saat hujan Kamis yakni di wilayah Desa Pohsanten, Kecamatan Mendoyo, pada sekitar pukul 00.30 Wita, di depan Hotel Jati, Desa Kaliakah sekitar pukul 08.30 Wita dan di wilayah Banjar Sebual, Desa Dangin Tukadaya, Kecamatan Jembrana sekitar pukul 17.05 Wita. Sebelumnya saat hujan deras Selasa lalu juga ada dua kejadian pohon tumbang di jalan padat lalu lintas ini yakni di Banjar Pasar, Pekutatan dan Desa Mendoyo Dauh Tukad, Mendoyo.

Namun pihaknya memastikan dari total 6 kejadian pohon yang tumbang ke badan jalan tersebut, tidak ada yang sampai menimpa kendaraan dan orang sehingga tidak ada korban jiwa dan kerugian material. Agar arus lalu lintas yang sempat tersendata akibat pohon tumbang tersebut dapat kembali berjalan normal, pihaknya setelah mendapatkan laporan terkait pohon tumbang itu langsung turun melakukan penanganan dengan menerjunkan Tim Reaksi Cepat (TRC).

Menurutnya, pohon yang tumbang tersebut kondisi batangnya berukuran besar dan sudah lapuk. “Rata-rata pohon yang tumbang, itu karena kondisi batang sudah lapuk. Terus kejadian dahan pohon yang tumbang di Pohsanten, Kamis kemarin, selain faktor cuaca, dahannya tumbang karena sempat terseret truk,” tandas mantan Camat Pekutatan ini.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Investasi Buleleng Melonjak 328 Persen, Tembus Rp287 Miliar pada Triwulan II 2026

balitribune.co.id I Singaraja - Iklim investasi di Kabupaten Buleleng menunjukkan pertumbuhan yang signifikan pada pertengahan tahun 2026. Berdasarkan data Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Buleleng, Realisasi investasi di Kabupaten Buleleng pada Triwulan II Tahun 2026 menunjukkan peningkatan signifikan dengan nilai mencapai Rp287.017.403.738.

Baca Selengkapnya icon click

Prospek Kian Menjanjikan, Pemkab Bangli Targetkan Perluasan Kebun Kopi Kintamani hingga 350 Hektare

balitribune.co.id I Bangli - Prospek pasar yang terus membaik dan tingginya permintaan terhadap Kopi Arabika Kintamani mendorong Pemerintah Kabupaten Bangli menargetkan akan memperluas areal perkebunan kopi pada 2027. Melalui Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (PKP), perluasan kebun ditargetkan mencapai 350 hektar, meningkat dibandingkan realisasi perluasan pada 2026 yang mencapai 315 hektare.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sekda Suyasa Tekankan Disiplin dan Mental Juara bagi Calon Paskibraka Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Puluhan calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Buleleng mulai menjalani pemusatan latihan sebagai persiapan mengemban tugas pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus 2026 mendatang. 

Baca Selengkapnya icon click

BPR Bank Daerah Bangli Luncurkan Kredit Investasi Emas, Tawarkan Suku Bunga Promo 8 Persen

balitribune.co.id | Bangli - Di tengah kondisi perekonomian yang tidak menentu dan fluktuasi pasar keuangan, investasi emas kembali menjadi pilihan masyarakat untuk menjaga nilai aset. Terlebih, investasi emas kini tidak lagi identik dengan modal besar. Ruang ini dimanfaatkan oleh PT BPR Bank Daerah Bangli dengan meluncurkan program investasi emas.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Kemenag Bali Perkuat Sinergi Dorong Harmoni Umat dan Budaya Integritas

balitribune.co.id | Denpasar - Upaya membangun komunikasi publik yang terbuka, memperkuat kerukunan umat beragama, serta menumbuhkan budaya integritas, Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Provinsi Bali memperkuat kemitraan dengan insan media melalui kegiatan "Media Connect" 

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Klungkung Sebut Implementasi Perda Pengelolaan Rumah Kos Belum Optimal

balitribune.co.id I Semarapura - Implementasi Peraturan Daerah (Perda) tentang Pengelolaan Rumah Kos di Kabupaten Klungkung masih lemah. Lemahnya implementasi Perda tersebut dinilai berdampak pada belum optimalnya pendataan rumah kos sebagai dasar pengawasan penduduk nonpermanen. Dampaknya, banyak penduduk pendatang (duktang) di beberapa tempat kos yang tidak terdata. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.