Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hujan Deras Enam Jam Lebih, Jembrana Kembali Dilanda Banjir

Bali Tribune / BANJIR - Jembrana kembali dilanda banjir, pada Senin malam (20/9) yang menggenangi permukiman warga dan menyebabkan kerusakan infrastruktur.
balitribune.co.id | Negara - Hujan dengan intensitas tinggi pada Senin (20/9) sore menyebabkan musibah di sejumlah lokasi. Selain arus lalu lintas di jalur Jawa-Bali tersendat, musibah yang terjadi di permukiman warga menyebabkan kerusakan infrastruktur. 
 
Hujan mulai mengguyur wilayah Jembrana sekitar pukul 17.00 Wita. Berselang beberapa jam, terjadi peningkatan debit air. Luapan air sungai maupun drainase menyebabkan banjir. Arus lalu lintas di Jalur Nasional Denpasar-Gilimanuk tersendat beberapa jam lantaran banjir. Ruas jalan yang terendam banjir diantaranya Jalan Ngurah Rai, Jalan Sudirman, Banjar Sebual Desa Dangintukadaya, Jembrana hingga di Desa Pohsanten, Mendoyo serta di Tembles Desa Penyaringan. Tidak sedikit kendaraan yang mencoba menerobos luapan air namun gagal dan macet. 
 
Banjir juga menggenangi permukiman warga serta menyebabkan kerusakan infrastruktur. Keluhan Banjar Adat Sebual, I Wayan Wikrama Wardana mengatakan air Tukad Sebual meluap sekitar pukul 19.00 Wita. Air setinggi dada orang dewasa menyebabkan sejumlah bangunan rusak, termasuk tembok rumahnya yang jebol diterjang banjir, "meluap karena pintu airnya tidak dibuka. Satu banjar jadi kena banjir," ujarnya diamini sejumlah warga lainnya yang tengah melakukan evakuasi. Tukad Mendoyo juga meluap dan menggenangi Desa Pohsanten dan Mendoyo Dangin Tukad. 
 
Begitupula di Penyaringan, luapan saluran irigasi induk subak setempat menggenangi permukiman warga Banjar Anyar Tembles dan menyebabkan kerusakan infrastruktur. "Tinggi air ada sampai satu meter. Tembok rumah saya sampai jebol. Tumben banjir di sini. Luapannya dari pintu dam subak di utara. Ada ratusan rumah yang kena banjir ini" ujar warga setempat I Made Sutastra (58). Selain dilokasi tersebut, banjir juga menggenangi sejumlah titik permukiman di wilayah Baler Bale Agung, Kaliakah, Pendem Dauhwaru dan Yehembang. Beberapa objek yang juga tergenang seperti Kantor KPU Jembrana serta rumah jabatan Wakil Bupati Jembrana. 
 
Hujan deras juga menyebabkan tanah longsor di Banjar Munduk Kemoning, Desa Manistutu, Melaya. Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jembrana, I Putu Agus Artana Putra dikonfirmasi mengatakan pihaknya sudah langsung menerjunkan personil ke lokasi untuk melakukan evakuasi. Sedangkan hingga berita ini ditulis, masih dilakukan pendataan terhadap dampak hujan deras ini, "kami sudah terjunkan personil untuk penanganan dan membantu evakuasi dan masih kami data," ujarnya. Sedangkan hujan baru reda Selasa (21/9) sekitar pukul 01.00 Wita dan banjir surut secara perlahan.
 
wartawan
PAM
Category

Dishub Badung Uji Coba Rekayasa Lalin di Jalan Raya Taman dan Kayu Aya

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung melalui Dinas Perhubungan (Dishub) melakukan uji coba rekayasa lalu lintas satu arah di Jalan Raya Taman dan Jalan Kayu Aya, Rabu (25/2/2026).

Kepala Dishub Badung, Anak Agung Ngurah Rai Yuda Darma, menegaskan uji coba ini merupakan pengembangan perubahan arus lalu lintas dari wilayah Kerobokan Kelod yang kini diperluas ke Seminyak.

Baca Selengkapnya icon click

Kontrak Kini 5 Tahun, Kebijakan Bupati Karangasem Ini Kabar Gembira Bagi PPPK Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menetapkan masa perpanjangan kontrak Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Tenaga Kesehatan dan Tenaga Guru selama lima tahun. Kebijakan yang diputuskan Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, ini menjadi kabar gembira bagi para PPPK yang sebelumnya hanya memperoleh perpanjangan kontrak satu tahun.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tak Semua Laporan Terbukti, Panitia Luruskan Dugaan Pelanggaran Lomba Ogoh-Ogoh Badung

balitribune.co.id I Mangupura - Panitia Lomba Ogoh-Ogoh Kabupaten Badung menegaskan bahwa tidak seluruh laporan dugaan pelanggaran yang masuk terbukti kebenarannya. Hal tersebut terungkap dalam sesi klarifikasi terhadap sekaa teruna/yowana terlapor yang dilaksanakan di Dinas Kebudayaan, Puspem Badung, Rabu (25/2/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.