Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Hujan Lebat, Dua Bangunan di Desa Sibetan Tertimpa Longsor

Bali Tribune/ LONGSOR - Hujan lebat, dua bangunan di Desa Sibetan, Bebandem tertimpa longsor.




balitribune.co.id | Amlapura - Hujan lebat yang mengguyur sebagian besar wilayah di Kabupaten Karangasem memicu terjadinya longsor. Di Banjar Tengah, Desa Sibetan, Kecamatan Bebandem, Karangasem, bangunan dapur rumah milik warga berikut tempat parkir di sebelahnya tertimpa longsoran senderan bangunan Pura Paibon Pasek Gelgel yang berada di atasnya.

Longsor tersebut terjadi pada Selasa (14/6/2022) pagi. Sejumlah warga di lokasi kejadian mengaku jika sebelummya terjadi hujan lebat sejak dinihari, dan paginya sekitar pukul 05.00 Wita, warga dikejutkan dengan suara gemuruh yang disertai dengan getaran tanah. Khawatir dengan hal-hal yang tidak diinginkan, warga di lokasi kejadian langsung berhamburan keluar rumah. Dan benar saja senderan Pura Paibon setinggi 15 meter itu yang longsor dimana material longsorannya menimpa bangunan dapur dan tempat parkir ilik warga yang berada dibawahnya.

I Komang Bagus Yasa Wijaya, salah seorang warga di lokasi kejadian kepada media ini menyampaikan, saat kejadian untungnya tidak ada warga yang berada di bangunan dapur dan tempat parkir, sehingga tidak ada warga yang terluka. Namun hantaman material longsoran tersebut mengakibatkan tembok bangunan dapur dan bagian atapnya jembol dan rusak parah. “Sebelumnya hujan lebat dari dinihari, dan tadi paginya jam 5.00 wita senderan Pura Paibon longsor dan menimpa bangunan dibawahnya,” ungkap Yasa Wijaya.

Karena material longsoran juga menutupi akses jalan setapak yang sering dilalui warga, pihak kedesaan telah melaporkan kejadian tersebut ke BPBD Karangasem. “Tadi sudah ada petugas dari BPBD Karangasem yang datang ke lokasi kejadian untuk mengecek, tinggal melalukan pembersihan material longsoran, agar jalan setapak bisa dilalui kembali oleh warga kami,” ucap Perbekel Sibetan I Made Beru Suryawan, di lokasi kejadian.

Sementara total kerugian material yang diakibatkan oleh kejadian longsir tersebut ditaksir sebesar Rp. 50 Juta Rupiah.

wartawan
AGS
Category

Pemkab Badung Cek Harga dan Ketersediaan Pangan Jelang Galungan

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten Badung menjamin stabilitas harga dan pasokan kebutuhan pokok aman menjelang Hari Raya Galungan dan Kuningan. Meski terjadi lonjakan harga wajar pada komoditas bunga akibat tingginya animo masyarakat, Pemkab Badung memastikan stok pangan lain seperti beras dan daging babi dalam kondisi surplus dan terkendali.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Badung Soroti Penghayatan dan Mental Panggung Duta PKB, Minta Penampilan Jangan Sekadar Bagus di Vokal

balitribune.co.id | Mangupura - Meski dinilai memiliki kualitas vokal dan penguasaan materi yang kuat, penampilan Duta Kabupaten Badung pada ajang Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 masih mendapat sejumlah catatan penting dari Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pendataan Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai,Bupati Sanjaya Jadi Responden Perdana

balitribune.co.id | Tabanan - Pelaksanaan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 (SE2026) di Kabupaten Tabanan resmi dilaksanakan. Menandai dimulainya tahapan krusial ini, Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Tabanan melakukan pendataan perdana langsung kepada Bupati Tabanan, Dr. I Komang Gede Sanjaya, SE, MM, di Rumah Jabatan Bupati, Kamis, (11/6/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Telkomsel 31 Tahun: Hadir Melayani Sepenuh Hati Melalui Aksi Sosial Untuk Masyarakat

balitribune.co.id | Gianyar - Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-31, Telkomsel Regional Bali Nusra menggelar kegiatan bakti sosial bersama Yayasan Bhakti Senang Hati sebagai wujud rasa syukur sekaligus komitmen perusahaan untuk terus hadir memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click

Waspada Puncak Kemarau Agustus, BMKG Imbau Masyarakat Bali Siapkan Mitigasi

balitribune.co.id | Denpasar - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memprediksi puncak musim kemarau di Indonesia terjadi pada Juli-September 2026. Seluruh lapisan masyarakat harus mengantisipasi kondisi ini guna mengamankan ketersediaan air, menjaga kesehatan, dan mengendalikan kebutuhan berbagai sektor yang terdampak.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.