Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

HUT WHDI Tabanan ke-31 Tahun, Wanita Hindu Wajib Jalankan Dharmaning Agama Lan Negara

Bali Tribune/ Didampingi Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, IGN. Supanji, Ny.Putriningsih Wirna Ariwangsa lakukan pemotongan tumpeng serangkaian perayaan HUT WHDI Kabupaten Tabanan ke-31 Tahun, di ruang rapat kantor bupati setempat, Minggu (17/2) kemarin.

Bali Tribune, Tabanan - Dalam menjalani kehidupannya sebagai seorang wanita, terdapat dua kewajiban utama yang mesti dilaksanakan oleh wanita Hindu. Kedua kewajiban dimaksud adalah, dharmaning agama lan dharmaning negara.  Demikian sambutan Ny. Putrinigsih Wirna Ariwangsa saat hadir dalam perayaan HUT WHDI Kabupaten Tabanan ke-31 tahun.  Berpusat di Ruang Rapat Kantor Bupati Tabanan, Minggu, (17/2) kemarin. kegiatan itu bertemakan,”Peran Wanita Hindu Dharma Indonesia Dalam Melaksanakan Dharma Negara”.  “Tema kali ini mengandung makna bahwa keyakinan umat Hindu memiliki dua kewajiban atau Dharma yang sering disebut dengan swadharma hidup. Swadharma hidup ini meliputi Dharma Agama dan Dharma Negara,” jelasnya. Dia menjelaskan, yang dimaksudkan Dharma Agama adalah, kewajiban menjalankan ajaran agama sebagaimana tertuang dalam kitab suci Weda.  “Dimana ajaran Weda tidak hanya memberikan tuntunan untuk berbuat baik, tetapi juga menunjukan jalan untuk dapat mencapai kebahagian dunia,”kata Putriningsih  Ariwangsa.Lanjutnya, yang dimaksudkan dengan Dharma Negara adalah, bagaimana WHDI atau umat Hindu bisa menjalankan dan memaknai tahun politik ini dengan damai sehingga penyelenggaran Pemilu berjalan sukses.  “Kewajiban Dharma Agama akan selalu beriringan dengan Kewajiban Dharma Negara. Kedua hal ini tidak pernah terpisahkan, bagaikan dua mata uang logam, berbeda rupa dan bentuk tetapi saling melengkapi satu sama lain. Orang tidaka akan mampu menjalankan kewajiban negara dengan baik apabila sebelumnya tidak memiliki bekal nilai kebenaran Agama,” paparnya. Pada kesempatan itupula, Putriningsih Ariwangsa mengajak seluruh peserta yang hadir saat itu untuk mencermati salah satu Ajaran Hindu dalam hal memilah dan memilih pemimpin di Tahun Politik ini. Ajaran yang dimaksudkan adalah,Catur Kotamaning Nirpati yang terdiri dari, Jnana Wisesa Sudha, Kaprahitaning Praja, Kawiryan dan Wibawa.  “Seorang pemilih dalam pemilu haruslah cerdas, sehingga kontribusinya untuk mendukung Pemilu yang berintegritas dan berkualitas dapat dijalankan dengan baik,” jelasnya. Perayaan HUT WHDI Tabanan ke-31 tahun ini disemarakkan dengan berbagai kegiatan seperti, lomba Cerdas Cermat, Dharmawacana dan Lomba Macepat. Tampak hadir menemani Ny.Putriningsih Ariwangsa,  Kepala Dinas Kebudayaan Kabupaten Tabanan, IGN. Supanji.

wartawan
Komang Arta Jingga
Category

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pura-pura Bisu Saat Ditegur Pecalang, Bule Keluyuran Saat Nyepi Diamankan Polisi

balitribune.co.id | Gianyar - Suasana hening pelaksanaan hari  Raya di Sukawati sempat terusik ulah seorang warga negara asing (WNA), Kamis (19/3/2026). Bule ini didapati dengan santai jalan- jalan di Jalan Raya Sukwati dan mengabaikan teguran para pecalang adat yang mencoba memperingatkan. Hingga akhirnya, WNA ini diarahkan ke Mapolsek Sukawati, untuk menghindari hal-hal yang tidak dinginkan.

Baca Selengkapnya icon click

Safety First! Tips Jaga Kondisi Rem Tetap Optimal dari Astra Motor Bali

balitribune.co.id | Denpasar – Keselamatan berkendara menjadi hal utama yang tidak bisa ditawar, terutama saat menggunakan sepeda motor dalam aktivitas sehari-hari. Melalui edukasi keselamatan berkendara, Astra Motor Bali mengingatkan masyarakat untuk lebih peka terhadap kondisi sistem pengereman.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.