Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

I Made Sukerana dan Semeton GMT Salurkan 1.150 Paket Sembako di Desa Tumbu dan Desa Timbrah

Bali Tribune / BANTUAN - Semeton GMT bersama I MAde Sukerana saat menyerahkan bantuan Sembako di Desa Timbrah dan Tumbu

balitribune.co.id | Amlapura - Sebanyak 1.150 paket sembako disalurkan Semeton GMT guna membantu meringankan beban ekonomi yang dialami oleh warga di Desa Timbrah, dan Desa Tumbu, Kecamatan Karangasem. Bantuan sendiri diserahkan secara simbolis oleh mantan Wakil Bupati Karangasem, I Made Sukerana dan Koordinator Lapangan Semeton GMT, yang juga anggota Fraksi Nasdem, DPRD Karangaem, I Gusti Ngurah Gede Subagiartha, bersama sejumlah anggota DPRD Karangasem dari Fraksi Golkar, dan diterima oleh anggota pauman dan kelompok warga di dua desa tersebut, Jumat (3/7/2020).

Koordinator Lapangan, Semeton GMT, I Gusti Ngurah Gede Subagiartha, (Gus Ode) mengatakan bantuan yang disalurkan ini untuk membantu warga di Desa Tumbu dan Desa Timbrah, Pertima yang terkena dampak bencana wabah Covid-19 yang masih berjangkit hingga saat ini.

“Untuk di Desa Timbrah, Pertima, bantuan disalurkan kepada Pauman. Ada empat pauman yang menerima bantuan. Semoga sedikit bantuan dari keluarga besar GMT ini bisa membantu meringankan beban warga ditengah pandemi yang berkepanjangan ini,” ungkap Gus Ode.

Empat Pauman yang menerima masing-masing, Pauman Desa sebanyak 454 paket, Pauman Beji 238 paket, Pauman Manak Yeh 175 paket dan Pauman Lambuan 147 paket sembako. Usai menyerahkan bantuan di Desa Timbrah, Semeton GMT lanjut menyerahkan bantuan di Desa Tumbu, dimana bantuan disalurkan masing-masing untuk Kelompok Gubuk, di Banjar Dinas Kebon, Tumbu sebanyak 58 paket, dan warga di Banjar Dinas Tumbu Kaler sebanyak 29 paket. Selain itu, GMT juga membagikan sebanyak 49 paket sembako untuk kelompok Asak.

“Masih ada sejumlah desa dan kelompok masyarakat yang mengusulkan bantuan ke Sekretariat GMT, kita masih proses untuk secepatnya kita akan salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sesuai jumlah yang diusulkan,” tandasnya. Dalam kesempatan itu, Gus Ode dan I Made Sukerana mengajak masyarakat untuk mengikuti protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah, dan tetap berada di dalam rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Ini penting untuk memutus rantai penyebaran Covid-19. Pihaknya juga mengajak masyarakat untuk sama-sama mendoakan agar wabah atau pandemi ini segera berakhir, sehingga kehidupan bisa berjalan normal seperti sebelumnya.

wartawan
Husaen SS.
Category

Bupati Sanjaya Perjuangkan Fasilitas Kesehatan Tabanan ke Pusat

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah Kabupaten Tabanan tancap gas memperjuangkan peningkatan layanan kesehatan hingga ke tingkat pusat. Bupati Tabanan, I Komang Gede Sanjaya secara langsung melakukan audiensi dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin di Gedung Adhyatma Kemenkes RI, Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hilirisasi Bandeng, Buleleng Bidik Pasar Dunia

balitribune.co.id I Singaraja - Para pembudidaya dan pengusaha perikanan di kawasan Buleleng Barat, Bali, kini tengah melakukan langkah transformasi besar. Tidak lagi sekedar mengandalkan ekspor benih ikan bandeng (nener), mereka kini merambah ke tahap hilirisasi melalui pembesaran bandeng kelas premium tersentral yang ditargetkan mampu menembus pasar internasional.

Baca Selengkapnya icon click

Kuliner Wisata Bali Dituntut Utamakan Higienitas

balitribune.co.id I Tabanan - Keberadaan kuliner Bali di tempat-tempat wisata di Pulau Dewata sangat diperlukan wisatawan. Selain untuk mengobati rasa lapar setelah lelah mengeksplor destinasi wisata yang dikunjungi, kuliner Bali sebagai salah satu cara mengenalkan keunikan yang ada di pulau ini. Sehingga wisatawan dapat merasakan secara langsung nikmatnya kuliner Bali yang dibuat dengan bumbu-bumbu lengkap ala masyarakat Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

TPA Peh Overload, Jembrana Wajibkan Teba

balitribune.co.id I Negara - Hingga kini persoalan penanganan sampah juga menjadi persoalan yang pelik di Jembrana. Terlebih dengan kondisi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Peh kini kondisinya sudah semakin over kapasitas. Penanganan sampah bahkan kini justru dititikberatkan pada partisipasi aktif masyarakat hingga di pedesaan untuk mengelola mandiri sampah di lahan masing-masing.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.