balitribune.co.id | Gianyar - Kepanikan melanda sebuah toko kosmetik di wilayah Batubulan, Kecamatan Sukawati, Gianyar, pada Rabu (4/2/2026) siang. Seorang bocah terjepit pergelangan tangannya pada pintu kaca toko saat sang ibu sedang asyik berbelanja.
Peristiwa bermula saat bocah tersebut datang bersama ibunya untuk membeli perlengkapan kosmetik. Ketika sang ibu sedang fokus memilih barang, si anak bermain sendirian di dekat pintu masuk otomatis.
"Ketika ada pengunjung lain masuk, pintu kaca otomatis terbuka. Anak itu lalu memasukkan tangannya. Saat pintu kembali menutup, pergelangan tangannya langsung terjepit," jelas Kasatpol PP Gianyar, I Putu Yuda Negara, Kamis (5/2).
Melihat sang anak menangis kesakitan, pihak toko segera menghubungi Pos Damkar Sukawati. Regu 2 langsung diterjunkan ke lokasi menggunakan armada BW 07 untuk melakukan evakuasi darurat.
Dengan peralatan khusus dan teknik yang hati-hati, petugas berhasil merenggangkan pintu kaca tersebut. Aksi penyelamatan berlangsung cepat sehingga tangan bocah tersebut berhasil dikeluarkan tanpa luka serius.
"Ini contoh bahwa petugas kami tidak hanya menangani kebakaran, tapi juga berbagai situasi darurat yang menyangkut keselamatan warga. Pol PP dan Damkar selalu ada untuk masyarakat," tegas Yuda Negara.
Menariknya, kasus anak terjepit ini bukan satu-satunya misi penyelamatan non-kebakaran hari itu. Di hari yang sama, petugas juga mengevakuasi seorang warga dewasa yang terjebak di dalam kamar mandi akibat kunci yang rusak.
Pemerintah Kabupaten Gianyar melalui Kasatpol PP mengimbau agar Orang tua lebih waspada dan tidak melepaskan pengawasan terhadap anak saat berada di tempat umum. Pemilik usaha memperhatikan aspek keamanan pada fasilitas pintu otomatis atau pintu kaca agar tidak membahayakan pengunjung, terutama anak-anak.