Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Idul Adha saat PPKM Darurat, Potong Hewan Kurban di RPH

Bali Tribune / PERIKSA - Petugas Medik Veteriner memeriksa daging kurban yang dipotong saat Idul Adha, Selasa (20/7/2021).

balitribune.co.id | Negara  - Hari Raya Idul Adha di Jembrana dirayakan dengan meminimalisir terjadinya kerumunan guna mencegah meluasnya penyebaran Covid-19. Dalam situasi penerapan PPKM Darurat, umat muslim di Jembrana melakukan pemotongan hewan kurban di Rumah Potong Hewan (RPH).
 
Perayaan Hari Raya Idul Adha, Selasa (20/7/2021), tetap dilakukan pendistribusian daging kurban, namun banyak umat muslim di Jembrana yang tidak lagi memotong hewan kurban bersama-sama di lokasi kelompoknya. Mereka memilih memotong hewan kurban di RPH sehingga meminimalisir terjadinya kerumunan.
 
Dibandingkan hari-hari biasanya, suasan di RPH Teluk Limo, Lingkungan Terusan, Kelurahan Lelateng, Selasa (20/7/2021), memang tampak berbeda. Jumlah hewan yang dipotong terjadi peningkatan, lantaran sejumlah pengurus masjid di Jembrana memtong hewan kurban di RPH. Salah seorang pengurus masjid di Desa Tegalbadeng Timur, Agus Purwanto mengatakan pihaknya mengikuti intruksi pemerintah, "sesuai arahan pemerintah, kita motong hewan kurban itu harus di RPH” ujarnya.
 
Ia bersama pengurus masjid lainnya mengaku umat justru dimudahkan dengan pemotongan hewan kurban di RPH. Selain lebih praktis karena umat muslim juga tidak perlu repot dan sudah mendapatkan daging yang sudah dipotong yang didistribusikan ke rumah masing-masing, pemotongan hewan di RPH juga mampu mencegah terjadinya kerumunan guna mencegah meluasnya pandemi Covid-19.
 
Pekerja RPH mengakui terjadi lonjakan hewan yang dipotong di RPH saat Idul Adha kemarin. Dibandingkan hari-hari biasa yang tidak lebih dari dua ekor, Selasa kemarin mencapai 12 ekor. Biaya pemotongan pun tetap sama, Rp 400 ribu untuk satu ekor sapi dan Rp 75 ribu sampai Rp 100 ribu untuk satu ekor kambing. Selasa kemarin terdapat 10 ekor sapid an 15 ekor kambing yang dipotong di RPH Teluk Limo. Pemotongan hewan kurban di RPH masih akan berlangsung hingga tiga hari ke depan. 
 
Pemotongan hewan kurban di RPH Teluk Limo ini juga mendapat pengawasan ketat dari petugas medic veteriner. Daging kurban diperiksa untuk memastikan layak untuk dikonsumsi masyarakat. Salah satunya tidak mengandung cacing pita dan cacing hati. Daging hingga satu per satu organ dalam iperiksa secara teliti. “Pemeriksaan antemortem dilakukan sudah mulai dari Senin (19/7/2021). Hasil pemeriksaan post mortem tidak ditemukan adanya indikasi mengarah ke penyakit. Jadi dari hasil pemeriksaan secara detail sekali dipastikan semua hewan kurban sehat,” ungkap Kasi Kesehatan Veteriner, I Gede Adi Adnyana.
wartawan
PAM
Category

Kodam IX/Udayana Gelar Rapim TA 2026, Perkuat Sinergi TNI dan Rakyat Wujudkan Sishankamrata Bali Nusra

balitribune.co.id | Mangupura – Dalam upaya memperkuat sistem pertahanan semesta di wilayah Bali Nusra, Kodam IX/Udayana menyelenggarakan Rapat Pimpinan (Rapim) TA 2026 dengan mengusung tema “Kodam IX/Udayana Hadir Untuk Rakyat Mewujudkan Sishankamrata Menuju Indonesia Maju.” Kegiatan strategis ini berlangsung di Balai Budaya Girinata Mandala, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Badung, Rabu (18/2/2026), yang dipimpin langsung oleh Pangdam IX/Udayana

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Hadiri Karya di Pura Dalem Jambe Kapal, Bupati Adi Arnawa Tekankan Pengelolaan Sampah Mandiri dan Program Pendidikan Gratis

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri rangkaian upacara Nyakap Karang, Melaspas, dan Mendem Pedagingan di Pura Dalem Jambe, Banjar Adat Panglan Baleran, Kelurahan Kapal, Selasa (17/2). Kehadiran Bupati didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Badung, Nyonya Rasniathi Adi Arnawa, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pelestarian adat dan budaya di gumi keris.

Baca Selengkapnya icon click

Ketupat, Barongsai dan Canang, Cerita Akulturasi Alami Umat Tionghoa di Tabanan

balitribune.co.id | Tabanan - Ribuan umat keturunan Tionghoa merayakan Tahun Baru Imlek 2577 di Kong Co Bio Tabanan dengan suasana akulturasi budaya Bali yang kental melalui penggunaan sarana canang dalam persembahyangan.

Selain dupa dan kue keranjang, kehadiran ornamen serta sesaji khas lokal ini menjadi simbol keharmonisan tradisi leluhur Tionghoa dengan budaya Hindu di Kabupaten Tabanan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.