Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Incar Poin di Kandang Arema

bali united
IMBANG – Bali United hanya bermain imbang 1-1 ketika menjamu Persegres Gresik United di Stadion Kapten I Wayan Dipta Gianyar, Senin lalu. Akankah hasil imbang itu mampu direalisasikan skuat besutan Indra Sjafri itu ketika bertandang ke Arema Cronus?

Denpasar, Bali Tribune

Bali United memastikan memboyong 20 pemain untuk menghadapi tuan rumah Arema Cronus Malang dalam lanjutan Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016, di Stadion Kanjuruhan Malang, Minggu (7/8) dengan target meraih poin minimal satu di kandang Singo Edan.

Target ini dinilai cukup realistis jika melihat hasil laga tandang Bali United selama ini, yang sebagian besar mampu menahan imbang lawan di markasnya sendiri. Tak terkecuali, memupus harapan Barito Putra Banjarmasin Kalimantan Tengah, belum lama ini.

"Kami ke sana tidak mau kalah, ingat itu. Karena ini rival semakin kuat di persaingan klasemen ISC. Minimal seri, harapannya tetap menang mencuri poin," ungkap asisten pelatih Bali United, Eko Purdjianto, Kamis (4/8).

Menurut Purdjianto, dalam laga nanti, bisa saja skuat Serdadu Tridatu memainkan pemain debutan yang dipromosikan ke Bali United senior. "Jika sudah dipasang ke daftar line up pemain, itu kemungkinan besar diturunkan. Itu berdasarkan evaluasi laga sebelumnya, sehingga perlu rotasi," ungkap Purdjianto.

Menurut pelatih asal Semarang Jateng itu, I Made Andhika Pradana, Wayan Bayu Ariawan juga ikut diboyong. Belum lagi, pemain yang selama ini sedang dalam pemulihan dari cedera, Gede Sukadana dan Syakir Sulaimen juga ikut dibawa. Hanya saja, dua pemain tadi kemungkinan sangat kecil untuk diturunkan mengingat kondisi fisiknya belum benar-benar pulih.

Begitupun dengan Nano dan Syakir, menurut dia masih membutuhkan waktu istirahat yang cukup untuk pemulihan fisiknya. "Kedua pemain tadi memang ikut dibawa, diturunkan atau tidak, itu tergantung kondisi nantinya," terang Purdjianto sembari menyebut Made Wirahadi memang tidak ikut diboyong.

Sementara di tempat terpisah, Manager Coah Bali United Indra Sjafri mengakui pemainnya belum permanen. Untuk itu, proses pembentukan tim terus dilakukan seiring berjalannya ISC 2016. "Dari dulu kami tegaskan, tim ini masih butuh proses untuk matang. Jadi, keluar masuk pemain itu wajar. Dan, Abdul Rahman itu seleksi," beber Indra Sjafri.

Akan tetapi, informasi lain beredar jika mantan punggawa Timnas U-23 itu sudah teken kontrak dengan Bali United. Hanya saja, kontraknya selama ISC berlangsung. Jadi, proses seleksi itu hanya normatif, sementara kesepakatan kontrak telah disepakati lebih dulu. Menanggapi hal itu Abdul Rahman, mantan pemain Sriwijaya FC itu keceplosan mengaku gembira dan senang menjadi bagian Bali United. "Tentu senang menjadi bagian Bali United. Mudah-mudahan itu terwujud," elak Abdul Rahman sembari menyebut siap mengikuti mekanisme proses seleksi di skuat Serdadu Tridatu.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Gandeng PKK Dauh Puri Kauh, Astra Motor Bali Ajak Ibu-Ibu Jadi Pelopor #Cari_Aman

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali mempertegas komitmennya dalam menciptakan budaya tertib lalu lintas di masyarakat. Kali ini, menyasar pilar utama keluarga, Astra Motor Bali menggelar edukasi keselamatan berkendara (safety riding) bagi ibu-ibu PKK Desa Dauh Puri Kauh. Kegiatan ini berlangsung di Kantor Desa Dauh Puri Kauh pada Senin (11/5/2026) dengan antusiasme tinggi dari 45 peserta.

Baca Selengkapnya icon click

Mitra10 Buka Cabang ke-58 di Bali, Usung Konsep One Stop Home Living

balitribune.co.id | Denpasar - Perkembangan sektor properti dan pariwisata di Bali mendorong kebutuhan akan bahan bangunan dan perlengkapan rumah yang semakin beragam. Melihat tren tersebut, Mitra10 kembali memperluas jaringan ritelnya dengan membuka cabang baru di kawasan Imam Bonjol, Denpasar, Rabu (13/6/2026)

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

“Homeless Media” Adaptasi atau Ancaman Demokrasi?

balitribune.co.id | Perdebatan soal “homeless media” sesungguhnya bukan sekadar pertengkaran antara media lama dan media baru. Polemik ini lebih dalam dari itu - Indonesia sedang menghadapi benturan besar antara disrupsi digital dengan standar profesionalisme pers yang selama ini menjadi fondasi demokrasi.

Baca Selengkapnya icon click

Kasus Scam Tembus 530 Ribu, OJK Perkuat Kolaborasi Indonesia-Australia

balitribune.co.id | Jakarta - Maraknya penipuan digital di sektor jasa keuangan membuat Otoritas Jasa Keuangan (OJK) memperkuat kerja sama internasional, termasuk dengan Australia, untuk mempercepat penanganan scam yang kini berkembang lintas negara dan lintas sektor.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.