Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Indahnya Hujan Meteor Semalam di Langit Bali

hujan meteor
Bali Tribune

PANTAI Kuta, semalam penuh ratusan manusia. Mereka datang untuk melihat kelangkaan fenomena alam di langit. Bahkan pasar basah usai di guyur hujan tidak pedulikan sejumlah pengunjung yang melihat indahnya hujan meteor.

“Sayang tidak bisa saya ambil foto mas. Pokoknya banyak bintang jatuh, syukurnya tidak diguyur hujan deras. Kapan lagi bisa lihat begini, sayangnya hanya sebentar karena langit mulai mendung,” tutur Irfan salah seorang pekerja di Kuta, semalam.

Kabar tentang adanya hujan meteor yang spektakuler memang telah disiarkan dan bisa kita lihat dengan mata telanjang di Indonesia. Bahkan kabarnya, kalau langit dalam keadaan cerah dalam tiga hari ini kita masih bisa menyaksikan banyaknya meteor jatuh. Hanya saja tidak bisa ditentukan jam atau waktunya.

Hujan meteor ini merupakan hujan meteor 'Orionid.' Menurut Nature World News, hujan meteor Orionid adalah fenomena yang berasal dari puing-puing Comet 1p, yang lebih dikenal dengan Komet Haley. Komet tersebut menghasilkan puing-puing ketika komet tersebut mengorbit terlalu dekat dengan matahari. Ketika Bumi melewati puing-puing tersebut, sisa-sisa dari komet akan 'bertabrakan' dengan atmosfer Bumi dan terbakar. Hal ini menghasilkan meteor yang kerap kita sebut bintang jatuh.

Puncak hujan meteor Orionid terjadi pada tanggal 21 Oktober 2016 (semalam), di mana akan ada 15 hingga 20 meteor per jam. Meteor Orionid akan melaju dengan kecepatan hampir 240 ribu kilometer per jam. Hal ini akan membuat guratan indah pada langit malam.

Di Indonesia sendiri, malam puncak hujan meteor terjadi ketika bulan pada fase bulan bungkuk. Jadi selain hujan meteor, langit akan didominasi oleh terangnya bulan. Menurut Info Astronomy, mata juga butuh beradaptasi dengan gelapnya malam dalam waktu dua puluh menit.

Jika Anda khawatir tak akan melihat hujan meteor malam ini, tak perlu khawatir. Pasalnya meteor melesat selebar 30 derajat dari titik radiannya, dan melesatnya ke segala arah. Jadi jika Anda memang tak bisa melihat, kemungkinan besar langit sedang mendung, polusi cahaya, atau kalah terang dengan cahaya bulan.

wartawan
Made ari wirasdipta

Bukan Sekadar Kopdar, Serunya Gaya Bikers HASCI Bali Touring Sambil Bukber Bareng Astra Motor

balitribune.co.id | Denpasar - Touring bersama disela-sela kegiatan kopi darat (Kopdar) bagi komunitas motor tentunya sudah biasa. Tapi, touring bersama diluar agenda kopdar dan berlanjut buka puasa bersama (bukber), pastinya luar biasa.

Gak percaya! coba tanya bikers komunitas Honda Stylo 160 Club Indonesia (HASCI) Chapter Bali. Jawaban tentu tidak lain, seru dan menyenangkan.

Baca Selengkapnya icon click

Sanur Metangi 2026 Angkat Tradisi Ogoh-Ogoh dan Pariwisata, Wali Kota Denpasar Beri Apresiasi

balitribune.co.id | Denpasar - Tradisi Ogoh-Ogoh di kawasan Sanur, Denpasar kembali dikemas secara lebih kreatif melalui event Sanur Metangi 2026 dalam rangka menyambut Tahun Baru Saka 1948. Kegiatan ini tidak hanya menghadirkan parade Ogoh-Ogoh, tetapi juga berbagai rangkaian kegiatan budaya dan pariwisata.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.