Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Indonesia Sabet Dua Gelar Juara AAGC

Gede Agustina Sudarsana

BALI TRIBUNE - Tim slalom Indonesia akhirnya menyabet dua predikat juara pada kejuaraan slalom internasional bertajuk Asia Auto Gymkhana Competition (AAGC) 2018, yang dihelat di pelataran parkir Garuda Wisnu Kencana (GWK), dan berakhir Minggu (12/8). Dua predikat itu yakni Indonesia meraih juara kategori tim yang dihuni peslalom Demas Agil dan Anjasara Wahyu. Satu predikat lagi diraih Indonesia di kategori perorangan melalui peslalom Adrian Septianto. Ketua panitia pelaksana (panpel) event yang diikuti 13 negara itu, Gede Agustina Sudarsana, mengatakan event itu memberikan pelajaran berharga khususnya bagi dua peslalom Bali yang membela tim Indonesia 3 yakni, Edy Gombloh dan Farid Ferdiansyah. Kejuaraan ini sangat ketat karena memang para peslalom yang turun merupakan peslalom tangguh. Tapi memang Indonesia menunjukkan kualitas yang lebih baik, dan cekatan dalam mengendarai tunggangannya, ujar Agustina Sudarsana. Pria yang juga Ketua Umum Koordinator Wilayah (Korwil) IMI Badung itu mengatakan, khusus untuk dua peslalom Bali sebenarnya mampu memberikan perlawanan ketat, namun memang dari sisi kecekatan mengendalikan mobil masih tertinggal dengan tim Indonesia lainnya. “Tapi setidaknya Edy dan Farid mampu melihat sekaligus menambah wawasan soal teknik yang ditujukan kepada para peslalom tangguh di even itu. Termasuk bagaimana cara menghadapi rintangan dan tikungan yang ada,” tambah Agustina Sudarsana. Intinya, secara umum, event yang berjalan sukses dan lancar itu mampu memberikan kepuasan kepada semua peserta, termasuk peslalom dari 13 negara yang ambil bagian. Bahkan mereka, lanjutnya, meminta agar tahun depan Bali bisa menjadi tuan rumah lagi. “Para peslalom 13 negara mengaku senang dan ingin tahun depan Bali kembali jadi tuan rumah. Hal ini jelas membanggakan kami, karena semua itu merupakan bagian juga bagi kami untuk menjalankan sport tourism,” tutup Agustina Sudarsana.

wartawan
Djoko Purnomo
Category

Darurat Ekologi Bali, Ratusan Mangrove Tahura Ngurah Rai Mati Serentak, Diduga Terpapar Limbah Kimia

balitribune.co.id | Denpasar - Ekosistem mangrove di kawasan selatan Bali, khususnya di Taman Hutan Raya Ngurah Rai, tengah menghadapi kondisi yang disebut para peneliti sebagai darurat ekologis. Ratusan pohon mangrove di sisi barat pintu masuk Tol Bali Mandara dilaporkan mati secara serentak pada awal 2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Menelusuri Jejak Rembesan Pipa di Balik Matinya Ekosistem Mangrove Kawasan Benoa

balitribune.co.id | Denpasar - Kerusakan tanaman mangrove seluas kurang lebih 60 are di kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa kini memasuki tahap pendalaman lebih lanjut. Temuan lapangan pada titik koordinat 8°43'51.89"S dan 115°12'43.35"E itu dibahas dalam rapat koordinasi yang digelar Sabtu (21/2/2026) di Ruang Rapat Pelindo Benoa.

Baca Selengkapnya icon click

Operasi Sikat Agung, Polda Bali Amankan 181 Pelaku Kejahatan

balitribune.co.id I Denpasar - Polda Bali berhasil mengungkap puluhan kasus pencurian kendaraan bermotor (Curanmor), pencurian dengan kekerasan (Curas) dan pencurian dengan pemberatan (Curat) pada pelaksanaan Operasi Sikat Agung 2026 yang berlangsung dari 28 Januari 2026  hingga 12 Februari 2026. Polda Bali berhasil mengamankan puluhan unit sepeda motor, ponsel dan juga printer hasil kejahatan. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Ekosistem Inovasi, BRIDA Tabanan Gelar Bimtek Jaring Indah dan Road to IGA 2026

balitribune.co.id | Tabanan - Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Kabupaten Tabanan menyelenggarakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Jaring Indah (Jaringan Inovasi Daerah) sekaligus Road to Innovative Government Award (IGA), yang berlangsung di Ruang Rapat BRIDA Tabanan, Rabu (25/2/2026). Kegiatan ini menghadirkan para inovator Kabupaten Tabanan yang sebelumnya telah mengikuti Lomba Inovasi Daerah Jayaning Singasana Tahun 2025.

Baca Selengkapnya icon click

Satu Dekade Menanti, Jegog Suar Agung Guncang Ribuan Penonton di Fukuoka

balitribune.co.id | Jakarta - Setelah sepuluh tahun tidak melakukan tur di Negeri Sakura, Jegog Suar Agung  kembali membawa musikal bambu khas Jembrana ke Jepang. Setelah dilepas secara resmi oleh Bupati Jembrana I Made Kembang Hartawan pada hari minggu (15/2/2026),  Jegog Suar Agung mengawali pementasan perdana yang digelar di Toyota City , Fukuoka City yang dihadiri ribuan penonton warga Jepang yang memadati arena pertunjukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.