Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Indonesia Tak Boleh Tertinggal

CAAS
PENGHARGAAN – Wagub Ketut Sudikerta menerima penghargaan usai mendampingi Presiden Joko Widodo sebagai keynote speech Rapat Komisi Asia Ikatan Notaris Internasional (CAAS UINL) dan Seminar Internasional Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Nusa Dua, Jumat (8/9).

BALI TRIBUNE - Indonesia tidak boleh tertinggal oleh perubahan global yang begitu cepat. Jika perubahan global tidak diikuti, maka bangsa Indonesia menjadi bangsa terbelakang dari negara-negara lain.

"Coba kita lihat, kita Indonesia baru beberapa tahun ada internet. Dunia bergerak begitu cepat. Perubahan-perubahan harus kita tahu dan ikuti," ucap Presiden ketika menjadi keynote speech Rapat Komisi Asia Ikatan Notaris Internasional (CAAS UINL) dan Seminar Internasional Ikatan Notaris Indonesia (INI) di Nusa Dua, Jumat (8/9).Saat menjadi keynote speech, Presiden Joko Widodo didampingi Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta. Pada kesempatan itu  Presiden kembali menegaskan komitmen pemerintah untuk menyederhanakan perizinan dan meningkatkan indeks kemudahan berusaha.“Ini [perizinan] akan kita terus sederhanakan sehingga semua berjalan dengan cepat. Sekarang bukan negara besar yang mengalahkan negara kecil, tapi negara yang cepat yang akan mengalahkan yang lambat,” ujarnya.Menurutnya indeks kemudahan berusaha di Indonesia terus meningkat dari peringkat 120 pada tahun 2014 menjadi 114 pada tahun 205 dan meningkat lagi menjadi 91 pada tahun 2016. Namun, Presiden menargetkan minimal bisa berada di peringkat 40 dunia.Presiden Joko Widodo juga mengatakan, saat ini telah terjadi perubahan cara transaksi yang dulunya dilakukan secara tunai namun beralih ke non tunai. Menurut Presiden, cara pembayaran masyarakat Indonesia 89 persen masih dengan cara tunai atau cash. Sedangkan yang menggunakan nontunai dengan kartu kredit hanya 10 persen."Kalau ke Beijing, bayar sesuatu pakai smartphone. Sistem ini membangun sebuah sistem. Saya kira kalau perubahan ini tidak kita sadari akan sangat ditinggal kita oleh negara-negara lain," katanya.Orang nomor satu di Indonesia itu mengaku sebelum menjabat sebagai Presiden pernah menjadi pengusaha, walikota dan gubernur. Ketika menjadi pengusaha dia mengaku kerap berurusan dengan notaris terkait usahanya."Saya bisa tahu dan paham apa yang sudah dikerjakan oleh notaris. Bagaimana melayani dan pelayanan, yang penting apa yang dirasakan oleh klien-klien notaris," ujar Joko Widodo.Presiden juga mengeluhkan begitu panjangnya proses mengurus izin usaha di Tanah Air hingga berbulan-bulan dan bertahun-tahun. Ia kemudian mengungkapkan pengalamannya waktu investasi di Uni Emirat Arab, prosesnya online dan tidak ada 1 jam izin sudah selesai. “Itu 16 tahun yang lalu. Saya bisa mendirikan pabrik, kantor dan showroom enggak ada 1 jam. Itu makanya Uni Emirat Arab, bisa meloncat," sebutnya.Presiden juga membandingkan bahwa pada tahun 1960 transportasi di Emirat Arab menggunakan onta, namun sekarang hampir semua orang menggunakan mobil-mobil mewah. Hal itu kuncinya kecepatan pelayanan birokrasi.  Disebutkan, Indonesia sekarang ini sudah layak investasi oleh Moodys dan Standard & Poor's. Hal itu berarti ada kepercayaan internasional terhadap Indonesia. Bahkan tingkat kepercayaan masyarakat Indonesia terhadap pemerintahnya berada di tingkat pertama di dunia. Sedangkan Indonesia tertinggi ke 3 di antara negara-negara G20.Terkait notaris, pihaknya ingin memperbaiki sistem bagaimana kepengurusan investasi, dunia usaha sehingga terjadi sebuah kecepatan. "Bersama INI akan melihat regulasi-regulasi yang mengganggu proses percepatan. Sehingga kecepatan itu betul-betul ada. Negara ini terlalu banyak aturan ada 42 ribu regulasi di Indonesia, dikit-dikit diatur. Izin apalagi, dikit-dikit izin," bebernya.

Ditambahkan Presiden, penggunaan teknologi informasi sudah harus digunakan, jika negara ini tidak mau ditinggalkan negara lain. "Siapkan aplikasi-aplikasi yang paling modern sehingga kecepatan itu ada. Tanpa itu (kecepatan) percuma kita bicara masalah ekonomi dan inflasi karena kuncinya pada kemudahan usaha," tutupnya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Astra Motor Bali Konsisten Jaga Tradisi, Dukung Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival 2026

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga kelestarian seni dan budaya Pulau Dewata dengan mendukung gelaran Sesetan Heritage Omed-Omedan Festival (SHOOF) 2026. Tradisi unik yang dilaksanakan tepat pada hari Ngembak Geni, sehari setelah Hari Suci Nyepi ini, berlangsung meriah di depan Banjar Kaja, Kelurahan Sesetan, Denpasar Selatan, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Badung dan Bupati Hadiri Dresta Lango dan Dharma Shanti Desa Adat Bualu

balitribune.co.id | Mangupura – Ketua DPRD Kabupaten Badung, I Gusti Anom Gumanti, bersama Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, menghadiri kegiatan Dresta Lango dan Dharma Shanti XX Desa Adat Bualu Tahun 2026, yang digelar pada Jumat (20/3/2026).

Kehadiran pimpinan daerah tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap pelestarian adat, tradisi, serta nilai-nilai kearifan lokal yang terus dijaga oleh masyarakat Desa Adat Bualu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gema Takbir dan Ngembak Geni Berpadu, Potret Harmoni Idul Fitri dan Nyepi 1948 di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Ketika umat Hindu menjalani Ngembak Geni rangkaian hari raya Nyepi Tahun Saka 1948, gema takbir dari umat Muslim yang merayakan malam Idul Fitri 1447 Hijriah pun mengalun berdampingan.

Dalam suasana penuh penghormatan dan kebersamaan ini, Polda Bali hadir memastikan harmoni tetap terjaga.

Baca Selengkapnya icon click

Dampingi Wabup Buka Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV, Nyoman Satria Apresiasi Kreativitas Yowana

balitribune.co.id | Mangupura - ​Anggota DPRD Kabupaten Badung, I Nyoman Satria bersama Ketua WHDI Badung yang juga anggota DPRD Ni Putu Yunita Oktarini mendampingi Wakil Bupati Badung, I Bagus Alit Sucipta, dalam pembukaan resmi Mengwi Ogoh-Ogoh Festival IV yang digelar di Taman Bencingah Puri Ageng Mengwi, Rabu (18/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Harmoni Buleleng: Usai Nyepi, Ribuan Warga Muhammadiyah Gelar Salat Id di Eks Pelabuhan

balitribune.co.id | Singaraja – Suasana penuh toleransi dan kebersamaan mewarnai perayaan Idulfitri 1447 Hijriah di Kabupaten Buleleng, Bali. Tepat setelah berakhirnya Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948, Ribuan warga Muhammadiyah melaksanakan salat Id di kawasan Eks Pelabuhan Buleleng, Jumat (20/3/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Nyepi Berdarah di Seririt, Satu Orang Luka Serius Akibat Tebasan Samurai

balitribune.co.id | Singaraja - Suasana sakral Hari Suci Nyepi Tahun Baru Saka 1948 tercoreng oleh peristiwa berdarah yang terjadi di Desa Joanyar, Kecamatan Seririt, Kabupaten Buleleng. Kasus penganiayaan menggunakan senjata tajam ini terjadi di Banjar Dinas Kajanan dan kini tengah ditangani oleh aparat kepolisian.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.