Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Industri Pariwisata NTB Berupaya Bangkitkan Kepercayaan Wisatawan

TARIAN - Saat gathering yang digelar oleh Kementerian Pariwisata di Lombok, BPW disuguhkan tarian khas NTB

BALI TRIBUNE - asca gempa yang melanda wilayah Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) pada Agustus 2018 lalu mengakibatkan industri pariwisata di daerah ini sempat anjlok. Namun, kini industri pariwisata di provinsi itu berangsur-angsur membaik seiring berbagai upaya yang dilakukan oleh masyarakat setempat, pelaku industri dan pemerintah dalam meyakinkan wisatawan baik asing dan domestik berkunjung ke daerah tersebut.

Destinasi utama yang ada di Lombok seperti Gili Trawangan pun sempat tidak menerima kunjungan wisatawan, tetapi sekarang ini sejumlah wisatawan telah berwisata ke tempat itu sehingga membawa dampak okupansi hotel, villa dan home stay di pulau tersebut. Hal ini membawa dampak untuk perekonomian masyarakat setempat yang mulai bangkit. Meski demikian, kunjungan wisatawan belum kembali normal seperti kondisi sebelum bencana gempa. 

Guna memulihkan kunjungan wisatawan ke Lombok, pelaku industri pariwisata setempat yang didukung oleh Kementerian Pariwisata mendatangkan Biro Perjalanan Wisata (BPW) di Bali dan dari sejumlah daerah di Indoensia melakukan gathering bisnis bersama Asita NTB di Kila Senggigi Beach Lombok, Sabtu (10/11). 

Ketua Asita NTB, Dewantoro Umbu Joka mengatakan bahwa dalam memulihkan kembali industri pariwisata di Lombok dapat dilakukan dengan cara menambah kepercayaan market yang sudah ada. "Kami juga mengundang Asita Bali untuk memanfaatkan momen mengembalikan kepercayaan calon wisatawan dan menjual produk wisata kami. Supaya kawan-kawan dari travel agent Bali tahu Lombok aman dan bisa menjual paket ke Gili dan destinasi lainnya di NTB," terangnya. 

Dia berharap dapat membangkitkan kembali rasa percaya diri para travel agent menjual destinasi Lombok. Pasalnya, destinasi di Lombok hampir 20 persen rusak akibat gempa pada beberapa bulan lalu. Hingga kini masih tetap dilakukan perbaikan. Pada tahun 2018 ini NTB menargetkan jumlah kedatangan wisatawan baik asing dan domestik sebanyak 4 juta kunjungan. 

Disebutkan Dewantoro, ketika sebelum gempa jumlah turis ke NTB sekitar 2,8 juta kunjungan. Sedangkan pada tahun 2017 lalu kunjungan mencapai sebanyak 3,5 juta wisatawan. "Makanya tahun ini target ditambah menjadi 4 juta kunjungan. Tapi karena gempa semoga hingga akhir tahun kunjungan wisatawan bisa sesuai harapan," harap Dewantoro.

Pasca gempa diakuinya, industri pariwisata di Lombok mengalami penurunan hingga 80 persen. Tetapi saat ini sudah mulai pulih sekitar 40 sampai 50 persen. Destinasi utama di NTB adalah Gili Trawangan, Mandalika, Rinjani. Menurutnya, NTB saat ini tidak menjadi momok karena proses pemulihan atau recovery pun telah berlangsung, sehingga kondisi akan kembali normal. Sejumlah destinasi dan hotel, villa dan akomodasi lainnya pun sudah mulai berbenah. 

Dengan demikian, sekarang pun Lombok telah nyaman untuk dikunjungi. Berdasarkan pantauan Bali Tribune disekitar destinasi wisata Lombok diantaranya Gili Trawangan, Senggigi, Mandalika terlihat wisatawan asing dari berbagai negara melakukan aktivitas wisata di kawasan itu. 

 

Wisatawan pun tampak tidak khawatir menikmati kegiatan wisata di pulau ini. Seperti disampaikan wisatawan dari Jakarta, Ima Rahmawati saat mengikuti famtrip Lombok Bangkit. Dia merasa aman liburan selama 3 hari 2 malam di Pulau Lombok. "Tidak khawatir gempa karena niat datangnya baik pasti hasilnya baik," ucapnya. 

 

Selama berada di Lombok, dia bersama rombongan travel agent mengunjungi destinasi Gili Trawangan, Mandalika, Senggigi dan tempat lainnya serta di dalam hotel merasa tetap nyaman. Melalui pengalaman langsung tersebut, dia pun akan meyakinkan para calon wisatawan untuk berlibur di Lombok dengan membuat paket tur ke daerah itu. 

 

"Di Lombok sendiri baik dari masyarakat, pemerintah daerah dan pusat, pelaku industri pariwisata saya melihat berupaya untuk bangkit, tidak berlama-lama dalam keterpurukan pasca gempa makanya relatif cepat recovery ini. Kondisi recovery ini terhitung cepat mungkin karena banyak dukungan," kata Ima. 

 

Sementara itu, Ketua Tim Crisis Center dan juga Unsur Penentu Kebijakan Badan Promosi Pariwisata Daerah NTB, Farid Said memaparkan bahwa pasca gempa, Kementerian pariwisata serta pelaku industri pariwisata NTB telah melakukan beberapa hal diantaranya program recovery yang masih berjalan hingga sekarang ini. Hotel-hotel baik yang terdampak gempa pun sudah mulai menerima wisatawan menginap di akomodasi tersebut. Begitu pun perbaikan sejumlah destinasi yang terdampak. "Serta melakukan pemasaran dengan mengundang rekan-rekan pelaku pariwisata dari 7 provinsi di Indonesia agar melihat langsung kondisi di NTB sudah membaik dan layak untuk dipromosikan," paparnya. 

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Peringatan Hari Lahirnya Pancasila, Bupati Gus Par Tekankan Pentingnya Pembumian Pancasila di Karangasem

balitribune.co.id | Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menggelar acara strategis berupa kegiatan "Pembumian Pancasila" yang dipusatkan di Wantilan Pemkab Karangasem, Sabha Prakerti, pada Senin (1/6/2026) hari ini.

Baca Selengkapnya icon click

Taman Ayun Destinasi Libur Nasional dan Cuti Bersama

balitribune.co.id | Mangupura - Libur panjang Idul Adha dan Cuti Bersama berdekatan dengan akhir pekan serta Waisak 2026 terhitung dari 27 Mei hingga 1 Juni dimanfaatkan sebagian wisatawan domestik untuk berlibur di Bali dan daerah lainnya di Indonesia. Selama berlibur di Pulau Dewata, wisatawan memilih Pura Taman Ayun sebagai salah satu destinasi yang dikunjungi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pegawai Salon Asal Bandung Ditemukan Tewas di Kamar Kos

balitribune.co.id I Gianyar - Warga kelurahan Gianyar, dikejutkan dengan penemuan mayat di sebuah kamar kos di Jalan Majapahit Gang Gunung Agung No 10X, Lingkungan Teges Kelod, Gianyar. Korban diketahui seorang perempuan bernama Lise Kuslianingsih (55), warga asal Bandung yang selama ini bekerja di sebuah salon kecantikan di Gianyar. 

Baca Selengkapnya icon click

Menjaga Roh Bali, Perkim Denpasar Integrasikan Arsitektur Lokal di Kawasan Permukiman

balitribune.co.id | Denpasar - Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkim) Kota Denpasar menegaskan komitmennya untuk mengarahkan pembangunan kawasan permukiman yang tidak hanya fungsional, tetapi juga melestarikan warisan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Now Or Never

balitribune.co.id | "Now or Never" adalah sebuah frase yang menggambarkan suasana kebatinan seseorang yang tengah dihadapkan kepada sebuah pilihan yang harus segera ia putuskan. Seringkali muncul masalah yang bersifat mendesak dan memiliki dampak psikologis dan sosial yang luas yang apabila tidak segera diambil sebuah keputusan yang cepat akan menimbulkan persoalan yang jauh lebih sulit, baik eskalasinya maupun substansinya.

Baca Selengkapnya icon click

Simbol Penyucian Diri, Umat Buddha Gelar Upacara Pemandian Bodhisatva Rupang

balitribune.co.id | Mangupura - Ratusan umat Buddha memadati Vihara Buddha Dharma Bali yang berlokasi di kawasan Legian, Badung, pada Minggu (31/5/2026) untuk merayakan Hari Raya Tri Suci Waisak 2570. Prosesi ibadah berlangsung khidmat, diawali dengan penyalaan Pelita Waisak dan dilanjutkan dengan upacara pemandian Bodhisatva Rupang.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.