Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Intensif Menyemprot EE, Insentif Tagana Tak Kunjung Cair

Bali Tribune/ SEMPROT - Petugas dari Tagana yang diintensifkan membantu penyemprotan EE.

balitribune.co.id | Gianyar  - Taruna Siaga Bencana (Tagana) meski statusnya hanya relawan sosial, namun dedikasinya untuk kemanusiaan tidak diragukan lagi. Namun sayang, pasukan biru yang kerap disebut pahlawan kemanusiaan ini, masih jauh dari perhatian.
 
Hal demikian di Gianyar, di saat diitensifkan berjibaku memerangi Covid-19, insentif tali kasih yang seharusnya mereka terima, justru tak kunjung cair. Pantuan di lapangan selama Pandemi ini,  mereka bekerja tanpa pamrih, mereka bekerja tak kenal lelah meski penuh risiko terpapar Covid-19. Dari awal pendemi, mereka adalah relawan yang diandalkan dalam menjaga pasien Covid-19 yang menjalani isolasi.  
 
Kini, dalam memerangi Covid yang semakian mengganas, mefeka diintensifkan dalam melaksanakan penyemprotan desinfektan organik Eco Enzim (EE) di desa-desa Gianyar. Hanya saja, karean sifatnya relawan, peran mereka tetap hanya diposisikan sebagi tenaga bantuan.  Dalam hal ini membantu Komunitas EE melakukan penyemprotan di beberapa desa.
 
Dikonfirmasi Kabib Perlindungan Sosial dan Bencana, Dinas Sosial Gianyar, Heni Sriwahju, Rabu (11/8/2021), membenarkan kalau insentif  Tagana di Tahun 2021 belum cair. "Insentif untuk Tagana tidak besar, itu namanya tali asih, nominalnya perbulan Rp 100 ribu perbulan," jelas Heni Sriwahju.
 
Ditambahkan, Tagana yang didirikan di tahun 2004 silam, tenaganya diturunkan untuk penanggulangan bencana. Seperti sebelumnya membantu evakuasi bencana erupsi Gunung Agung, turun membantu dalam bantuan penyaluran bantuan kepada bencana alam. "Pada saat pandemi Covid, tenaga Tagana turun untuk membantu menjaga pasien yang terpapar Covid-19 di beberapa hotel tempat isolasi," tambah Heni. 
 
Dikatakannya, saat menjaga pasien terpapar covid 19, tenaga Tagana sangat rentan terpapar. "Bersyukur sampai saat ini belum ada tenaga yang terpapar, namun kami was-was juga," jelasnya. Sedangkan saat ini, mengingat tenaga Tagana tidak lagi menjaga pasien isolasi mandiri dan kejadian bencana relatif berkurang, Tanaga diperbantukan melakukan penyemprotan EE. "Tenaga sudah diturunkan beberapa kali ikut penyet EE, berikutnya nanti di Batubulan," jelasnya.
 
Berkait intensif tali asih kepada Tagana, untuk Januari sampai Maret 2021 diamprahkan. Diakuinya dana tali asih relatif kecil, namun Tagana sendiri adalah relawan yang membantu pemerintah dalam hal penanggulangan bencana di bawah Kementerian Sosial RI. "Yang terdaftar sesuai SK sebanyak 59, namun yang aktif sebanyak 35 anggota," tutupnya. 
wartawan
ATA
Category

HUT ke-56: Astra Motor Perkuat Komitmen Energi Bersih dengan Pemasangan Solar PV di Semarang

balitribune.co.id | Semarang – Dalam rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-56, Astra Motor resmi mengoperasikan sistem Solar Photovoltaic (Solar PV) berkapasitas 40 kilowatt peak (kWp) di Astra Motor Safety Riding Center Jawa Tengah, Bukit Semarang Baru (BSB), Semarang, Kamis (15/7/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Penataan Pantai Bingin Mulai Ditender, Desain Kawasan Masih Digodok

balitribune.co.id I Mangupura - Setahun setelah 48 bangunan liar di Pantai Bingin dibongkar, Pemerintah Kabupaten Badung mulai memproses penataan kawasan tersebut. Meski tender sudah berjalan, hingga kini desain induk (master plan) dan gambar teknis penataan masih dalam tahap pembahasan.

Baca Selengkapnya icon click

Terganjal Aturan Kepegawaian, Layanan Forensik RS Tabanan Belum Jalan

balitribune.co.id I Tabanan – Rencana RSUD Tabanan untuk mengoperasikan layanan forensik di Instalasi Pemulasaraan Jenazah yang baru masih menemui jalan buntu. Hingga kini, fasilitas tersebut belum bisa memberikan tindakan medis forensik karena terganjal aturan kepegawaian serta sulitnya mencari dokter spesialis di bidang tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Pemkab Tabanan Tetapkan 16.466,23 Hektar Lahan Sawah Jadi LP2B

balitribune.co.id I Tabanan – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tabanan resmi menetapkan ribuan hektar sawah produktif untuk mencegah masifnya ancaman alih fungsi lahan. Langkah strategis ini dilakukan dengan mengunci 16.466,23 hektar area persawahan sebagai Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.