Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Iriana Joko Widodo: Jaga Warisan Budaya Batik Indonesia

Bali Tribune/ Ibu Negara Iriana Joko Widodo meminta masyarakat untuk menjaga dan melestarikan warisan budaya Indonesia di antaranya Batik yang dudah diakui oleh UNESCO.

balitribune.co.id | Denpasar -Indonesia yang dikenal dengan kekayaan budayanya yang melimpah, sehingga perlu dijaga terus menerus kelestariannya agar tidak punah dan terlupakan begitu saja. Salah satu wujud usaha pelestarian kekayaan budaya di Indonesia adalah dengan memperingati Hari Batik Nasional setiap tahun.

 
Dalam sambutannya, Ibu Negara  Hj Iriana Joko Widodo, sekaligus Penasehat Dharma Pertiwi, menyampaikan batik merupakan warisan budaya adiluhur bangsa Indonesia yang telah diakui oleh Organisasi Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan PBB atau United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO).
 
“Harus menjadi tugas dan kewajiban kita bersama untuk menjaga warisan budaya tersebut agar diketahui, digemari, dicintai serta dipakai oleh seluruh masyarakat Indonesia dan dunia, sekaligus memberikan branded pada setiap lembar karya batik,” ujar Iriana Joko Widodo.
 
Peringatan Hari Batik Nasional tahun ini mengusung tema "Membatik Bersama Mendunia" yang secara resmi dibuka oleh Ibu Negara dengan memukul kentongan dan diikuti oleh Ketua Umum (Ketum) Dharma Pertiwi, sebagai tanda dimulainya membatik bersama di seluruh Indonesia dan perwakilan Indonesia yang ada di luar negeri.
 
Hari Batik Nasional diperingati masyarakat di seluruh wilayah di Indonesia setiap 2 Oktober, sejak pihak UNESCO menetapkan batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan nonbendawi Indonesia pada 2 Oktober 2009 lalu.
 
Kegiatan perayaan Hari Batik Nasional dihelat di pelataran Pendopo Halim Perdana Kusama Jakarta, diawali dengan sambutan Ketum Dharma Pertiwi Nani Hadi Tjahjanto, dan diikuti secara virtual oleh seluruh pengurus dan anggota Darma Pertiwi di seluruh Indonesia. “Batik telah mendarah daging sejak zaman nenek moyang, dan keragamannya juga merupakan hasil dari akulturasi keanekaragaman budaya yang ada di Indonesia, sehingga harus kita jaga bersama," kata Ketum Dharma Pertiwi.
 

Terkait perayaan hari tersebut, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Pengurus Daerah (PD) IX/Udayana Uli Simanjuntak bersama para pengurus Dharma Pertiwi Daerah J Kodam IX/Udayana turut mengikuti rangkaian kegiatan acara tersebut secara virtual di Kantor Darma Pertiwi Daerah J Ruang Griya Bali Blink Blink, Jalan MT Haryono, Denpasar, Sabtu (2/10).

wartawan
JOK
Category

Ngajegang Sastra Leluhur, 12 Lontar Pengobatan Hingga 'Pangijeng Abian' Dikonservasi di Belancan

balitribune.co.id | Bangli - Dinas Kebudayaan Provinsi Bali melaksanakan kegiatan konservasi, identifikasi dan digitalisasi lontar di Desa Belancan, Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bali, Kamis (5/2/2026). Pada kegiatan ini berhasil diidentifikasi sebanyak 12 cakep lontar. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insiden Manta Point, Turis Korea Selatan Ditemukan Tak Bernyawa Saat Snorkeling

balitribune.co.id | Nusa Penida - Niat menikmati keindahan bawah laut Nusa Penida berakhir tragis. Seorang Warga Negara Asing (WNA) asal Korea Selatan bernama Seungmin Ryu (40) dilaporkan meninggal dunia saat melakukan aktivitas snorkeling di perairan Manta Point, Kabupaten Klungkung, pada Selasa (2/2/2026) lalu.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tabrakan Maut di Bypass Ir Soekarno, Pemotor Tewas Tabrak Truk Parkir

balitribune.co.id | Tabanan - Seorang pemotor tewas setelah menghantam truk tronton yang parkir di pinggir jalan Bypass Ir Soekarno, Banjar Dauh Pala, Desa Dauh Peken, Rabu (4/2). Korban bernama I Wayan Sumerta (54) meninggal dunia di lokasi kejadian akibat masuk ke kolong kendaraan besar tersebut.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.