Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Ironi, Warga Tak Punya Akses Listrik, PT Pelindo (Persero) Berikan Bantuan

Bali Tribune / BANTUAN - Deputy Manager Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Pelindo (Persero) Sub Regional Bali Nusra, Sulistyaningsih disaksikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Pemkab Buleleng, Ida Bagus Suadnyana, GM Pelindo Celukan Bawang Zanuar Eka Wijaya, menyerahkan bantuan program TJSL berupa Elektrifikasi Listrik untuk 59 KK masyarakat Buleleng.
balitribune.co.id | SingarajaSejumlah warga yang tinggal di Dusun Brongbong, Desa Celukan Bawang, Kecamatan Gerokgak sedikit bisa bernafas lega. Pasalnya, warga yang tinggal hanya beberapa meter dari lokasi PLTU Celukan Bawang selama ini tak memiliki akses listrik yang memadai. Bahkan terpaksa harus mengeluarkan dana lebih untuk sekadar membayar iuran listrik yang didapat dari ‘nyantol’ listrik milik tetangga.
 
Puluhan warga yang tinggal dipesisir dan dekat dengan lokasi penurunan batubara untuk kebutuhan PLTU Celukan Bawang mengaku terharu setelah menerima bantuan program Tanggung jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) berupa Elektrifikasi Listrik  untuk masyarakat Buleleng. Total sebanyak 59 KK terbantu pemasangan listrik gratis dengan daya 450 dan 900 watt senilai Rp 100 juta lebih.
 
Salah satu warga bernama Masturah (70) sangat terharu mendapat bantuan tersebut. Ia dengan terbata-bata bertutur kepada Deputy Manager Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan PT Pelindo (Persero) Sub Regional Bali Nusra, Sulistyaningsih disaksikan Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Pemkab Buleleng Ida Bagus Suadnyana, GM Pelindo Celukan Bawang Zanuar Eka Wijaya, selama ini mengeluarkan uang lebih untuk membayar iuran listrik.
 
Menurutnya, sebelum memperoleh bantuan elektrifikasi listrik dari PT.Pelindo, ia membayar iuran listrik Rp4.000/hari atau Rp 120 ribu perbulan. Dengan adanya bantuan listrik dari Pelindo itu, Masturah mengaku hanya membayar Rp 20 ribu/perbulan.
 
“Kami (pemerintah daerah) merasa terbantu dengan bantuan listrik untuk warga, karena situasi dan kondisi untuk kesiagaan saat ini memang sangat menurun akibat adanya pandemi. Terbuki warga kami mampu menekan biaya beban listrik hanya Rp 20 ribu perbulan dari sebelumnya Rp 120 ribu. Atas nama Pemkab Buleleng kami berterima kasih kepada Pelindo,” ucap Ida Bagus Suadnyana didampingi Camat Gerokgak Made Juawartawan, Kamis (23/12).
  
Sementara Deputi Manager Kemitraan dan Bina Lingkungan PT Pelindo (Persero) Sub Regional Bali Nusra Sulistyaningsih mengatakan, program (TJSL) berupa Elektrifikasi Listrik  kepada sebanyak 59 KK ini merupakan lanjutan bantuan sepanjang tahun 2021 senilai Rp 450 juta kepada masyarakat yang berada di kawasan ring satu Pelabuhan Celukan Bawang. Kenapa bantuan berupa pemberian sambungan listrik, menurut Sulistyaningsih lsitrik merupakan kebutuhan dasar manusia dan hajat hidup orang banyak.
 
“Nah kebetulan di tahun ini masih banyak masyarakat yang belum memiliki listrik sendiri atas dasar itu bantuan berupa listrik kami berikan. Tahun ini yang diberikan bantuan tersebut sebanyak 259 KK dan semoga tahun depan masih bisa kami berikan kepada masyarakat,” ujarnya.
 
Sedangkan GM Pelindo Celukan Bawang Zanuar Eka Wijaya mengatakan, setelah dilakukan pengamatan ternyata masih banyak warga masyarakat yang berada di zona ring satu Pelabuhan Celukan Bawang belum memiliki sambungan listrik. Karena itu, katanya, untuk  tahun 2022 masih akan dilanjutkan program tersebut.
 
“Setahap demi setahap kami akan berikan bantuan elektrifikasi listrik untuk masyarakat di ring satu Pelabuhan Celukan Bawang sehingga harapan semua pihak termasuk pemerintah daerah serta Pelindo dapat terlaksana,” tandas Zanuar. 
wartawan
CHA
Category

Patung Anyaman Bambu Octopus Queen Raih Rekor Muri

balitribune.co.id | Semarapura - Kadis Pariwisata Ni Made Sulistiawati mewakili Bupati Satria bersama Wakapolres Klungkung Kompol I Made Ariawan P, S.H., dan Kapolsek Nusa Penida AKP I Ketut Kesuma Jaya, menghadiri kegiatan Ceremony Penghargaan Rekor MURI atas karya Patung Anyaman Bambu terbesar di Indonesia Octopus Queen yang berlokasi di Obyek Wisata Penida Swing Park, Banjar Sompang, Desa Bunga Mekar, Nusa Penida, Klungkung, Kamis (25/9) lalu.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Klungkung Tinjau Pengerjaan Sodetan Aliran Sungai Tudad Bubuh

balitribune.co.id | Semarapura - Pemerintah Kabupaten Klungkung menanggapi ancaman abrasi yang semakin parah di wilayah Pantai Tegal Besar, Desa Negari, Kecamatan Banjarangkan. Bupati Klungkung I Made Satria meninjau pengerjaan sodetan aliran sungai Tudad Bubuh di Pantai Tegal Besar, Minggu (28/9). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Cegah Aksi "Ulah Pati", Badung Kebut Pemasangan Railing di Jembatan Tukad Bangkung

balitribune.co.id | Mangupura - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Badung melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) mengkebut pemasangan pagar railing di areal Jembatan Tukad Bangkung, Desa Plaga, Kecamatan Petang. Ini menyusul aksi ulah pati atau bunuh diri yang kembali terjadi di jembatan tersebut.

Baca Selengkapnya icon click

Bersiap Hadapi Musim Hujan, Bupati Tinjau Trash Rack Tukad Mati dan Jalan Simpang Teuku Umar Barat

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meninjau alat penyaring sampah (trash rack) di alur Tukad Mati, Kelurahan Legian, Kuta, pada Jumat (26/9). Turut hadir Ketua Komisi II DPRD Badung I Made Sada, serta Plt. Kadis PUPR Kabupaten Badung I Nyoman Karyasa beserta jajaran.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gabungan Komisi di DPRD Badung Turun ke GWK, Siapkan Surat Pemanggilan

balitribune.co.id | Mangupura - Gabungan 4 Komisi di DPRD Kabupaten Badung, masing-masing Komisi I, II, III, dan IV, turun langsung mengecek lokasi penutupan akses jalan warga oleh manajemen Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Desa Ungasan, Kecamatan Kuta Selatan, Badung pada Jumat (26/9) siang.

Baca Selengkapnya icon click

Rai Mantra Soroti Lemahnya Sinkronisasi Program Makan Bergizi, Minta Pengawasan Diperketat

balitribune.co.id | Denpasar - Anggota DPD RI asal Bali, Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra atau Rai Mantra, menilai maraknya kasus keracunan massal akibat makanan yang disalurkan melalui program Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah daerah akibat lemahnya sinkronisasi kewenangan antara pemerintah pusat dan hal ini dinilai menjadi titik lemah dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi (MBG) untuk anak sekolah.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.