Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

ITDC Sasar Puluhan Ribu Wisman Tiongkok Berwisata Yoga

yoga
Aktivitas yoga di Pulau Peninsula Nusa Dua oleh ribuan turis Tiongkok.

BALI TRIBUNE - Pola berwisata warga Tiongkok ke Bali akhir-akhir ini cenderung mengarah ke wisata yoga. Peralihan tren wisata tersebut terjadi karena yoga menjadi aktivitas populer bagi wisatawan negeri Tirai Bambu. Peluang ini dilirik oleh pengelola kawasan pariwisata Nusa Dua atau Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang menjadi salah satu destinasi wisata yoga.

Selain memiliki venue MICE indoor dan ribuan kamar hotel berbintang, di kawasan Nusa Dua juga tersedia tempat outdoor atau Pulau Peninsula yang merupakan area terbuka hijau seluas tujuh hektar sehingga mampu mengakomodir ribuan wisatawan saat melakukan aktivitas wisata yoga.

Direktur Utama ITDC, Abdulbar M Mansoer, mengatakan, jumlah kunjungan wisatawan asal China/Tiongkok ke Bali terus meningkat. Bahkan perusahaan Xian Lian asal China berkomitmen mengirim grup ke Bali yang jumlahnya mencapai ribuan orang per kedatangan. Pertengahan Agustus tahun ini perusahaan tersebut telah mendatangkan wisatawan Tiongkok ke Bali sebanyak 1000 orang per sekali datang. Selanjutnya kedatangan kedua pada September mendatang sebanyak 1000 orang.

Sedangkan pada tahun 2018 mendatang Xian Lian akan membawa sebanyak 12 ribu wisman Tiongkok ke ITDC. “Awal tahun ini kita melakukan kerjasama dengan Xian Lian yang merupakan badan usaha China. Perusahaan ini ditugaskan oleh pemerintah China untuk membuat tour group ke negara di Asia. Mereka memilih Indonesia dan mempercayakan pilihan kepada ITDC,” terang Mansoer saat penandatanganan kerjasama ITDC dengan Xian Lian Financial Technology Co. Ltd di Pulau Peninsula, Nusa Dua Badung, Jumat (18/8).

Dikatakannya, perusahaan ini setuju menjadi organisator untuk mendatangkan wisatawan dari 22 provinsi di Tiongkok. Kedatangan 1.000 wisatawan Tiongkok ini merupakan kedatangan perdana rombongan dari negeri Tirai Bambu. “Mereka akan mendatangkan secara rutin rombongan besar China. Mereka memilih Bali, kali ini topiknya adalah yoga. Yoga menjadi olahraga yang digalakkan di China,” ungkapnya.

Dijelaskan Mansoer, selanjutnya akan mendatangkan rombongan lain, seperti wedding tourism, sport tourism serta convention. Terkait wisata yoga di kawasan Nusa Dua ini ditargetkan masuk dalam kalender event yoga internasional. “Kami targetkan akan mampu mendatangkan 30.000 pecinta yoga hingga semester II 2018 mendatang,” katanya.

wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.