Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jadi Akses Antarbanjar, Jembatan Gantung Penyaringan Mengkhawatirkan

KHAWATIR - Jembatan gantung Penyaringan yang menjadi akses antarbanjar kini kondisnya mengkhawatirkan.

BALI TRIBUNE - Setelah jembatan lintas utara di Desa Penyaringan, Kecamatan Mendoyo yang merupakan akses penghubung Banjar Penyaringan dengan Banjar Anyar Kaja terputus akibat terjangan banjir bandang Tukad Bilukpoh, Mendoyo, kini jembatan gantung yang ada di atas bendung Telepus, Desa Penyaringan menjadi akses satu-satunya yang menghubungan kedua banjar yang dipisahkan daerah aliran sungai (DAS) Bilukpoh. Namun kini kondisi infrastruktur jalan ini mengkhawatirkan setelah senderan di sekitar jembatan ikut jebol tergerus banjir tiga pekan lalu.  Kendati senderan yang merupakan sayap  bendung di areal jembatan gantung Penyaringan jebol bahkan tanahnya longsor hingga menimbulkan lubang akibat longsor cukup dalam di sisi barat bendung, namun dari pengamatan Minggu (13/1) banyak warga kedua wilayah maupun daerah lain di sekitarnya memberanikan diri melalui jembatan gantung selebar 1,5 meter tersebut. Sejumlah warga mengaku setelah jembatan lintas utara putus diterjang banjir bandang, warga terpaksa melalui jembatan gantung ini agar tidak memutar melalui jalur utama. Bahkan warga yang melintas harus bergiliran untuk bisa melalui jembatan ini.  “Kalau melalui jalur utama kami harus memutar lebih jauh bahkan harus ke Bilukpoh, sehingga mau tidak mau kami lewat jembatan gantung ini,” ungkap salah seorang warga, Wayan Sumadi. Bahkan akses jalan dari Banjar Penyaringan menuju jembatan ini pun harus melalui jalan berlumpur. Seling jembatan gantung yang kini menjadi akses warga untuk keluar banjar karena jembatan permanen di Penyaringan putus menurut sejumlah warga juga rawan dan mengkhawatirkan.  Warga mengaku was-was saat melewati jembatan karena jaembatan ini yang awalnya jarngang dilalui motor kini menjadi akses utama warga dikedua banjar.  Bahkan jembatan yang sempat dilakukan perbaikan karena mengalami kerusakan akibat terjangan banjir bandang ini kini rawan putus. "Seling di sisi barat,  penyangganya kami khawatir lama-lama rawan dan bisa putus karena saking ramainya warga yang lewat di sini. Karena tanahnya labil apalagi senderan bedung di bawahnya sudah jebol pascabanjir," kata sejumlah warga lain yang melalui jembatan gantung ini Minggu kemarin. Pengendara motor yang melalui jembatan ini mengaku kondisi jembatan saat dilalui kini sudah goyang. "Kami juga khawatir tiap melalui jembatan gantung karena kini terlalu goyang," kata Wayan Nara.  Warga berharap ada penanganan untuk senderan bendung yang jebol sehingga jika terjadi hujan lebat lagi air tidak menggerus tanah yang ada di sisi barat bendung. Perbekel Penyaringan Made Destra dikonfirmasi membenarkan adanya banyak infrastruktur yang rusak karena banjir bandang di wilayahnya. “Semua sudah dilaporkan ke Pemkab Jembrana. Ada juga yang ditangani sementara secara swadaya” ungkapnya.   Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, Perumahan dan Kawasan Permukiman (PUPRPKP) Jembrana I Wayan Darwin dikonfirmasi mengatakan terkait penanganankerusakan infrastruktur pascabanjir bandang Tukad Bilukpoh, Bappeda Litbang Kabupaten Jembrana kini sudah konsultasi ke Pemprov Bali karena APBD Jembrana 2019 masih dalam tahap verifikasi.

wartawan
Putu Agus Mahendra
Category

Empat Busana Sakral Badung Curi Perhatian PKB XLVIII 2026, Angkat Jejak Tradisi dari Pecalang hingga Payas Agung Mengwi

balitribune.co.id | Denpasar – Duta Kabupaten Badung tampil memukau dalam Utsawa (Parade) Busana Adat Khas Kabupaten/Kota se-Bali pada rangkaian Pesta Kesenian Bali (PKB) XLVIII Tahun 2026 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Center Bali, Minggu (21/6/2026).

Penampilan ini menjadi ajang Badung menegaskan kekayaan warisan budaya melalui empat busana adat sakral yang sarat makna filosofis dan nilai spiritual.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Karangasem I Gusti Putu Parwata Pimpin Apel HUT Kota Amlapura ke-386

balitribune.co.id | Amlapura - Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, memimpin Apel Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-386 Kota Amlapura yang mengusung tema "Tak Mudah Tapi Harus Bisa",. Tema ini mengandung makna penting yakni tekad bersama dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Dituding Reklamasi Pantai Yeh Panas, Budi Adnyana: Itu Proyek Penahan Pantai

balitribune.co.id I Singaraja - Proyek pembangunan senderan di kawasan Pantai Yeh Panas, Desa Pemuteran, Kecamatan Gerokgak, Kabupaten Buleleng, menjadi sorotan setelah muncul tudingan pekerjaan tersebut merupakan aktivitas reklamasi. Isu itu bahkan mendapat perhatian dari Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali. 

Baca Selengkapnya icon click

Astra Motor Bali Ajak Puluhan Siswa SMKN 7 Denpasar Jadi Pelopor Keselamatan Berkendara

balitribune.co.id | Denpasar – Astra Motor Bali kembali menunjukkan komitmennya dalam menanamkan budaya keselamatan berkendara kepada generasi muda melalui kegiatan Edukasi Safety Riding, Senin (22/6/2026) yang dilaksanakan di SMKN 7 Denpasar. Kegiatan yang diikuti oleh 77 siswa ini bertujuan meningkatkan kesadaran pelajar akan pentingnya keselamatan saat berkendara di jalan raya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.