Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jadi ‘Anak Tunggal’ di DPRD Badung, Nasdem Menunggu Arah Angin

Bali Tribune/I Gede Suardika
balitribune.co.id | Mangupura - I Gede Suardika menjadi satu-satunya politisi Partai Nasdem yang berhasil lolos ke Gedung Dewan Badung. Politisi asal Desa Punggul, Abiansemal ini tembus ke parlemen Badung untuk kali kedua periode 2019-2024 dengan raihan 3.017 suara. Sebelumnya, Suardika juga menjadi kader satu-satunya Nasdem duduk di DPRD Badung periode 2014-2019.
 
Pada periode tersebut, ‘anak tunggal’ Partai Nasdem ini berkoalisi dengan PDI Perjuangan dan dengan tergabung dalam Fraksi PDI Perjuangan. Lantas untuk lima tahun ke depan kemana Nasdem berlabuh?
 
I Gede Suardika yang ditemui usai rapat paripurna di Gedung Dewan Badung, Rabu (31/7) mengaku masih mempertimbangkan untuk berkoalisi dengan siapa. Sejauh ini, kata dia, induk partainya belum memberikan arahan untuk koalisi parlemen lima tahun ke depan. “Belum ada perintah (induk partai, red). Saya masih menunggu,” ujarnya.
 
Menurut dia sebagai kader yang satu-satunya lolos ke DPRD Badung, pihaknya mengaku tidak ingin mendahului perintah partai. “Walaupun di Nasdem saya boleh memilih (soal koalisi, red), tapi arahan partai kan tetap harus saya pertimbangkan,” kata Suardika.
 
Kembali koalisi dengan PDIP? Ditanya begitu, politisi berkumis tipis ini mengaku masih pikir-pikir gabung kembali dengan partai moncong putih. Pasalnya, dengan raihan 28 kursi PDIP di parlemen Badung, dirinya khawatir Nasdem sebagai partai minoritas tidak akan diberikan tempat. 
 
“Kemarin sudah di situ (gabung PDIP). Sekarang belum tentu ke situ. Kalau saya pribadi sih ingin gabung di fraksi gabungan. Biar saya lebih dihargai,” terangnya.
 
Karena pada 5 Agustus nanti DPRD baru sudah dilantik, maka pihaknya secepatnya akan menentukan sikap. Yang jelas, kata dia, setelah dilantik Partai Nasdem sudah menentukan arah angin untuk koalisi di parlemen Badung lima tahun ke depan. 
 
“Tunggu saja. Setelah pelantikan nanti, Nasdem sudah pasti punya keputusan. Apakah tetap gabung ke PDIP atau bentuk fraksi gabungan dengan teman-teman Gerindra dan Demokrat,” pungkasnya. 
 
Sebelumnya, Gerindra dan Demokrat sudah menghembuskan sikap politiknya untuk membuat poros baru mengimbangi kekuatan PDIP dan Golkar di parlemen Badung. Dua partai yang memiliki masing-masing dua wakilnya di DPRD Badung ini bahkan sudah mengancang-ancang membuat fraksi yang disebut dengan Fraksi Badung Gede.(u)
wartawan
I Made Darna
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sempat Viral! Begini Kondisi Terkini TPA Suwung Saat Dicek Kapolresta Denpasar

balitribune.co.id | Denpasar – Menyikapi viralnya video di media sosial terkait adanya sopir truk yang memaksa masuk ke TPA, Kapolresta Denpasar Kombes Pol. Leonardo D. Simatupang, S.I.K., M.H. turun langsung melakukan pengecekan situasi terkini di TPA Suwung pada Kamis (2/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Polda Bali Kembali Kecolongan, Mabes Polri Tunjukkan Taring Berantas Narkoba di Bali

balitribune.co.id | Denpasar - Untuk ke tiga kalinya kurang dari sebulan Polda Bali kecolongan. Dan Subdit Narkoba Bareskrim Mabes Polri terus menunjukkan taringnya dalam memberantas narkoba di Bali. Setelah menggerebek sebuah tempat hiburan malam ternama di Denpasar, dua pekan lalu, Mabes Polri kembali menggerebek dua tempat hiburan malam di Denpasar pada Kamis (2/4/2026) dini hari. Ada apa dengan Polda Bali?

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Badung Dukung Temu Wicara UMKM dan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa didampingi Wakil Bupati Badung Bagus Alit Sucipta menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan temu wicara bersama UMKM terkait Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan Manajemen Usaha, yang dirangkaikan dengan Penyerahan Sertifikat HKI Provinsi Bali Tahun 2026, yang digelar di Kabupaten Klungkung, Rabu (1/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click

BKDPSDM Bangli Isyaratkan Pelayanan Publik Tak Tersentuh Penerapan WFH

balitribune.co.id | Bangli - Pola Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah secara resmi mulai diterapkan oleh pemerintah pusat per tanggal 1 April 2026. Yang mana, jadwal WFH diberlakukan satu hari dalam sepekan yakni pada hari Jumat dengan menyasar kalangan ASN. Sementara untuk unit pelayanan publik yang strategis tetap berjalan i seperti biasa.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.