Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jadikan Hong Kong Pusat Bisnis Global, HKTDC Siapkan Empat Peluang Bisnis

Bali Tribune / Jajaran managemen HKTDC
balitribune.co.id | Denpasar - Seiring dengan dibukanya Hong Kong, pintunya ke Tiongkok dan dunia pada umumnya, Hong Kong Trade Development Council (HKTDC) akan kembali menggelar pameran perdagangan dan konferensi global, dan juga kegiatan promosi keluar negeri, untuk menciptakan peluang bagi komunitas bisnis Hong Kong, Tiongkok, dan internasional.
 
Setelah berhasil menyelesaikan beberapa acara besar, termasuk Forum Keuangan Asia dan pameran yang berfokus pada mainan dan permainan bayi, alat tulis, serta anggur dan minuman beralkohol yang menyambut pelaku bisnis dari sekitar 100 negara, HKTDC tengah menyiapkan strategi bisnis di tahun 2023-2024 guna mendukung Kebijakan pemerintah Hong Kong memperkuat ekonomi dan statusnya sebagai pusat bisnis global.
 
Adapun Fokus utama HKTDC 2023-2024, yakni membantu Hong Kong menarik investasi dan bakat dengan menciptakan peluang yang membawa perusahaan internasional dan Tiongkok melakukan bisnis melalui Hong Kong. Dengan dibukanya kembali perbatasan Hong Kong-Tiongkok, HKTDC akan fokus pada peluang yang muncul dari Rencana Lima Tahun ke depan. 
 
HKDC akan mempromosikan Hong Kong kepada komunitas bisnis luar negeri dengan memanfaatkan jaringan 50 kantor HKTDC di seluruh dunia dan 47 Asosiasi Bisnis Hong Kong HKTDC akan fokus pada kawasan utama dalam ASEAN dan RCEP, Promosi besar luar negeri yang telah lama ditunggu-tunggu.
 
HKTDC  juga memperkuat pilar industri dan mengembangkan industri baru di Hong Kong dengan mempromosikan peluang utama dalam teknologi dan inovasi, medis dan perawatan kesehatan, serta keberlanjutan dan mengintegrasikannya ke dalam acara pilar industri.
 
Selain mendukung pencarian sumber bisnis sepanjang tahun dengan model Pameran+ HKTDC serta layanan digital juga mendukung perusahaan, terutama UKM dan start-up, dengan program dukungan sepanjang tahun. HKTDC akan melanjutkan Skema Dukungan untuk Mengejar Pembangunan di Tiongkok untuk membantu perusahaan Hong Kong yang beroperasi di Tiongkok, dengan T-Box untuk UKM Hong Kong, platform GoGBA untuk Hong Kong dan perusahaan internasional memasuki pasar GBA, Start-up Express untuk start-up serta dengan Design Gallery (DG) untuk mempromosikan merek dan desain lokal. 
 
“HKTDC tetap berkomitmen untuk menghubungkan bisnis dengan peluang melalui Hong Kong, mempromosikan keunggulan Hong Kong kepada komunitas bisnis global dan memperkuat perannya sebagai pusat bisnis kelas dunia, serta platform investasi dan perdagangan dua arah untuk GBA, ASEAN, dan RCEP,” ungkap Director HKDTC Indonesia Kevin Chiu.
wartawan
HEN
Category

Amed Jukung Race, Perhelatan Perahu Layar Tradisional yang Memikat

balitribune.co.id | Amlapura - Selain terkenal dengan keindahan alam bawah laut dan pantainya yang berada di bawah lembah, nelayan di Pantai Amed, Desa Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, juga memiliki event tahunan yakni Amed Jukung Race. Lomba perahu layar tradisional yang digelar setiap hari kemerdekaan RI ini menjadi event yang paling dinanti wisatawan asing.

Baca Selengkapnya icon click

Pura Puseh Desa Adat Dadia di Babahan Kemalingan, Ribuan Uang Kepeng Raib

balitribune.co.id | Tabanan – Pura Puseh Desa Adat Dadia di Banjar Dadia, Desa Babahan, Kecamatan Penebel kemalingan. Ribuan pis bolong atau uang kepeng yang ada di pura itu raib.

Peristiwa ini diketahui pada Rabu (20/8) siang. Saat itu, prajuru desa adat dan Pura Puseh sedang melakukan persiapan upacara Sri Rambut Sedana.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Prospek Ekonomi Menjanjikan, Peternakan Sapi dan Kambing Terus Dikembangkan

balitribune.co.id | Negara - Sebagai daerah agraris, sektor peternakan juga menjadi sektor ekonomi potensial di Kabupaten Jembrana. Ternak yang prospektif untuk dibudidayakan adalah sapi kambing. Berbagai upaya kini terus dilakukan untuk mendorong produktifitas peternak sapi dan kambing sekaligus menggenjot perluasan pertanian organik.

Baca Selengkapnya icon click

Kekurangan Data Pendukung dari Eksekutif, Pembahasan 8 Ranperda di DPRD Bangli Tertunda

balitribune.co.id | Bangli -  Hingga pertengahan Agustus ini sejumlah rancangan peraturan daerah (ranperda) yang masuk dalam program pembentukan perda (propemperda) belum juga dibahas DPRD Bangli. Hal tersebut karena adanya kekurangan  data pendukung dari eksekuitif selaku pengusul. Hal itu diungkapkan Ketua DPRD Bangli. I Ketut Suastika pada Rabu (20/8). 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.