Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jadwal Pra-PON Sepakbola Tak Jelas

Bali Tribune/ IGAN Anom Jaksa
balitribune.co.id | Denpasar -  Tim sepakbola Pra-PON Bali kini tengah dihadapkan pada dilema berat untuk bisa membentuk tim. Pasalnya Surat Keputusan (SK) manajemen tim belum turun dari Asprov PSSI Bali, lantaran sampai saat ini belum ada kejelasan soal jadwal maupun statutanya.
 
Hal itu disampaikan manajer tim sepakbola Pra-PON Bali, IGAN. Anom Jaksa. Menurutnya, akibat jadwal belum turun dan gonjang-ganjingnya PSSI Pusat, turut menghambat kendala turunnya SK.
 
“Ya memang tidak bisa disalahkan juga PSSI Bali yang belum menurunkan SK, karena pastinya ini terkait anggaran. Kecuali jadwal jika sudah jelas Pra-PON digelar kapan, itu baru bisa dijadikan dasar bagi PSSI Bali untuk menurunkan SK,” kata pria yang akrab disapa Gung Anom Jaksa itu, Kamis (28/3).
 
Sudah pasti versinya, jika SK tidak ada, maka pihaknya tak bisa merekrut pemain Bali dalam hal ini, para pemain yang berada di Askab atau Aspkot PSSI di seluruh Bali. Pasalnya untuk memanggil atau merekrut pemain tersebut harus ada surat ke organisasi sepakbola di kabupaten dan kota di Bali itu.
 
“PSSI Bali sudah mempertanyakan soal jadwal itu kapan dihelat ke PSSI Pusat, namun mereka melemparkannya untuk mempertanyakan ke KONI Pusat maupun pihak panitia tuan rumah PON XX/2020 yakni Papua. Jadi kondisi itulah yang akhirnya semuanya tak jelas,” tambah owner Putra Tresna itu.
 
PSSI Bali ditambahkannya juga bakal mengusulkan ke PSSI Pusat, agar helatan Pra-PON nantinya digelar di daerah netral diluar Papua. Artinya hanya nanti misalnya 16 besar yang lolos ke PON Papua, gelarannya bisa di Papua.
 
“Ini kan karena menyangkut fasilitas umum bagi tim peserta Pra-PON, karena transportasi dan akomodasi di Papua sulit. Lebih bagus seperti itu, karena pastinya ini juga meringankan biaya tim peserta Pra-PON,” demikian Gung Anom Jaksa.
wartawan
Djoko Purnomo
Category

Bupati ​Gus Par Sebut Karangasem ‘Laboratorium Kerukunan’ Melalui Pagelaran ‘Sunaring Jagat’ di Taman Soekasada Ujung

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pesona magis Taman Soekasada Ujung menjadi saksi bisu kemegahan kolaborasi budaya dalam acara Pagelaran Tari "Sunaring Jagat", Minggu (1/3/2026). Acara ini menjadi momentum penting bagi Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata yang akrab disapa Gus Par, untuk menegaskan bahwa Karangasem adalah daerah yang terbuka dan sangat menghargai perbedaan.

Baca Selengkapnya icon click

Tiadakan Konser Musik, Pawai Ogoh-ogoh Kasanga Festival Adopsi Sistem Peed Aye

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar siap menyelenggarakan Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6–8 Maret 2026 mendatang. Berlokasi di kawasan Titik Nol Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung, festival tahun ini tampil beda dengan mengadopsi sistem parade Peed Aye layaknya Pesta Kesenian Bali (PKB) dan meniadakan panggung konser musik.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Tata Kelola Digital, Pemkab Tabanan Gelar Monev OpenSID di 133 Desa

balitribune.co.id | Tabanan - Pemerintah desa se-Kabupaten Kabupaten Tabanan terus menunjukkan komitmen dalam penguatan tata kelola pemerintahan berbasis digital melalui pemanfaatan Sistem Informasi Desa (SID). Komitmen tersebut ditegaskan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) penerapan aplikasi OpenSID yang dilaksanakan Dinas Komunikasi dan Informatika.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berbulan-Bulan Tak Berfungsi, Traffic Light Depan MPP Bangli Akhirnya Diperbaiki

balitribune.co.id I Bangli - Sempat berbulan- bulan tidak berfungsi, akhirnya lampu traffic light di depan kantor Mall Pelayanan Publik (MPP) di perbaiki petugas Dinas Perhubungan Bangli. Kini lampu pengatur arus lalin telah berfungsi secara normal. 

Baca Selengkapnya icon click

Angker, Rumah Jabatan Ketua DPRD Buleleng Tidak Ditempati

balitribune.co.id I Singaraja - Sejak dilantik menjadi Ketua DPRD Buleleng, Ketut Ngurah Arya tidak menempati fasilitas rumah jabatan yang disediakan pemerintah daerah. Hal itu bukan tanpa alasan, selain kondisi bangunan tidak layak huni, sudah sejak lama rumah yang dibangun pada zaman Belanda itu di kenal angker di kalangan masyarakat.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.