Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jaga Kekhusyukan Nyepi dan Kerukunan Umat, Pemkab Karangasem Bersama Forkopimda dan Tokoh Lintas Agama Teken Seruan Bersama

karangasem
Bali Tribune / SERUAN - Bupati Karangasem bersama Forkopimda saat penandatanganan Seruan Bersama dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948 bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan dan menyongsong Idul Fitri 1447 Hijriah

balitribune.co.id | ​Amlapura - Pemerintah Kabupaten Karangasem menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga toleransi dan keharmonisan antarumat beragama di Bumi Lahar. Hal ini ditegaskan melalui penandatanganan Seruan Bersama dalam rangka menyambut Hari Suci Nyepi Tahun Caka 1948 yang bertepatan dengan momentum bulan suci Ramadan dan menyongsong Idul Fitri 1447 Hijriah.

Agenda penandatanganan yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Karangasem pada Senin (9/3/2026), dihadiri langsung oleh Bupati Karangasem, I Gusti Putu Parwata, bersama Wabup Pandu Prapanca Lagosa,  jajaran Forkopimda, Sekda I Ketut Sedana Merta, serta tokoh-tokoh dari Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kabupaten Karangasem.

​Bupati Karangasem menyampaikan bahwa Seruan Bersama ini merupakan buah dari koordinasi intensif dan musyawarah mufakat demi menjamin pelaksanaan ibadah setiap pemeluk agama berjalan dengan khidmat, aman dan kondusif.

​"Tahun ini merupakan momentum istimewa di mana Hari Suci Nyepi berdekatan dengan pelaksanaan ibadah saudara-saudara kita umat Muslim. Melalui Seruan Bersama ini, kita ingin memastikan bahwa seluruh krama Karangasem dapat menjalankan kewajiban agamanya masing-masing dengan tetap mengedepankan rasa saling menghormati dan menjaga kesucian hari raya," ujar Bupati Gus Par.

​Beberapa poin utama dalam Seruan Bersama tersebut menekankan pada, penghormatan terhadap Catur Brata Penyepian. Seluruh masyarakat dan wisatawan diimbau untuk menaati aturan selama pelaksanaan Nyepi demi menjaga kesucian dan ketenangan pulau Bali.

​Pihak keamanan dari unsur kepolisian, TNI, hingga Pecalang akan bersinergi di lapangan untuk memastikan situasi tetap kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Karangasem.

​Pemerintah Kabupaten Karangasem berharap narasi toleransi yang dibangun di Karangasem dapat menjadi contoh positif tentang bagaimana keberagaman justru mempererat tali persaudaraan. Masyarakat diimbau untuk tetap menjaga ketertiban umum dan tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang dapat memecah belah persatuan.

​"Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat menyama braya. Kita tunjukkan bahwa di Karangasem, kerukunan adalah fondasi utama pembangunan kita," tutupnya.

wartawan
AGS
Category

Wujudkan Budaya Tertib Lalin, Astra Motor Bali Soroti 6 Pemicu Utama Kecelakaan

balitribune.co.id  | Denpasar - Astra Motor Bali terus berkomitmen mendukung terciptanya budaya keselamatan berkendara di jalan raya sejalan dengan pelaksanaan Operasi Keselamatan Agung 2026. Melalui edukasi berkelanjutan, Astra Motor Bali mengajak masyarakat untuk semakin disiplin dan sadar akan pentingnya keselamatan dalam setiap aktivitas berkendara.

Baca Selengkapnya icon click

Bendungan Sangsang Jebol, Puluhan Hekta Sawah dan Tambak Terancam

balitribune.co.id | Gianyar - Untuk kesekian kalinya, Bendungan Sangsang di Desa Lebih, Gianyar, kembali jebol. Akibatnya, tidak ada aliran air di Sungai Pakerisan yang menjadi sumber air irigasi  puluhan hektare sawah dan tambak. Kondisi ini membuat resah para petani, larena terancam gagal tanam. Terlebih, tanaman padi di wilayah itu, rata-rata baru berumur sekitar satu pekan terancam mengalami kekeringan akibat terhentinya suplai air. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Sanjaya Hadiri Karya Agung di Pura Manik Toya, Batannyuh, Marga

balitribune.co.id | Tabanan - Bupati Tabanan I Komang Gede Sanjaya menghadiri Uleman Karya Agung Mamungkah, Ngenteg Linggih, Padudusan Agung lan Tawur Balik Sumpah ring Pura Manik Toya, Banjar Adat Umadiwang, Desa Batannyuh, Kecamatan Marga, Tabanan, Kamis (5/2).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Sebut Pansus TRAP DPRD Bali 'Lucu', Perbekel Pancasari Tegaskan Desa Tak Punya Kewenangan Backing Bali Handara

balitribune.co.id | Singaraja - Kepala Desa (Perbekel) Desa Pancasari, Sukasada, Buleleng, Wayan Komiarsa, mengaku kecewa terhadap proses Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar oleh Panitia Khusus Tata Ruang, Aset, dan Perizinan (Pansus TRAP) DPRD Bali, pada Rabu (4/2/2026) lalu. Ia menilai aspirasi dan data riil dari pihak desa terkait persoalan banjir di wilayahnya tidak diberikan ruang yang cukup untuk dipaparkan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.