Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jaga Produktivitas Sektor Hulu Kakao, Tamba - Ipat Blusukan Ke Kebun Warga

Bali Tribune / BLUSUKAN - Bupati Tamba bersama Wabup Ipat blusukan memberikan motivasi petani ke perkebunan kakau di Desa Berangbang.

balitribune.co.id | Negara - Kakau Jembrana menjadi komoditas eksport Jembrana. Kini berbaga dilakukan untuk memotivasi petani khususnya petani kakau di Jembrana. Bahkan Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Wakil Bupati Jembrana I Gede Ngurah Patriana Krisna turun langsung ke perkebunan warga.

Bupati Jembrana I Nengah Tamba bersama Wakil Bupati I Gede Ngurah Patriana Krisna (Ipat) mengisi hari libur akhir pekan dengan blusukan ke perkebunan masyarakat. Blusukan kali ini dilakukan di Banjar Munduk Tumpeng, Desa Berangbang, Kecamatan Negara.  Dengan medan yang cukup sempit sehingga Bupati Tamba dan Wabup Ipat Sabtu (18/5) mengendarai sepeda motor menelusuri jalan sambil menyapa warganya. Tamba bersma Ipat menyusuri jalan ke pelosok perkebunan warga.

Tamba dan Ipat blusukan langsung meninjau usaha perkebunan kakao warga untuk melihat langsung tanaman maupun buah kakao yang dihasilkan oleh para petani. Dalam kunjungan ke perkebunan kakao ini, Bupati Tamba memberikan motivasi para petani kakao untuk terus berupaya meningkatkan jumlah serta kualitas kakao yang dihasilkan. Bupati Tamba mengatakan kunjungan langsung ke kebun warga ini sebagai  bentuk komitmen dan konsistensi Jembrana menjaga produktivitas sektor hulu.

Dikatakannya Jembrana dipilih pusat sebagai major project pemerintah pusat dalam bidang perkebunan kakao. Pemkab Jembrana menurutnya juga telah mebantu dan memfasilitasi petani hingga 350 ribu bibit kakau baik dari APBD Kabupaten Jembrana maupun fasilitasi pusat  "Melihat situasi kebun yang ada, saya berterima kasih kepada para petani sudah menanam kakao dengan cukup baik. Mudah-mudahan subak lain yang belum bisa kita kunjungi juga memiliki tanaman kakao yang baik," ujarnya.

Pihaknya mengaku sejak lama sudah melihat potensi pertanian kakao Jembrana. Kualitas kakao Jembrana yang baik saat ini telah diakui baik oleh pasar domestik maupun pasar internasional dimana biji kakao Jembrana sudah sering dieksport ke sejumlah Negara. "Sebelum jadi Bupati, saya sudah melihat potensi kakao Jembrana sangat luar biasa. Begitu saya menjadi Bupati, saya bisa lebih dalam lagi dalam mengoptimalkan kakao Jembrana yang saat ini kualitasnya sudah sangat diakui," paparnya.

Salah satu upaya yang dilakukan pihaknya dalam meningkatkan produk kakao Jembrana dengan melaksanakan kerjasama dengan pemerintah pusat untuk membangun pabrik pengolahan kakao menjadi sebuah produk yang siap dipasarkan. Selain produktivitas dihulu, nilai tambah sektor hilir dipastikannya juga terus diupayakan guna memberi nilai tambah bagi petani kakao maupun pelaku UMKM di Jembrana. "Saya ingin memberikan nilai lebih dan kenyamanan bagi para petani kakao,” ujarnya.

“Saya mengusulkan pembangunan pabrik pengolahan hilirisasi kakao bernama factory sharing atau rumah produksi bersama (RPB)," terangnya. RPB yang diresmikan Menteri Koperasi dan UKM (MenKopUKM) merupakan RPB pertama yang dibangun dan Jembrana sebagai piloting. Pabrik ini telah berhasil memproduksi olahan cokelat dari kakao Jembrana yang sangat diterima oleh pasar.  "Pabrik bantuan pusat ini telah menghasilkan produk CoBaNa (Cokelat Jembrana Bahagia)” papar Bupati Tamba.

Bupati Tamba menyatakan pihaknya berkomitmen menjadikan kakao sebagai produk unggulan. Tidak hanya berupa produk mentah, pihaknya ingin Jembrana punya produk olahan cokelat yang memiliki nilai jual yang lebih tinggi. “Produknya sangat diterima oleh pasar sehingga cepat sekali terjual. Bahkan saat ini cukup kewalahan melayani pesanan, baik dari Jembrana, nasional bahkan internasional, “kami ingin Kabupaten Jembrana juga bisa memproduksi cokelat yang siap untuk dinikmati," tandasnya.

Keberhasilan mengembangkan kakao sebagai komoditi unggulan, baik dari sektor hulu maupun di sektor hilir mengantarkan Kabupaten Jembrana meraih sejumlah penghargaan. Teranyar Pemerintah Kabupaten Jembrana meraih penghargaan Public Sector Award dengan kategori Best Local Export Products dalam ajang CNN Indonesia Award 2024 pada Senin (13/5) lalu. Penghargaan ini diterima pejabat asal Desa Kaliakah ini disaksikan langsung Jaksa Agung Republik Indonesia, S.T Burhanudin.

wartawan
PAM
Category

Plastik Mahal, Pedagang Denpasar Tak Lagi Sediakan Kresek

balitribune.co.id I Denpasar - Kenaikan harga plastik kemasan yang signifikan belakangan ini mulai berdampak pada pola transaksi di pasar tradisional. Sejumlah pedagang kini mulai memperketat imbauan pemerintah untuk tidak menggunakan kantong plastik sekali pakai guna menekan biaya operasional.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Insentif Pemuka Adat dan Agama di Denpasar Telan Rp2,8 Miliar per Bulan

balitribune.co.id I Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Kebudayaan menganggarkan dana sebesar Rp33,8 miliar pada tahun 2026 untuk insentif pemuka adat, tokoh agama, dan pengurus subak. 

Alokasi bulanan yang disiapkan mencapai Rp2,82 miliar sebagai bentuk apresiasi atas pengabdian mereka dalam menjaga tatanan budaya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Antisipasi Lonjakan Harga Pangan Imbas Program MBG, Perumda Swatantra Amankan Rantai Pasok di Buleleng

balitribune.co.id I Singaraja - Rencana pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) memunculkan kekhawatiran di tengah masyarakat terkait potensi lonjakan harga bahan kebutuhan pokok (bapok). Merespons situasi tersebut, Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Swatantra memastikan telah mengambil sejumlah langkah strategis untuk mengamankan rantai pasok pangan di wilayah Buleleng.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.