Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan Hancur dan Air Sungai Kerap Meluap, Warga Basangalas Kangin Masih Trauma dan Terpaksa Mengungsi

Bali Tribune/ PENGUGSIAN - Warga Dusun Basangalas Kangin, Desa Tribuana, Abang, berada di lokasi pengungsian.



balitribune.co.id | Amlapura - Banjir bandang dan tanah longsor yang menerjang Banjar Dinas Basangalas Kangin, Desa Basangalas, Perbekelan Tribuana, Kecamatan Abang, Karangasem, telah menghancurkan akses jalan sepanjang 2.5 Kilometer dari dan menuju ke pemukiman warga di dusun ini. Bahkan untuk berjalan kakipun warga yang melintas harus berhati-hati karena akses jalan sudah berubah menjadi badan sungai dengan tumpukan batu besar dan batang pohon besar yang hanyut terbawa banjir.

Untuk mengetahui kondisi bencana di desa ini dari dekat, media ini, Kamis (20/10/2022), bertandang ke desa ini, dan untuk menuju ke areal pemukiman di dusun ini media ini harus berjalan sejauh 2.5 kilometer, karena motor hanya bisa sampai di bawah, sementara dusun ini berlokasi di ketinggian atau di bukit. Hampir sebagian besar akses jalan aspal hotmix menuju dusun ini hancur dan berubah menjadi badan sungai dipenuhi dengan batu-batu berukuran besar dan tumpukan batang kayu besar dan rumpun bambu yang waktu banjir lalu ikut hanyut terbawa derasnya banjir.

Beberapa rumah milik warga rusak dan longsor tergerus air sungai, pun demikian dengan salag satu pura juga rusak parah akibat terjangan banjir. “Seperti ini lah kondisinya pak, jalannya nyaris tidak bisa di lewati. Kami warga disini takut kalau seandainya tiba-tiba terjadi banjir dan longsor susulan, kami tidak bisa berlari cepat untuk menyelamatkan diri,” ungkap I Made Ariana, salah seorang warga Banjar Dinas Basangalas Kangin.

Selain itu, sebagian besar warga di dusun ini juga mengalami gtrauma dan takut untuk kembali kerumah mereka. Banyak dari warga yakni sekitar 17 Kepala Keluarga memilih untuk mengungsi ke Wantilan Pura Dadia yang berada sekitar 2 Kilometer dari dusun mereka. Jika dilihat, tempat pengungsian warga ini memang relatif sangat sempit dan hanya cukup untuk empat kepala keluarga. “Ada 17 KK yang mengungsi disini pak, cuman tidak semuanya mengungsi di wantilan pura dadia. Ada juga warga yang mengungsi di rumah kerabatnya,” uncap I Made Suastika, salah seorang warga yang mengungsi di Wantilan Pura Dadia.

Untuk alas tidur seperti tikar, selimut, kompor dan paket sembako memang sudah dapat bantuan dari BPBD Karangasem. Hanya saja saat ini yang paling dibutuhkan oleh pengungsi adalah Pampers, Susu dan makanan tambahan untuk anak-anak. Selain itu warga juga masih membutuhkan bantuan sembako, untuk kebutuhan beberapa hari kedepan. Suastika dan warga lainnya yang mengungsi belum ada bayangan kapan mereka akan kembali ke rumah mereka, yang mereka tau saat ini akses jalan menuju dusun mereka sudah hancur dan tidak bisa dilalui, selain itu hujan lebat masih sering terjadi dan air sungai masih sering meluap.

“Anak dan istri saya dan warga disini masih taruma dan takut, jadi sementara kami akan mengusngsi dulu. Waktu kejadian tiga hari lalu, awalnya ada suara gemuruh dan banjir bandang langsung menerjang. Saat banjir listrik mati, gelap dan kami panik dan ketakutan serta bingung untuk menyelamatkan diri. Itulah yang membuat kami trauma,” keluh Suastika.

wartawan
AGS
Category

aksa Tetangga Kekerasan Seksual Anak Kembali Terulang, Pelaku Orang Dekat

balitribune.co.id | Negara - Kasus kekerasan seksual terhadap anak di Jembrana, hingga kini terus menjadi sorotan. Pasalnya statistik kasusnya terus mengalami lonjakan. Teranyar, kasus pemerkosaan terhadap anak di bawah umur dialami seorang siswi di salah satu desa di Kecamatan Melaya. Kasus ini pun menjadi perhatian serius aparat terkait di Jembrana.

Baca Selengkapnya icon click

Umanis Galungan, Umat Hindu Berbagai Daerah Padati Pura Lempuyang

balitribune.co.id | Amlapura - Pada momen Umanis Galungan, umat Hindu dari berbagai daerah di Bali silih berganti datang untuk melakukan persembahyangan di Penataran Agung maupun di Pura Luhur yang berada di puncak Gunung Lempuyang.

Rangkaian Pujawali di Pura Sad Khayangan ini sudah berlangsung sejak beberapa hari lalu, dimana puncak karyanya berlangsung pada Wraspati Umanis Wuku Dungulan atau pada saat Umanis Galungan, Kamis (20/11).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Jawara Modifikator Region Pamerkan Karya di Final Battle HMC 2025

balitribune.co.id | Garut -  Diikuti ribuan modifikator, puncak pesta Honda Modif Contest (HMC) 2025 ditutup dengan hamparan puluhan modifikasi sepeda motor Honda yang berkelas, berkarakter, dan siap menginpirasi.Gelaran kreativitas yang mengusung tema #Ridecreation ini telah hadir di 10 kota besar di Indonesia dan berakhir pada puncak final battle HMC yang disaksikan ribuan pecinta sepeda motor Honda di Yonif 303 SSM Cibuluh, Garut, Jawa Barat pad

Baca Selengkapnya icon click

Bupati, Wakil Bupati dan Sekda Karangasem Berbaur dalam Jalan Santai Jelang HUT KORPRI dan PGRI

balitribune.co.id | Amlapura - Dalam rangka menyambut HUT KORPRI ke-54 dan HUT PGRI ke-80, ratusan Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan guru se-Kabupaten Karangasem mengikuti kegiatan Jalan Santai pada Minggu, 16 November 2025. Kegiatan ini mengambil start dan finish di GOR Gunung Agung Amlapura.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Angkat Potensi Spiritual dan Budaya, Festival Goa Lawah Klungkung Siap Digelar 21-23 November

balitribune.co.id | Semarapura - Wakil Bupati Klungkung, Tjokorda Gde Surya Putra memimpin rapat persiapan pelaksanaan Festival Goa Lawah di ruang rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung, Jumat (14/11/2025) lalu.

Menurut Wabup Tjok Surya, Festival yang akan menampilkan parade budaya, berbagai lomba, serta pameran kesenian tersebut dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, yakni pada 21–23 November 2025.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.