Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan ke Objek Wisata di Nusa Penida Sempit dan Macet

Tampak deretan mobil yang parkir menuju kawasan objek unggulan di Nusa Penida.

BALI TRIBUNE - Pascabooming kepariwisataan di Nusa Penida belakangan ini membuat perekonomian warga setempat menggeliat. Sayangnya di sisi lain  arus lalu lintas di Nusa Penida yang sudah padat kini semakin macet dengan makin menjamurnya wisatawan yang datang ke tempat tersebut. Biasanya jalanan padat saat hari-hari tertentu, terutama saat musim liburan di ruas-ruas jalan menuju objek pariwisata. Menyikapi kondisi tersebut, Anggota Komisi II DPRD Klungkung, I Komang Suantara, Minggu (8/7) mengungkapkan, pihaknya mendorong eksekutif untuk membuat kajian mengenai arus lalu lintas di Nusa Penida yang sudah padat serta jalan-jalan yang sempit menuju objek wisata terutama saat musim liburan di ruas-ruas jalan menuju tampak merayap.  "Melihat perkembangan pariwisata di Nusa Penida saat ini beserta kondisi infrastrukturnya, sebaiknya wisatawan diarahkan pakai sepeda motor saat berwisata. Hal ini untuk menghindari kemacetan, yang mulai kerap terjadi di jalan-jalan menuju objek wisata," ujar Komang Suantara alias Ortal ini. Sementara Kadis Pariwisata Klungkung, I Nengah Sukasta menjelaskan, permasalahan terkait transportasi bagi wisatawan memang belum ada yang mengatur secara khusus. Namun di lapangan, ia melihat sebagian besar wisatawan masih menggunakan kendaraan roda dua untuk berwisata di Nusa Penida.  "Kenyataannya saya perhatikan, sekitar 60 persen wistawan memang berwisata dengan kendaraan roda dua. Jikapun macet, mungkin hari-hari tertentu saat ramai. Terkait masalah itu juga, Dinas Perhubungan Klungkung selama ini juga sudah ada pengawasannya," ujar Nengah Sukasta.  Ia mengakui masih fokus dalam pengembangan destinasi di Nusa Penida. Terkait masalah kemacetan ini, pihaknya akan  koordinasi dengan Dinas Perhubungan. Setiap liburan panjang atau Pujawali di Pura Dalem Ped, Pulau Nusa Penida dipadati oleh pengunjung. Akses jalan di Nusa Penida yang kurang lebar, dan banyaknya pengunjung yang mengendarai mobil, membuat kemacetan tidak terelakan. Bahkan kemacetan parah kerap terjadi di jalan menuju objek wisata ternama seperti di Pantai Crystal Bay, Anggel Billabong, maupun Bukit Molenteng  "Jalan di Nusa Penida agak sempit dan berbukit-bukit, sehingga sebaiknya pengunjung mengendarai sepeda motor. Selain menghindari memacetan, dengan berkendara roda dua, wisatawan juga akan lebih mudah mengakses satu destinas ke destinasi lainnya," beber Komang Suantara tegas.

wartawan
Ketut Sugiana
Category

Lima Hari Jelang Ulang Tahun, Jasad M Syakur Korban KMP Tunu Pratama Ditemukan

balitribune.co.id | Negara - Musibah tenggelamnya Kapal Motor Penumpang (KMP) Tunu Pratama Jaya yang terjadi Rabu (2/7/2025) dinihari, kini sudah berlalu tiga bulan. Namun sampai saat ini menyisakan banyak kisah dan cerita. Termasuk kisah penantian para keluarga yang kini kembali mengemuka setelah ditemukannya jenazah salah seorang korban yang selama ini dinyatakan hilang.

Baca Selengkapnya icon click

Indonesia Siap "Lahirkan" Generasi Macan Asia

balitribune.co.id | Denpasar - Indonesia berkomitmen menjadi "Macan Asia" mengikuti cerita sukses Jepang, Korea Selatan, Taiwan dan China. Program kependudukan dan pembangunan keluarga yang komprehensif, dapat berperan sebagai pilar penting bagi pertumbuhan yang inklusif, berkeadilan, dan berkelanjutan, serta memastikan terjadinya kapitalisasi bonus demografi. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Triwulan III 2025: Bank BPD Bali Tetap Solid Catatkan Kinerja Positif

balitribune.co.id | Denpasar - Bank BPD Bali sampai dengan Triwulan III 2025 berhasil menjaga ritme pencapaian kinerja positif yang mana hal ini dibuktikan dengan pencapaian asset Rp42,4 triliun atau mencapai 102,86% dari target sebesar Rp41,29 triliun dan tumbuh sebesar 9,01% secara (yoy) dibandingkan September 2024 sebesar Rp38,96 triliun.

Baca Selengkapnya icon click

Wayan Suyasa Mundur, Nadi Putra Pimpin Golkar Badung

balitribune.co.id | Mangupura - Ketua DPD Golkar periode 2020 -2025 I Wayan Suyasa memutuskan mundur dan tidak akan maju lagi memimpin Golkar Badung dalam Musyawarah Daerah (Musda) XI. Sebagai gantinya AA Ngurah Ketut Agus Nadi Putra alias Turah Tut secara aklamasi terpilih menakhodai Golkar Badung periode 2025-2030.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ungkap Kasus Korupsi LPD Desa Adat Beluhu Senilai Rp 20 Miliar, Polisi Amankan 2 Wanita

balitribune.co.id | Amlapura - Unit Tipikor Sat Reskrim Polres Karangasem dipimpin Kasat Reskrim AKP Alberto Diovant dan Kanit III Ipda Ida Bagus Gede Agung Dharma Putra, berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana korupsi di Lembaga Perkreditan Desa (LPD) Desa Adat Beluhu, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem. Dua orang wanita diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.