Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan Rusak, Pasar Kintamani Berdebu

Jalan
RUSAK – Jalan rusak di Pasar Kintamani menebarkan debu saat memasuki musim kemarau, sehingga mengganggu kenyamanan.

BALI TRIBUNE - Akibat jalan rusak, membuat Pasar Kintamani berdebu saat memasuki musim kemarau seperti sekarang ini. Namun sayangnya, meski kerusakan telah lama namun hingga jalan di Pasar Kintamani belum tersentuh perbaikan.

Pantauan Bali Tribune di lokasi, Kerusakan terparah terjadi di pintu masuk bagian utara. Jalan yang menghubungkan pasar bagian atas dan bawah ini rusak berat. Di sejumlah titik terlihat  lubang menganga, sementara saat memasuki musim kamarau seperti saat ini, debu berterbangan di sekitar lokasi. “Jalan ini sudah lama rusak, namun tidak kunjung diperbaiki. Makanya, kini kerusakan bertambah parah,” ujar Wayan Pejet, salah seorang pedagang ditemui di sekitar lokasi, Selasa (4/7).

Dia menyebutkan, akibat kerusakan ini akses menuju pasar menjadi terganggu. Karena kendaraan yang lewat mesti harus pelan-pelan, karena takut kendaraanya terjebak dalam lubang. “Kita berharap agar Pemkab Bangli melakukan perbaikan terhadap jalan rusak ini. Mengingat jalan ini sangat vital bagi pedagang,” pintanya.

Kadisperindag Bangli belum bisa dikonfirmais terkait kerusakan jalan tersebut.

wartawan
Agung Samudra
Category
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Ornamen Nuansa Khas Ramadan dan Nyepi Sambut Wisatawan Mendarat di Bali

balitribune.co.id I Kuta - Thematic Event berupa pawai Ogoh-Ogoh dan parade Idul Fitri menyambut para penumpang atau wisatawan yang mendarat di Bali melalui Bandara I Gusti Ngurah Rai. Hal itu dihadirkan pengelola bandara untuk semakin memperkuat suasana Hari Suci Nyepi dan Idul Fitri di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali. 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Nyepi, Idul Fitri, dan Moderasi Beragama

balitribune.co.id | Gubernur Bali, Wayan Koster (Pak Koster), mengonfirmasi bahwa kesepakatan tokoh lintas agama terkait pengaturan kegiatan keagamaan pada momen perayaan hari besar dua agama, yakni Hindu dan Islam, yang pada tahun 2026 ini akan dirayakan hampir secara bersamaan, Hari Raya Nyepi Tahun Caka 1948 jatuh pada tanggal 19 Maret 2026 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 H jatuh pada tanggal antara 20 atau 21 Maret 2026, bisa dijalankan dengan memperh

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.