Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jalan Tertutup Longsor, Warga Beraktivitas lewat Danau

LEWAT DANAU - Tim gabungan membantu masyarakat menyeberang danau, pascalongsor yang menutup akses jalan Desa Buahan-Desa Trunyan, Kecamatan Kintamani. Insert: Tebing longsor menutup jalan.





 BALI TRIBUNE - Longsornya tebing Bukit Abang, Kecamatan  Kintamani mengakibatkan akses jalan menuju Desa Abang Batu Dingding dan Desa Trunyan  tertutup. Untuk beraktivitas,  warga menggunakan transportasi danau. Tak saja mengganggu warga beraktivitas, longsornya bukit itu juga mengakibatkan puluhan siswa dari Desa Batu Dingding dan Desa Trunyan memilih meliburkan diri. Upaya evakuasi longsoran terus dilakukan tim gabungan BPBD Bali, BPBD Karangasem dan Dinas Pekerjaan Umum Bangli. Sementara Dinas Perhubungan Bangli menyiapkan 10 armada boat untuk mengangkut warga.  Perbekel Abang Batu Dingding, I Made Diksa mengatakan longsor sudah beberapa kali terjadi sejak awal tahun 2019. Untuk bencana kali ini paling parah, dimana  pangjang tebing bukit yang longsor  sekitar 60 meter dengan ketinggian hampir 7,5 meter. ”Kondisi tanah memang labil dan tidak menutup kemungkinan longsor bisa terjadi lagi,” ungkapnya,Jumat (18/1). Diksa mengatakan, untuk proses evakuasi minimal membutuhkan waktu 3 hari, jika cuaca buruk maka evakuasi lebih lama lagi. Diksa menyebutkan, pihaknya juga meminta bantuan pawang hujan. “Kami minta bantuan pawang hujan agar proses evakuasi berjalan lancar, jika hujan evakuasi dihentikan karena tanah masih labil dan rawan longsor,“ ungkapnya. Menurutnya,  akibat kejadian tersebut banyak siswa maupun pegawai libur. “Siswa SMP, SMA, perguruan tinggi libur sementara. Untuk siswa kebanyakan  sekolah SMP dan SMA  di Kintamani. Tidak hanya siswa, pegawai pun ada yang libur,” sebutnya dan mengaku sudah menyampaikan hal tersebut ke pihak sekolah agar ada permakluman. Secara terpisah Kepala SMPN 1 Kintamani, I Wayan Ariana membenarkan jika siswa asal Desa Trunyan dan sekitarnya untuk sementara tidak hadir. Setidaknya ada 12 orang siswa yang harus libur akibat bencana ini. “Kami sudah sampaikan kepada guru di sekolah agar bisa memberikan toleransi bagi siswa-siswi ini,” jelasnya. Ditanya terkait adanya batas waktu dispensasi, ia mengatakan jika situasi belum kondusif dispensasi tersebut masih berlaku. Pihaknya juga tidak bisa memaksakan, tetap harus berdasarkan pertimbangan manusiawi. Kasi Kedaruratan BPBD Bali, I Komang Kusuma Adi didampingi Kasi Kedaruratan BPBD Bangli, I Ketut Agus Sutapa mengatakan proses evakuasi dimulai Jumat (18/1) sekitar pukul 10.30 Wita. Adapun untuk proses evakuasi hanya menurunkan satu alat berat jenis loeder “Kondisi jalan yang sempit tidak bisa menurunkan tambahan  alat berat,” imbuhnya. Sekretaris Dinas PU Bangli, I Made Some mengungkapkan  tertutupnya akses jalan mengakibatkan  alat berat jenis escavator yang diturunkan empat hari lalu untuk membersihkan material longsor di Dusun Cemara Landung, Desa Trunyan masih tertahan di lokasi .Alat berat baru bisa kembali setelah ruas jalan di Desa Buahan normal.  Sementara Kepala Dinas Perhubungan Bangli, Gede Artha mengatakan dalam kondisi darurat seperti ini  pihaknya menyiapkan 10 unit boat, yang diposisikan di Desa Trunyan sebanyak 5 unit dan 5 unit lagi di perbatasan Desa Buahan dan Abang Batu Dingding, dekat lokasi longsor. “Sejak Kamis malam sudah kami siagakan.Sesuai arahan Bapak Bupati I Made Gianyar  untuk pelayanan warga tidak dipungut biaya,” ungkapnya. Jumat pagi sekitar pukul 05.00 Wita, kata dia, armada boat sudah mulai beraktivitas mengangkut warga. Selain itu boat juga mengangkut barang-barang milik warga. “Banyak yang mau menjual hasil pertanian seperti cabai dan komoditi tersebut kami juga angkut,” sebutnya.

wartawan
Agung Samudra
Category

Pascaledakan Trotoar di Darmasaba, Aroma Bensin Masih Tercium

balitribune.co.id I Mangupura - Kondisi pascaledakan trotoar di kawasan Jalan Darmasaba, Banjar Menesa, Kecamatan Abiansemal, Badung, masih menyisakan kekhawatiran bagi warga sekitar. Hingga Rabu (22/4/2026), bau bensin dilaporkan masih tercium cukup menyengat, terutama di area saluran drainase.

Baca Selengkapnya icon click

Bupati Adi Arnawa Teken Kerja Sama PSEL, Ubah Sampah Menjadi Listrik

balitribune.co.id I Mangupura - Kabupaten Badung mengambil langkah besar dalam menangani volume sampah di kawasan pariwisata dengan beralih ke teknologi modern. Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa secara resmi menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Kantor Kemenko Bidang Pangan, Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Abrasi Kian Parah, Warga Pesisir Monggalan Terdampak Dibantu Bedah Rumah

balitribune.co.id I Semarapura - Makin parahnya abrasi di pesisir pantai Monggalan, Desa Kusamba, Kecamatan Dawan, Klungkung, dikhawatirkan menggerus kawasan itu makin jauh ke daratan. Sejumlah warga yang masih tinggal di kawasan itu terpaksa harus bertahan diselimuti rasa cemas, sembari berharap pemerintah segera turun tangan membuat tanggul. 

Baca Selengkapnya icon click

Ketua DPRD Klungkung Kawal Festival Semarapura 2026, Anggaran Rp 1,3 Miliar Harus Tepat Sasaran

balitribune.co.id I Semarapura - Pelaksanaan Festival Semarapura 2026 yang memasuki tahun ke-8 mendapat atensi serius dari Ketua DPRD Kabupaten Klungkung, Anak Agung Gde Anom. Politisi yang akrab disapa Gung Anom ini menekankan agar festival tahunan tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan rutin, tetapi harus menunjukkan peningkatan kualitas setiap tahunnya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Tebing di Pinggir Jembatan Peken Belayu - Kukuh Longsor Lagi

balitribune.co.id I Tabanan - Tebing di pinggir jembatan Peken Belayu-Kukuh di Desa Peken Belayu, Kecamatan Marga, longsor lagi pada Rabu (22/4/2026) sore. Tak hanya itu, material tebing yang longsor itu membuat gelombang air pada aliran Sungai Yeh Ge menerjang areal wantilan pura yang ada di seberangnya.

Baca Selengkapnya icon click

Tim Gabungan Gelar Penertiban Identitas, Sasar 141 Duktang di Bajera

balitribune.co.id - Tabanan - Tim gabungan di Kecamatan Selemadeg melakukan penertiban identitas terhadap 141 penduduk pendatang (duktang) yang tinggal di lingkungan Desa Bajera, Kecamatan Selemadeg. Penertiban yang berlangsung pada Senin (20/4/2026) malam itu menyasar belasan rumah kos, petugas tidak menemukan adanya pelanggaran administrasi kependudukan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.