Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Januari-Juli 2019 Pergerakan Kedatangan Domestik di Ngurah Rai Turun Hingga 14%

Bali Tribune/ PENUMPANG - Sejumlah penumpang domestik di Terminal Kedatangan Bandara I Gusti Ngurah Rai
balitribune.co.id | Kuta - Hingga Januari-Juli 2019, terpantau pergerakan wisatawan domestik di Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai mengalami penurunan dari periode tahun lalu. General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Herry A.Y. Sikado saat dikonfirmasi Selasa (06/08) mengatakan, jumlah penumpang domestik yang berangkat dan datang mengalami penurunan, hal yang sama juga terjadi pada pergerakan pesawat.
 
Berdasarkan statistik lalu lintas angkutan udara di bandara setempat, pada periode Januari-Juli 2019 tercatat untuk keberangkatan domestik menurun hingga 15% dan kedatangan 14% dibandingkan periode yang sama tahun 2018 lalu. Begitupun untuk keberangkatan pesawat domestik turun 10% menjadi 22.787 pergerakan. Dimana pada periode tahun sebelumnya tercatat 25.289 pergerakan pesawat. Kemudian untuk kedatangan pun turun 10% menjadi 22.755 pesawat, padahal tahun lalu tercatat terdapat 25.304 pergerakan pesawat. 
 
"Periode Januari-Juli tahun ini penumpang di keberangkatan domestik menjadi 2,7 juta atau turun 15% dari tahun 2019 yang tercatat sebanyak 3,2 juta penumpang. Sedangkan kedatangan domestik juga mengalami hal serupa dari 3,1 juta penumpang pada periode 2018 tahun ini turun menjadi 2,68 juta," ungkapnya.
 
Diperkirakan, tingginya harga tiket pesawat rute dalam negeri yang menjadi faktor penurunan pergerakan penumpang dan pesawat domestik di bandara tersebut. Meski demikian catatan positif terlihat pada pergerakan internasional. Disampaikan Herry, keberangkatan pesawat internasional periode tahun ini tumbuh 1% menjadi 21.020 pergerakan. Dimana pada tahun lalu tercatat hanya 20.874 pergerakan pesawat. Sedangkan untuk kedatangan pun tumbuh 1% menjadi 21.068 dari jumlah 20.872 pergerakan pesawat pada 2018. 
 
Menurut dia kedatangan penumpang internasional menunjukkan pencapaian positif dari 3,4 juta jiwa pada periode 2018 lalu, menjadi 3,8 juta atau tumbuh 7%. Sedangkan untuk keberangkatan tahun ini tumbuh 11% menjadi 3,8 juta penumpang dari 3,6 juta pada periode 2018. 
 
"Selama tujuh bulan berjalan di tahun 2019 ini, Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai mencatat telah melayani sebanyak 13,39 juta penumpang dan 87.724 pergerakan pesawat udara," jelas Herry.
 
Jumlah tersebut mengalami penurunan 0,4% dibandingkan tahun 2018 lalu yang tercatat sebanyak 13,45 juta penumpang. Kendati terpantau menurun, kata dia, khusus untuk bulan Juli 2019 kembali mencatat beberapa hal positif. "Misalkan jumlah penumpang dan jumlah pergerakan pesawat di bulan Juli lalu yang tumbuh jika dibanding dengan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat di bulan Juni 2019. Tentunya hal ini merupakan suatu sinyal positif di awal semester kedua tahun ini,” terangnya. 
 
Selama bulan Juli 2019, tercatat sebanyak 2,23 juta penumpang terlayani, atau terdapat pertumbuhan sebesar 4% dibanding pencatatan penumpang bulan Juni 2019. Pertumbuhan juga dialami pada pencatatan pergerakan pesawat di bulan Juli 2019, dengan catatan pertumbuhan sebesar 2%.
 
“Kami mencatat terdapat pertumbuhan jumlah penumpang dan pergerakan pesawat dalam dua bulan terakhir. Jika dilihat lagi, catatan di bulan Juli ini juga merupakan catatan yang sangat positif jika dibandingkan dengan rata-rata jumlah penumpang dan pergerakan pesawat per bulan selama semester pertama tahun 2019 ini,” lanjutnya menerangkan.
 
Selama paruh pertama 2019 ini, rata-rata jumlah penumpang per bulan yang terlayani adalah sebanyak 1,86 juta penumpang. Pihaknya optimis dengan adanya pembukaan beberapa rute internasional selama kurun waktu 6 bulan pertama 2019, akan mampu mengisi kekurangan pada periode Januari-Juli  2019. (u)
wartawan
Ayu Eka Agustini
Category

Sudaryono Tegaskan HKTI Harus Kawal Program Ketahanan Pangan Presiden Prabowo

balitribune.co.id | Denpasar - Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Sudaryono, menegaskan bahwa HKTI harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu program prioritas Presiden Prabowo Subianto.

Baca Selengkapnya icon click

Sambut D’Youth Fest 6.0, Pemkot Denpasar Siapkan Sejumlah Titik Parkir untuk Kelancaran Acara

balitribune.co.id | Denpasar – Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Pariwisata telah menyiapkan sejumlah titik kantong parkir guna mendukung kelancaran pelaksanaan Denpasar Youth Festival (D’Youth Fest) 6.0. Festival yang mengusung tema "Feel The Growth" ini akan diselenggarakan pada 11–12 Juli 2026 di kawasan Catur Muka, Kota Denpasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Gelar Honda Modif Contest 2026, AHM Hadirkan Wadah Kreativitas Modifikator Tanah Air

balitribune.co.id | Jakarta – PT Astra Honda Motor (AHM) kembali menghangatkan dunia modifikasi Indonesia melalui gelaran modifikasi sepeda motor terbesar yakni Honda Modif Contest (HMC) 2026. Memasuki penyelenggaraan edisi ke-12, gelaran tahun ini mengajak para modifikator dan pecinta modifikasi Honda untuk menuangkan hasil karya terbaiknya bersama sepeda motor Honda kesayangannya.

Baca Selengkapnya icon click

Liburan di Bali Makin Bermakna, tiket.com Rekomendasikan 5 Hotel Ramah Lingkungan lewat tiket Green

balitribune.co.id I Jakarta - Momen liburan menjadi waktu yang dinantikan untuk berkumpul bersama keluarga. Selain mencari hotel dengan fasilitas lengkap dan lokasi strategis, kini wisatawan juga semakin tertarik memilih akomodasi yang menghadirkan pengalaman menginap lebih bermakna melalui berbagai praktik ramah lingkungan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Program PEKA BPJS Ketenagakerjaan, Ubah Jaminan Sosial Menjadi Modal Kemandirian

balitribune.co.id I Amlapura - BPJS Ketenagakerjaan terus memperkuat dampak program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan melalui program PEKA (Pemberdayaan Ekonomi dan Kemandirian) sebagai upaya mendorong keluarga pekerja tetap produktif dan mandiri setelah menerima manfaat jaminan sosial.

Baca Selengkapnya icon click

Ayodhya, Yogyakarta, dan Jalan Panjang Jembatan Peradaban India–Indonesia

Oleh: Ida Rsi Putra Manuaba

balitribune.co.id | DALAM perjalanan hidup saya, India dan Indonesia bukanlah dua negara yang terpisah oleh samudra. Keduanya adalah dua sahabat peradaban yang selama ribuan tahun saling menyapa melalui budaya, spiritualitas, pendidikan, dan nilai-nilai kemanusiaan.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.