Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jaya Negara: Ayo, Manfaatkan Vaksinasi Berbasis Banjar

Bali Tribune/ Wali Kota Denpasar, I GN Jaya Negara meninjau vaksinasi massal berbasis banjar di Desa Sidakarya, Kelurahan Panjer, dan Kelurahan Sesetan, Senin (5/4).
balitribune.co.id | Denpasar - Pemkot Denpasar berupaya melakukan percepatan vaksinasi dengan pola berbasis banjar. Itu sebab, Wali Kota Jaya Negara mengajak masyarakat untuk memanfaatkan moment vaksinasi massal berbasis banjar ini dengan baik. 
 
“Dengan begitu, kekebalan kelompok (herd immunity) dapat segera tercapai. Hal ini juga akan memberikan dampak bagi pemulihan ekonomi masyarakat dan pariwisata di Denpasar,” kata Jaya Negara saat meninjau vaksinasi massal berbasis banjar yang dilaksanakan di Desa Sidakarya, Kelurahan Panjer, dan Kelurahan Sesetan, Senin (5/4).
 
Wali Kota Denpasar, I GN Jaya Negara didampingi Kabag Humas dan Protokol Dewa Gede Rai  menjelaskan n bahwa setelah pelaksanaan vaksinasi massal untuk kawasan Sanur Zona Hijau selesai, vaksinasi massal berbasis banjar menjadi prioritas pemerintah dengan menyasar Desa dan Kelurahan lainnya. Lansia dan pelayan publik dalam hal ini termasuk tokoh agama dan perangkat desa/banjar, Pecalang , petugas posyandu, Jumantik  masih menjadi prioritas. 
 
“Pemkot Denpasar bersama Satgas Penanganan Covid-19 terus berkomitmen menggenjot pelaksanaan vaksinasi massal demi memacu kekebalan kelompok yang dapat menjadi perlindungan awal terhadap virus corona atau covid 19. Program vaksinasi massal ini akan menjadi salah satu kunci pengendalian awal terhadap virus korona,” kata Jaya Negara. 
 
“Mari bagi masyarakat lansia dan pelayan publik yang belum di vaksin agar memanfaatkan momen ini untuk melaksanakan vaksinasi,” ajak Jaya Negara. 
 
Sementara Kepala Puskesmas 1 Denpasar AA. Ngurah Dharmayuda mengatakan bahwa cakupan lansia di wilayahnya masih rendah yakni sekitar 33 persen, oleh karena itu pihaknya terus menggenjot pelaksanaan vaksinasi di 3 Desa/Kelurahan yakni Kelurahan Sesetan, Panjer dan Desa Sidekarya. 
 
"Vaksinasi massal ini melibatkan 13 tim,  menargetkan sekitar sasaran 5184 selama 3 hari, mulai tanggal 5-7 April 2021. Hari ini Senin (5/4) jumlah warga yang mendapatkan vaksinasi sebanyak 1.142 orang atau 22,02 persen. Dengan pola seperti ini dalam tiga hari  kami berharap seluruh target sasaran bisa tervaksinasi," kata Gung Dharmayuda.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Tipikor Polres Bangli Obok-Obok Pengerjaan Proyek Revitalisasi SD dan SMP

balitribune.co.id | Bangli - Guna memastikan program Revitalisasi Satuan Pendidikan di Kabupaten Bangli berjalan sesuai dengan juknis, Unit Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Satreskrim Polres Bangli melakukan klarifikasi dengan menyasar sekolah (SD-SMP) penerima bantuan program pemerintah pusat tersebut. Kegiatan revitalisasi menyasar 20SD dan 4 SMP dengan total anggaran sekitar Rp 24 miliar lebih

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Bupati Kembang Tinjau Langsung Perbaikan Sejumlah SD di Jembrana

balitribune.co.id | Negara - Perbaikan sejumlah fasilitas sekolah di Kabupaten Jembrana mendapat perhatian khusus dari Bupati I Made Kembang Hartawan. Tak ingin hanya menerima laporan di atas meja, Bupati Kembang turun langsung meninjau proses perbaikan di SD N 2 Banjar Tengah dan SD N 2 Loloan Barat pada Selasa (15/9/2026).

Baca Selengkapnya icon click

Keyakinan Konsumen Bali Tetap Kuat di Tengah Normalisasi Aktivitas Ekonomi

balitribune.co.id | Denpasar - Keyakinan konsumen di Bali tetap berada pada level optimistis pada Agustus 2026. Bank Indonesia mencatat Indeks Keyakinan Konsumen (IKK) Bali berada di level 123,1, masih jauh di atas ambang optimistis 100 dan lebih tinggi dibandingkan IKK nasional yang tercatat 118,5.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Petani Garam Karangdadi Kusamba Kembali ke Sistem Tradisional

balitribune.co.id | Semarapura - Petani garam tradisional di pesisir Karangdadi, Desa Kusamba, Kabupaten Klungkung, resmi meninggalkan sistem pembuatan garam media tunnel. Metode yang diperkenalkan Kementerian Sosial (Kemensos) sejak tahun 2022 tersebut tidak lagi digunakan lantaran hasil produksinya ditolak oleh pasar.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.