Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jaya Negara Hadiri Karya Mamukur Maligia Punggel Desa Adat Yangbatu

Bali Tribune / UPACARA- Wali kota Denpasar Jaya Negara saat menghadiri rangkaian upacara Mamukur Maligia Punggel Desa Adat Yangbatu, Senin (25/7).

balitribune.co.id | Denpasar - Wali Kota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara menghadiri rangkaian upacara Mamukur Maligia Punggel Desa Adat Yangbatu, Senin (25/7).

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, anggota DPRD Provinsi Bali, AAN Adi Ardhana, Ketua DPRD Kota Denpasar, I Gusti Ngurah Gede, Kepala Dinas Kebudayaan Kota Denpasar, Raka Purwantara, Camat Denpasar Timur, Made Tirana, Perbekel, Bendesa, Tokoh masyarakat serta undangan lainnya.
 
Dalam kesempatan tersebut Jaya Negara menyampaikan, pelaksanaan upacara agama di Kota Denpasar dalam situasi pandemi saat ini yang telah disiplin dalam penerapan prokes. Terlebih dalam rangkaian upacara Mamukur Maligia Punggel Desa Adat Yangbatu  yang telah disiplin pada penerapan prokes.

"Kami mengharapkan pelaksanaan upacara Mamukur  ini dapat berjalan dengan lancar, aman, dan sehat. Kami mengapresiasi pelaksanaan upacara  yang disiplin prokes telah berjalan lancar dan aman hingga puncak upacara nanti. Serta terus mengingatkan untuk secara bersama-sama saling mengingatkan dalam menerapkan disiplin prokes,” ujar Jaya Negara.

Dalam kesempatan tersebut Walikota Jaya Negara turut melaksanakan prosesi ngajum sekah (salah satu prosesi memukur) serta menyumpangkan kewangen pada sawa yang mengikuti prosesi.

Sementara Bendesa Adat Yangbatu, Nyoman Supatra menyampaikan terima kasih atas kehadiran Walikota IGN. Jaya Negara serta tokoh masyarakat yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan upacara Mamukur Desa Adat Yangbatu.

Pelaksanaan rangkaian karya  telah dimulai sejak 30 Mei lalu dengan prosesi nyukat genah, dilanjutkan dengan neteg beras, ngulapin ke segara hingga hari ini prosesi ngajum pengiring. Pada 28 Juli nanti akan dilaksanakan purwa daksina dan titi mamah hingga di akhir dilaksanakan nyegara gunung. Sedangkan prosesi memukur ini diikuti 93 sawa.

“Pelaksanaan Mamukur Maligia Punggel di Desa Adat Yangbatu dilaksanakan terakhir kurang lebih sekitar 35 tahun lalu, oleh karena itu tahun 2022 ini dilaksanakan kembali yang diikuti sebanyak 93 sawa," ujarnya.

wartawan
YAN
Category

Sempat Vakum Hampir Satu Dekade, Parade Ogoh-ogoh Sanur Metangi Siap Digelar di Pantai Mertasari

balitribune.co.id I Denpasar -  Semangat persatuan pemuda di kawasan Sanur kembali menggeliat melalui gelaran Parade Ogoh-ogoh bertajuk Sanur Metangi 2026 yang akan digelar pada tanggal 11-12 Maret 2026 di Pantai Mertasari Sanur, Denpasar. Setelah vakum hampir satu dekade, ajang kreativitas menyambut Hari Raya Nyepi ini kembali hadir dengan konsep “Samuhita” yang berarti menyatukan seluruh elemen menjadi satu kesatuan.

 

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Melayat ke Puri Agung Gianyar, Megawati Ikut Prosesi Ngaskara

balitribune.co.id I Gianyar - Ketua Umum DPP PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri melayat di Puri Agung Gianyar, Kamis (5/3/2026). Kehadiran Megawati serangkaian  Karya Pelebon Ida Bhagawan Blebar. Megawati mengikuti prosesi Ngaskara di Bale Sumanggen untuk menyaksikan  dan mengantar sang adik angkat menuju sunia loka.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Perkuat Komitmen Pembangunan Ruang Terbuka Hijau, Bupati Resmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Angantaka

balitribune.co.id | Mangupura - Bupati Badung I Wayan Adi Arnawa meresmikan Lapangan dan Taman Desa Adat Ida I Gusti Ngurah Gde Abian, Desa Adat Angantaka, Abiansemal, Selasa (3/3). Peresmian yang bertepatan dengan Rahina Purnama Sasih Kesanga tersebut ditandai dengan pemotongan pita oleh Bupati sebagai simbol difungsikannya fasilitas publik bagi masyarakat Desa Angantaka.

Baca Selengkapnya icon click

Kasanga Festival 2026 Siap Digelar, 16 Besar Ogoh-Ogoh Akan Ikuti Pawai dan Suguhkan Penampilan Kesenian

balitribune.co.id | Denpasar - Pemerintah Kota Denpasar kembali akan menggelar Kasanga Festival (Kasangafest) ke-4 pada 6 - 8 Maret 2026 di kawasan Catur Muka dan Lapangan Puputan Badung. Tak seperti tahun lalu, pelaksanaan parade ogoh-ogoh dilakukan dengan sistem parade seperti peed aye saat Pesta Kesenian Bali (PKB). Selain itu, Kasanga Festival tahun ini difokuskan pada penampilan seni, tanpa ada konser musik.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.