Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jaya Negara Tinjau Kondisi Infrastruktur Pendidikan

Bali Tribune/Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara didampingi pimpinan OPD di lingkungan Pemkot Denpasar saat meninjau Gedung SD di beberapa titik yang tersebar di Denpasar, Jumat (30/4).


balitribune.co.id | Denpasar -  Wali Kota Denpasar, Jaya Negara meninjau sejumlah gedung sekolah dasar (SD) pada Jumat (30/4). 
 
Peninjauan ini untuk menginventarisasi masalah gedung SD di Kota Denpasar. Dengan begitu, kedepanya dapat diciptakan solusi dengan tetap mengedepankan skala prioritas.
 
Peninjauan itu didampingi pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemkot Denpasar. Dimulai dari SDN 4 Penatih, SDN 1 Renon, SDN 2 Dangin Puri, SDN 17 Padangsambian, SDN 3 Padangsambian, SDN 5 Ubung dan SDN 2 Ubung.
 
Wali Kota Denpasar, IGN Jaya Negara mengatakan, meski masih berada pada masa pandemi Covid-19, Pemkot Denpasar berkomitmen untuk mendukung terwujudnya sarana dan prasarana pendidikan yang berkualitas. Hal ini utamanya menyangkut ketersediaan infrastruktur gedung SD yang representatif.
 
“Tadi kami sudah tinjau bersama, tujuanya untuk menginventarisasi masalah sekaligus menyerap aspirasi, sehingga dapat diciptakan solusinya untuk mendukung infrastruktur pendidikan yang representatif di Kota Denpasar,” ujar Jaya Negara.
 
Dikatakannya, dengan adanya inventarisasi riil tentang kondisi infrastruktur Gedung SD di Kota Denpasar maka secara cermat dapat dilaksanakan perencanaan. Hal ini berkaitan dengan pelaksanaan renovasi, pembangunan atau lainya. Namun demikian, pelaksanaannya tetap berpedoman pada skala prioritas yang ada.
 
“Kami sangat sadari kemampuan APBD kita saat ini, terlebih di masa pandemi, namun dengan peninjauan lapangan dapat dilaksanakan pemetaan dengan cermat, untuk selanjutnya dilaksanakan perbaikan atau pembangunan dengan mempedomani skala prioritas,” jelasnya.
 
Jaya Negara mengatakan, untuk realisasi perbaikan, renovasi dan pembangunan gedung baru beberapa sekolah di Kota Denpasar sedianya akan dilaksanakan bertahap. Hal ini mengingat di masa pandemi saat ini pemerintah juga berkewajiban untuk memenuhi pelayanan sektor kesehatan, ekonomi dan lainya.
 
“Setelah peninjauan ini akan dilaksanakan inventarisasi dan penghitungan biaya dan kebutuhan, yang dilanjutkan dengan perencanaan dan realisasi, sehingga kedepan infrastruktur gedung SD di Kota Denpasar yang refresentatif dapat tercipta secara merata dan tentunya bermuara pada kualitas pendidikan di Kota Denpasar,” pungkasnya.
wartawan
I Wayan Sudarsana
Category

Merayakan Natal di Tengah Kemerosotan Ekologis

balitribune.co.id | Sebentar lagi gereja sejagat merayakan Natal. Liturgi meriah, paduan suara gegap gempita. Banyak kota-kota di dunia juga di Indonesia memberi warna dan ciri tersendiri. Ada pohon natal menjulang tinggi, dihiasi lampu warna-warni. Pernak pernik Natal ini dipasang di banyak sudut kota, di mall, pusat keramaian dan sebagainya.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Libur Nataru 2025/2026, BRI Denpasar Siapkan Kas Rp 1 Triliun

balitribune.co.id | Denpasar - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk melalui BRI Region 17/Denpasar memastikan kesiapan layanan perbankan bagi masyarakat selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), khususnya di wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Berlangsung Meriah, Telkomsel Ikut Semarakan Denpasar Festival ke-18

balitribune.co.id | Denpasar - Telkomsel turut berpartisipasi pada event Denpasar Festival ke-18 sebagai bentuk komitmen dalam mendukung kegiatan budaya sekaligus menghadirkan pengalaman layanan terbaik bagi masyarakat. Kehadiran Telkomsel pada perhelatan tahunan ini diwujudkan melalui booth pelayanan pelanggan yang siap melayani berbagai kebutuhan pengunjung selama acara berlangsung.

Baca Selengkapnya icon click

Tiga Langkah Kecil Pastikan Liburan Tahun Baru Masih Masuk ke Rencana Keuangan

balitribune.co.id | Denpasar - Berdasarkan data OCBC Financial Fitness Index 2025, hanya 12% menggunakan uang sesuai dengan anggaran yang sudah ditetapkan di awal tahun. 82 persennya menganggap anggaran hanyalah angan-angan. 76 persen anak muda masih habiskan uang demi ikut gaya hidup satu sama lain. Meskipun turun dari 80 persen, angka ini masih tergolong tinggi.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.