Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan.

Jelang Akhir Tahun Harga Kebutuhan Pokok Stabil

Bali Tribune / MEMANTAU - Kadisdagperinkop UKM Buleleng Drs. Dewa Made Sudiarta memantau harga-harga kebutuhan pokok di pasar-pasar Buleleng.
balitribune.co.id | SingarajaTerbatasnya pasokan cabai membuat harga bahan dasar kebutuhan rumah tangga itu di pasar melambung. Begitu juga komoditi lainnya terlihat bergerak naik terutama menjelang Natal dan Tahun Baru 2022. Khusunya cabai baik cabai merah maupun cabai rawit merah harganya mencapai Rp 80 ribu/kg. Padahal, hasil pantauan Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagprinkop UKM) Kabupaten Buleleng sejak pekan lalu untuk memantau harga barang pokok dan ketersediaan stok bahan pokok jelang nataru, harga berada di kisaran Rp 50 ribu/kg dan harga cabai rawit merah Rp 75.000/kg. Begitu juga dengan bahan kebutuhan pokok lainnya.
 
Disdagprinkop UKM merilis data harga dipasaran sejumlah bahan kebutuhan pokok lainnya. Diantaranya, harga cabai merah besar turun dari sebelumnya Rp 35.000/kg menjadi Rp 22.000/kg. Begitu pula harga daging ayam ras utuh masih stabil pada harga Rp 38.000/kg. Harga telur ayam ras yang sebelumnya Rp 1.500/butir mengalami kenaikan hari ini 1.600-1.700/butir. Minyak goreng curah yang sebelumnya Rp 18.000/liter hasil pantauan sejak pekan lalu mengalami kenaikan Rp 20.000/liter dan minyak goreng kemasan masih tetap Rp 20.000/liter.Sementara harga daging babi masih tetap Rp 100.000/kg termasuk daging sapi berada dikisaran Rp  110.000 /Kg.
 
Menurut Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Disdagprinkop UKM) Kabupaten Buleleng Drs. Dewa Made Sudiarta, M.Si, mengatakan, sejumlah bahan kebutuhan pokok menjelang nataru tersedia cukup dan harga terpantau relatif stabil. Kecuali komoditi cabe rawit dan minyak goreng mengalami kenaikan akibat pasokan belum memadai antara lain akibat faktor cuaca. Sesuai arahan dari Tim Pendamping Inflasi Daerah (TPID) telah dilakukan koordinasi antar SKPD terkait untuk memaksimalkan pasokan cabe lokal dari daerah lain ke Buleleng.
 
“Ketersediaan bahan pokok mejelang nataru cukup dan harga sebagian besar relatif stabil dan tersedia, kecuali komoditi cabe rawit dan minyak goreng mengalami kenaikan akibat pasokan belum memadai antara lain akibat faktor cuaca khusunya cabai.Untuk minyak goreng curah dan kemasan akibat meningkatnya harga bahan CPO (crude palm oil).Untuk ketersediaan cabai rawit sebanyak 500 kg, ketersediaan beras 237.316 ton dan ketersediaan minyak goreng 53.805 liter,” kata Dewa Sudiarta, Minggu (26/12).
 
Khusus untuk minyak goreng, kata Dewa Sudiarta, Kemendag RI telah meminta agar seluruh produsen minyak goreng menjaga pasokan dalam rangka stabilitas harga dan ketersediaan minyak goreng dalam kemasan di pasar ritel dan tradisional. Melonjaknya harga minya goreng tak lepas dari meningkatnya  harga CPO dipasar global dimana harganya pada akhir bulan oktober 2021 naik sebesar 44,03 persen dibanding tahun lalu termasuk meningkatnya permintaan bahan baku untuk biodiesel dalam program B30 serta adanya penurunan  jumlah panen kelapa sawit di dalam negeri.
 
“Untuk minyak goreng curah dan kemasan, Disperindag UKM akan memfasiliasi kebijakan dari Kementerian Perdagangan untuk menjaga kecukupan pasokan terutama ke retail modern, mall dengan melakukan pemantauan berkala,” imbuhnya.
 
Dewa Sudiarta menambahkan, pihaknya selalu melakukan pemantauan hargaa barang pokok  dan ketersediaan stok bahan pokok menjelang Nataru Tahun 2021 hari Rabu, 22 Desember 2021. Beberapa diantaranya memang ada kenaikan begitu juga sejumlah komoditas lainnya berangsur turun.
 
“Upaya yang dilakukan dalam menjaga stabilitas harga dan ketersedian dengan melakukan pemantauan harga dan pelaporan harga kebutuhan pokok di 2 pasar yaitu Pasar Anyar dan Pasar Banyuasri, memantau  ketersediaan stok dan pendistribusian barang pokok di 14 agen Kabupaten Buleleng,” tandas Dewa Sudiarta. 
wartawan
CHA
Category

Ketua DPRD Tabanan Kritik Kondisi Lapangan Penebel Tak Terawat Usai Ditata

balitribune.co.id I Tabanan - Ketua DPRD Tabanan, I Nyoman Arnawa mengritik kondisi lapangan Umum Penebel yang tidak terawat meski baru ditata dengan dana miliaran rupiah. Fasilitas publik yang menghabiskan anggaran APBD 2024 sebesar Rp 2,2 miliar tersebut kini justru dipenuhi rumput liar dan mulai mengalami sejumlah kerusakan fisik.

Baca Selengkapnya icon click

Seorang WNA Diduga Hipnotis dan Gasak Uang Pemilik Warung di Bangli

balitribune.co.id I Bangli - Aksi pencurian dengan cara hipnotis membuat resah pemilik warung di Bangli. Bahkan salah satu pemilik warung di Banjar Serokadan, Desa Abuan, Kecamatan Susut, Kabupaten Bangli, yakni Ni Wayan Sariani menjadi korbannya. Pedagang sembako ini kehilangan uang Rp 1,2 juta setelah diperdayai pelaku. Dari ciri-ciri pelaku kuat dugaan pelaku adalah warga negara asing (WNA).

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Diduga Terjangkit ASF, Puluhan Babi Mati Mendadak

balitribune.co.id I Mangupura - Wabah African Swine Fever (ASF) diduga kembali menyerang peternakan babi di wilayah Badung. Kali ini, seorang peternak di Banjar Kayu Tulang, Canggu, Kuta Utara, mengalami kerugian besar setelah puluhan babi miliknya mati mendadak.

Peristiwa tersebut mulai terjadi sejak awal April 2026. Sedikitnya 60 ekor babi dilaporkan mati satu per satu dengan gejala tidak mau makan, lemas, lalu akhirnya mati.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads

Disdukcapil Denpasar Raih Predikat Sangat Baik dari Kemendagri

balitribune.co.id I Denpasar - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Denpasar meraih predikat Sangat Baik dengan nilai 90,00 berdasarkan evaluasi kinerja tahun 2025 dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI. Ketetapan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Dalam Negeri Nomor: 800.1.5.1.1910/Dukcapil/2026.

Baca Selengkapnya icon click
Iklan icon ads
Iklan icon ads
Bagikan Berita
news

Dikeluhkan Pelaku Usaha, Dewan Badung Siap Kaji Ulang Pajak Hiburan

Lorem, ipsum dolor sit amet consectetur adipisicing elit. Aliquid, reprehenderit maiores porro repellat veritatis ipsum.